<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391</id><updated>2011-09-13T13:28:03.840+07:00</updated><category term='Dinar'/><title type='text'>Mahmud Dinar Bogor</title><subtitle type='html'>Mobile: 081311018196(Hadian)/081287268861(Andini), e-mail: fauzi_hadian@yahoo.com</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>80</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-4945257146658139189</id><published>2011-06-08T13:52:00.001+07:00</published><updated>2011-06-08T13:56:14.837+07:00</updated><title type='text'>Ayo Kuasai Perdagangan, Agar Kita Tidak Meninggalkan Anak-Anak Yang Lemah...</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align:center"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Oleh Muhaimin Iqbal&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Selasa, 07 June 2011 08:10 &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt;Dalam sejarah panjang umat Islam yang umurnya lebih dari 14 abad, tidak banyak yang menyadari bahwa kita yang di belahan bumi Nusantara ini pernah menjadi titik yang ikut melemahkan kekuatan ekonomi umat Islam di muka bumi. Kapan itu terjadi ?, yaitu ketika negeri ini dijajah selama 350 tahun oleh Belanda, yang kemudian menguasai sumber daya dan mengeruk hasilnya dari bumi Nusantara ini. Dengan ketidak mampuan kita mempertahankan kedaulatan kita saat itu, bukan hanya penduduk negeri ini saja yang dikalahkan – tetapi sejatinya seluruh kekuatan umat ikut dilemahkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt;Pelemahan kekuatan ekonomi kekhalifahan yang antara lain di trigger oleh pendudukan penjajah Belanda atas bumi Nusantara ini dapat saya kutipkan dari bukunya Bernard Lewis yang berjudul “What Went Wrong?: The Clash Between Islam and Modernity in the Middle East” sbb :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt;“Dalam periode yang sangat panjang, kopi dan gula diimpor ke Eropa dari atau melalui Timur Tengah. Tetapi kemudian kekuatan kolonial (Eropa) menemukan jalan untuk menanam kopi dan gula (tebu) seluas-luasnya dengan cara yang murah di negeri—negeri jajahan mereka. Mereka melakukan ini dengan seluruh kekuatan sehingga mereka sukses, sampai mereka mampu mengekspor kopi dan gula ke wilayah Kekhalifahan Turki Ustmani. Di akhir abad 18 bila seorang Turki atau seorang Arab menikmati kebiasaan tradisionalnya – meneguk secangkir kopi manis – sangat besar kemungkinannya bahwa kopinya dari Jawa yang diduduki Belanda atau Amerika Latin yang diduduki Spanyol, sedangkan gulanya dari dari West Indies yang diduduki Inggris atau Perancis, hanya air panasnya saja yang lokal (Turki atau Arab)”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt;Jadi ketika kita lemah sejatinya bukan hanya kita saja yang lemah, tetapi seluruh umat ini ikut lemah. Dalam contoh diatas, ketika kita bisa dijajah oleh Belanda dan mereka mengeruk hasil bumi (kopi) yang murah dari Nusantara ini – ternyata kopi tersebut bukan hanya mereka nikmati di negaranya sendiri – tetapi di ekspor ke negeri kekhalifahan dan melemahkan kekekuatan ekonomi negeri-negeri tujuan ekspor tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt;Maka di dalam Al-Qur’an-pun kita diingatkan untuk tidak meninggalkan keturunan yang lemah “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.” ( QS 3 : 9).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt;Gejala-gejala melemahnya generasi kita dan anak – anak kita di jaman ini sesungguhnya juga begitu gamblang. Dari munculnya orang-orang mati karena kelaparan, dari 80% penduduk negeri ini yang berpenghasilan kurang dari 20% nishab zakat, dari tinggi badan anak-anak Indonesia yang semakin pendek, dan berbagai indikator lain yang akan mudah kita pahami bila kita mampu dan mau merangkai informasi ‘connecting the dots’ dan mengambil pelajaran dari situasi yang tidak menyenangkan ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt;Data lain yang saya peroleh yang sangat menyedihkan adalah data FAO (Food and Agriculture Organization)&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;yang keluar tahun lalu yang tersaji dalam grafik di bawah. Daerah yang berwarna gelap adalah daerah yang mengkonsumsi daging tinggi, semakin terang semakin sedikit konsumsi daging-nya. Anda bisa lihat warna untuk negeri kita ? sangat terang !. Bila rata-rata penduduk di dunia mengkonsumsi daging 46.6 kg per tahun, kita hanya mengkonsumsi 11.14 kg per tahun. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt;Dalam hal konsumsi daging ini, kita berada di nomor urut 156 dari 177 negara yang datanya ada di FAO. Jauh dibawah tetangga kita sendiri seperti Brunei yng di no urut 52 (65 kg), Malaysia no urut 75 (48.99 kg) dan bahkan Timor Leste yang berada di no urut 107 (31.37 kg). Apakah ini karena negara kita besar sekali jumlah penduduknya sehingga rata-ratanya menjadi rendah ?, tidak juga !, China yang jumlah penduduknya lebih dari 5 kali jumlah penduduk kita – mereka berada di nomor urut 68 dengan konsumsi daging 53.45 kg per kapita per tahun !.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt;Dari konsumsi daging yang begitu rendah inilah yang antara lain berakibat langsung pada penurunan tinggi badan dari anak-anak yang lahir di negeri ini. Yang perlu kita juga sangat khawatirkan adalah konsumsi protein yang sejalan dengan konsumsi daging tersebut diatas – yaitu dibawah rata-rata dunia seperti dalam grafik dibawah. Kita perlu kawatir karena kurangnya konsumsi protein bisa berakibat pada penurunan kecerdasan anak-anak negeri ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt;Mengapa kita perlu tahu informasi-informasi seperti ini ?, bukan untuk mengeluh atau menyalahkan siapapun di negeri ini. Dengan informasi yang kita rangkai ini, kita berharap bisa berbuat sesuatu untuk memperbaiki keadaan. Tidak penting besar kecilnya upaya yang bisa kita lakukan, tetapi bila banyak-banyak penduduk negeri ini berniat dan mulai berbuat sesuatu untuk menolong diri kita, anak-anak kita dan umat secara keseluruhan – mudah-mudahan ini bisa mengundang pertolongan Allah yang tiada batas kekuasaanNya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt;Apa konkritnya yang bisa kita lakukan ?. Anda bisa mulai dari apa yang Anda punya ilmunya, punya pengalaman atau ketrampilannya. Yang jelas di negeri tropis ini tidak terhitung jenis hewan yang dagingnya halal untuk dimakan – yang mudah dibudi-dayakan. Dari ayam, itik, kambing, domba, sampai kerbau dan sapi semuanya bisa hidup baik di negeri ini. Apakah susah untuk menumbuh kembangkan hewan-hewan ini agar dagingnya tersedia cukup dengan harga yang terjangkau untuk anak cucu kita ?. Insyaallah tidak sesulit merancang pesawat terbang atau&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;pembangkit listrik tenaga nuklir – yang katanya-pun mampu dilakukan pemuda-pemudi terbaik negeri ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt;Ilmunya jelas ada karena begitu banyak lulusan peternakan dan kedokteran hewan dari S1, S2 dan S3 di Indonesia. Sumber daya alam-nya juga begitu mendukung, lantas mengapa sampai kita menjadi bangsa yang kurang mampu dalam hal konsumsi daging dan protein ini ?. Yang belum cukup mungkin adalah para pedagang dan pengusaha yang bukan hanya mengejar keuntungan sesaat, tetapi pedagang dan pengusaha yang menyadari kedudukan strategisnya dalam membangun kekuatan umat dalam jangka panjang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt;Yang juga masih kita perlukan lagi adalah kepemimpinan yang bervisi, yang mampu merangkai informasi dan menentukan arah perjalanan bangsa secara confident, memprioritaskan kepentingan yang luas yaitu fokus pada memakmurkan umat atau rakyatnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt;Dan bagi kita kebanyakan rakyat biasa - bukan pemimpin negeri dan belum menjadi pedagang atau pengusaha , waktunya berhenti untuk mengeluh dan mencerca polah tingkah pemimpin dan wakil rakyat kita yang sibuk dengan urusan kelompoknya masing-masing, waktunya untuk berbuat apa yang kita bisa. Untuk memotivasi diri kita ini, ada buku bagus yang terbit sekitar 7 tahun lalu yang di tulis oleh Muhammad Ali Haji Hasyim dengan judul “Bisnis Satu Cabang Jihad” (Pustaka Al-Kautsar, 2003).&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Buku ini banyak memberi contoh amal-amal shalih yang bisa kita lakukan yang bernilai jihad, yaitu mulai ber-bisnis. Argumennya jelas dan sangat masuk akal, bahwa jihad dalam pengertian perang-pun selalu membutuhkan jiwa dan harta – dari mana harta ini di peroleh secara halal ?, ya dari perdagagangan atau bisnis yang halal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt;Perlunya harta untuk memenangkan pertempuran dan mempertahankan kejayaan umat ini menjadi jelas kaitannya manakala kita melihat sejarah bangsa ini yang ditaklukkan penjajah awalnya&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;melalui perdagangan, dan bagaimana hanya gara-gara perkebunan dan perdagangan kopi kita dikuasai penjajah – bukan hanya kita yang kalah, tetapi kita juga telah ikut melemahkan kekuatan ekonomi Kekhalifahan Turki Ustmani di awal tulisan ini – yang akhirnya juga berujung pada keruntuhannya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Adelon-Light;"&gt;Dengan usaha insyaAllah kita bisa menyiapkan generasi yang makan daging dan protein secara cukup, kemudian dengan pendidikan yang baik dari&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;para ustadz dan para pendidik – insyaallah generasi anak-anak kita akan menjadi generasi unggulan, yang menjadi titik kekuatan umat di masa depan bukan menjadi titik lemah seperti yang terjadi sejak Belanda menjajah negeri ini sekian ratus tahun lalu. InsyaAllah !.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-4945257146658139189?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/4945257146658139189/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2011/06/ayo-kuasai-perdagangan-agar-kita-tidak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/4945257146658139189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/4945257146658139189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2011/06/ayo-kuasai-perdagangan-agar-kita-tidak.html' title='Ayo Kuasai Perdagangan, Agar Kita Tidak Meninggalkan Anak-Anak Yang Lemah...'/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-2639064544699333002</id><published>2011-05-06T13:53:00.001+07:00</published><updated>2011-05-06T13:57:53.642+07:00</updated><title type='text'>Babak Baru Dalam Penyebaran Dinar</title><content type='html'>Dinar Peruri : Babak Baru Dalam Penyebaran Dinar...      &lt;br /&gt;Oleh Muhaimin Iqbal    &lt;br /&gt;Jum'at, 06 May 2011 05:48&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak pertama kali memperkenalkan Dinar emas ke masyarakat lebih dari tiga tahun lalu, kami sudah mengidentifikasi setidaknya ada dua institusi atau lembaga yang bisa mencetak Dinar dengan kwalitas terbaik dibidangnya di Indonesia yaitu Logam Mulia  (LM) – PT. Aneka Tambang, Tbk dan Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri). LM memenuhi standar kwalitas terbaik karena produk mereka diakui secara internasional melalui sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA), sedangkan Peruri mampu memenuhi standar kwalitas terbaik karena merekalah perusahaan yang memang spesialisasi utamanya adalah dalam bidang percetakan uang – yang selalu menuntut akurasi yang sangat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah perusahaan-perusahaan  milik pemerintah tersebut kini keduanya siap merespon kebutuhan Dinar yang ada di masyarakat. Bila selama ini Dinar yang kami sebar luaskan ke masyarakat adalah Dinar yang diproduksi oleh Logam Mulia, tentu ini akan kami lanjutkan karena LM telah berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan Dinar masyarakat secara maksimal. Pada saat yang bersamaan peningkatan kebutuhan Dinar di masyarakat yang tinggi – yang beberapa bulan lalu bahkan sempat harus menunggu 1 – 2 bulan, insyaallah akan segera dapat terpenuhi seluruhnya karena adanya tambahan supply Dinar dari Peruri ini. Kini kami merasa lebih comfortable karena ada dua perusahaan milik pemerintah  yang siap mem-backup kebutuhan Dinar yang disebar luaskan melalui situs ini dan agen-agen-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinar Peruri yang design dan sample produk-nya sudah kami terima dapat dilihat pada gambar dibawah. Dibandingkan dengan Dinar LM, Dinar Peruri kelihatan lebih kecil karena faktor diameter. Dinar LM berdiameter 23 mm, sedangkan Dinar Peruri berdiameter 20 mm. Untuk mengimbangi diameter yang lebih kecil ini, Dinar Peruri lebih tebal dari Dinar LM. Namun keduanya memiliki berat yang sama 4.25 gram dan kadar karat yang sama pula yaitu 22 karat atau 91.7%. Dari sisi ciri khas design yang mudah dikenali, bila Dinar LM menggunakan gambar timbul berupa Ka’bah di Masjidil Haram – Dinar Peruri menggunakan gambar timbul masjid Istiqlal – Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insyaallah Dinar Peruri ini akan available dalam satu sampai dua bulan kedepan karena saat ini sudah dalam finalisasi process pencetakannya. Bila saatnya nanti Dinar Peruri sudah benar-benar diproduksi, kami akan memberlakukannya secara sama dengan Dinar LM. Selain harga jual dan harga beli-nya yang sama; masyarakat bisa menukarkan Dinar LM yang dipegangnya dengan Dinar Peruri dan juga sebaliknya dari Dinar Peruri ke Dinar LM. Bila stok keduanya ada, klien-klien GeraiDinar dan jaringan agennya boleh memilih salah satu dari keduanya atau kombinasi dari keduanya – tergantung preferensi masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran Dinar Peruri ini adalah hasil kerjasama Peruri dengan Gerai Dinar. Peruri menyediakan infrastruktur percetakan uangnya yang sangat canggih dengan teamnya yang sangat berpengalaman, sedangkan Gerai Dinar menyediakan bahan baku dan pasarnya. Kerjasama ini juga  menandai babak baru dalam penyebaran Dinar ke masyarakat. Pertama masyarakat bisa memiliki pilihan dari Dinar-Dinar yang diproduksi oleh dua perusahaan negara yang masing-masing sangat berkompetent dibidangnya tersebut diatas, dan yang kedua ketersediaan supply Dinar insyaAllah akan menjadi semakin terjamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah senantiasa memudahkan jalanNya bagi kita semua untuk beramal yang diridloiNya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-2639064544699333002?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/2639064544699333002/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2011/05/babak-baru-dalam-penyebaran-dinar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/2639064544699333002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/2639064544699333002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2011/05/babak-baru-dalam-penyebaran-dinar.html' title='Babak Baru Dalam Penyebaran Dinar'/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-5862967599594103836</id><published>2011-03-08T09:17:00.000+07:00</published><updated>2011-03-08T09:19:39.256+07:00</updated><title type='text'>‘Intan Berlian’ Di Sekitar Kita, Bagaimana Menggosoknya...?</title><content type='html'>Oleh Muhaimin Iqbal   &lt;br /&gt;Senin, 07 March 2011 06:58&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Acara piala sepak bola dunia 2006 di Jerman, saya termasuk yang memperoleh pengalaman luar biasa bisa menyaksikan acara bergengsi yang menjadi perhatian seluruh dunia tersebut secara langsung di balkon VIP FIFA Arena - Munich. Bukan hanya itu, layanan VIP juga diberikan oleh tuan rumah yang saya kunjungi sejak saya turun dari pesawat.  Tidak seperti biasanya ketika kita masuk negeri orang harus antri melalui jalur custom dlsb., hari itu mereka mengirim limousine langsung ketangga pesawat – agar saya bisa dibawa melalui jalur khusus – yang tidak perlu berurusan dengan custom, bagasi dan tetek bengeknya. Mengapa mereka memberikan penghargaan secara luar biasa – bak para bintang World Cup – ke saya hari itu ?. Itu karena ada perusahaan raksasa negeri itu yang eager sekali - ingin belajar tentang konsep ekonomi Islam dari saya !.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jerman saat itu sedang digodog peraturan baru tentang asuransi kesehatan swasta yang mereka pandang selama ini berjalan kurang adil kepada para pemegang polisnya. Kita tahu di Jerman dan  seluruh dunia (termasuk di Indonesia hingga saat ini), semakin tua seseorang akan membayar premi asuransi kesehatan yang semakin mahal – katanya karena faktor risiko yang semakin tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi perusahaan asuransi (sengaja) lupa dalam satu hal, bahwa rata-rata orang yang bekerja membayar premi asuransi kesehatan sampai 20 tahun lebih – tanpa klaim , ini adalah rentang waktu rata-rata sejak orang memasuki dunia kerja awal usia 20-an sampai usia awal 40-an, mayoritas orang tidak pernah masuk rumah sakit di rentang usia ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluang orang masuk rumah sakit menjadi lebih tinggi setelah usianya di pertengahan 40-an keatas, maka disinilah perusahaan asuransi mengenakan premi yang mahal itu. Sepintas nampak seolah logikanya benar, tetapi logika ini di challenge oleh para pembuat peraturan di Jerman – yang mempertanyakan : "lantas dimana premi yang dibayar rata-rata orang sejak usia 20-an sampai awal 40-an tersebut ?". Dari sinilah awal muawal-nya mereka menggodog peraturan yang tidak akan lagi mengijinkan perusahaan asuransi kesehatan swasta negeri itu menaikkan premi kepada nasabahnya – hanya karena nasabah tersebut bertambah tua !.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah kepusingan mengantisipasi peraturan yang baru tersebut, salah seorang eksekutif perusahaan raksasa negeri itu mendengarkan ceramah saya di Singapore tentang konsep ta’awun dalam memikul biaya kesehatan yang bisa diterapkan di jaman modern sekalipun. Bahwa perusahaan asuransi tidak seharusnya mengakui premi yang dibayarkan nasabahnya sebagai pendapatan mereka. Premi tetap milik nasabah mereka (secara bersama-sama)  sampai kapanpun, hak perusahaan hanyalah fee atau ujroh atas pengelolaannya yang besarnya disepakati dengan nasabah di awal masa pertanggungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka selesai seminar, eksekutif  tersebut mendekati saya dan mengundang saya untuk menjelaskan konsep tersebut lebih detil di negerinya - Jerman. Agar saya tidak menolaknya, maka mereka memberikan penawaran yang luar biasa – yaitu atas kesediaan saya ceramah satu jam di negerinya – mereka akan membayari tiket VIP World Cup lengkap dengan layanan VIP sejak turun pesawat seperti yang saya ceritakan di awal tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang sebenarnya saya bukan penggila bola, saya penuhi undangan tersebut juga bukan karena layanan VIP-nya. Tetapi yang menarik saya waktu itu adalah mengapa orang-orang diluar Islam begitu antusiasnya mempelajari detil tentang syariat ini dan bagaimana aplikasinya di bisnis mereka. Sebelum di Jerman tersebut, beberapa kali saya juga berkesempatan menceramahkan konsep ta’awun di Lloyd of London – pusat keuangannya Inggris. Dari diskusi dengan para eksekutif tersebut-lah saya tahu bahwa mereka sedang mencari solusi atas masalah-masalah yang mereka hadapi, dan solusi ini bisa jadi datang dari Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironi memang, disatu sisi sebagian mereka membenci Islam tetapi sebagian yang lain mengakui keunggulan solusi-solusinya. Sehingga jangan heran misalnya di beberapa negara yang Islam dibenci oleh sebagian rakyatnya, (sebagian) pelaku ekonominya pada meng-klaim bahwa negeri atau kota mereka-lah yang akan menjadi Islamic Financial Hub-nya !. Bagaimana ini bisa dijelaskan ?. Bukan hanya para eksekutif yang mendengarkan saya yang belajar syariat akhirnya - saya sendiri juga belajar melihat syariat ini dari sudut pandang yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai janji Allah : “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman” (QS 3 : 139), maka sesungguhnya apa-apa yang dihasilkan oleh ajaran Islam ini pastilah sangat tinggi nilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekonomi yang berdasarkan prinsip-prinsip nilai Islam misalnya, ia ibarat intan berlian yang selama ini terkubur dalam-dalam oleh system ribawi, kapitalisme, neoliberalisme dlsb. Bagi orang yang tahu bahwa ini sesungguhnya intan berlian, maka dia berusaha menggosoknya tanpa lelah sehingga bebas dari segala macam debu yang menutupinya, menggosoknya terus sampai  mengkilap menampakkan keindahan aslinya. Setelah intan berlian tersebut benar-benar bebas dari debu-debu yang menutupinya, maka siapapun yang melihatnya – baik dia muslim maupun non muslim – semua bisa menikmati keindahannya, barangkali inilah salah satu tafsir ...Rahmatan Lil – ‘Alamin itu....!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itulalah saya berpikir untuk terus menggosok intan berlian – intan berlian berikutnya yang ada di sekitar kita yang masih begitu banyak terkubur oleh debu riba, materialisme,  kapitalisme dan konco-konconya. Maka selain Dinar ada Project Gedebog Pisang,  Kambing Putih, Bazaar Madinah dlsb. Tetapi kemampuan saya terbatas, banyak sekali intan berlian- intan berlian lainnya yang perlu digosok, dan inilah kesempatan Anda untuk melakukannya juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulitkah ini ?. ya nggak usah ambil yang sulit seperti program asuransi kesehatan yang memerlukan teknik aktuaria yang sangat njlimet dalam contoh tersebut di atas, ambil yang Anda bisa di lingkungan Anda dan yang sesuai dengan bidang yang Anda kuasai. Untuk konkritnya, saya beri contoh elaborasinya dari kasus pedagang imaginer penjual beras pak Abdullah yang saya perkenalkan ke Anda melalui tulisan saya tanggal 2 maret lalu dengan judul “Model Kemakmuran Para Pedagang...”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Pak Abdullah membaca tulisan saya berikutnya tanggal 04 Maret 2011 dengan judul “10 Hal Yang InsyaAllah Mendatangkan Keberkahan Dalam Perdagangan...”, pak Abdullah menjadi tahu bahwa salah satu penyebab yang bisa menghilangkan keberkahan jual belinya adalah bila dia tidak ungkapkan cacat barang dagangannya kepada para pembeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dalam dunia perdagangan beras yang dijalaninya sehari-hari, amat sangat sulit bisa mengetahui secara akurat beras apa yang sesungguhnya dia jual. Beras dengan merek yang sama –pun ketika dimasak hasilnya bisa lain. Beras begitu mudah di-oplos oleh pedagang perantara, sehingga merek yang tercetak di karung begitu mudah dipalsukan dan tidak bisa menjadi jaminan atas kwalitas beras yang ada di dalam karung tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi lebih sulit lagi karena para pembeli membeli beras tersebut masih dalam kondisi mentah – dengan utmost good faith (prasangka yang sangat  baik) - bahwa setelah dimasak nanti akan seperti yang diharapkan rasanya, bagaimana kalau ternyata setelah matang rasanya tidak seperti yang diharapkannya ?. Siapa yang salah ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan-pertanyaan ini menghantui pak Abdullah karena kekhawatirannya akan kehilangan keberkahan dalam jual belinya.  Maka pak Abdulullah menelusuri asal-usul beras yang dijualnya, mendokumentasikannya dengan rapi, kemudian secara maksimal menginformasikan seluk beluk beras yang dijualnya tersebut kepada seluruh pembelinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari itu agar calon pembeli memperoleh informasi yang sangat akurat tentang beras yang akan dibelinya, pak Abdullah memasak satu piring dari setiap jenis beras yang dijualnya setiap hari – kemudian menaruh sepiring beras yang telah menjadi nasi tersebut diatas beras yang dijajakannya – sebagai contoh. Dengan demikian calon pembeli bisa mengetahui, ini mentahnya , kalau dimasak dengan benar , ini pula matengnya ketika beras menjadi nasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena akurasi informasi yang pak Abdullah sajikan tersebut-lah maka dia menjadi pedagang beras yang insyaAllah tidak akan kekurangan pembeli baik muslim maupun non muslim. Para pembelinya kini dapat melihat beras ‘intan berlian’ yang telah digosok secara maksimal oleh pak Abdullah, bukan karena sekedar ingin laris dagangannya  – tetapi lebih dari itu Pak Abdullah ingin agar jual beli yang dilakukannya mendatangkan berkah !.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan contoh elaborasi bagaimana seorang pak Abdullah pedagang beras bisa menggosok ‘intan berlian’-nya ini, maka Anda-pun insyaAllah punya gambaran yang akurat tentang bagaimana menggosok ‘intan berlian’ yang ada di sekitar Anda. Setelah Anda melakukannya dengan sungguh-sungguh dan dengan ikhtiar yang maksimal, maka kilauan ‘intan berlian’ tersebut bukan hanya Anda yang bisa menikmatinya – tetapi masyarakat lain di sekitar Anda-pun bisa ikut menikmatinya. Bisa bukan ?. InsyaAllah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-5862967599594103836?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/5862967599594103836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2011/03/intan-berlian-di-sekitar-kita-bagaimana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/5862967599594103836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/5862967599594103836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2011/03/intan-berlian-di-sekitar-kita-bagaimana.html' title='‘Intan Berlian’ Di Sekitar Kita, Bagaimana Menggosoknya...?'/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-5648652253486286642</id><published>2010-11-16T09:15:00.000+07:00</published><updated>2010-11-16T09:18:13.397+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; border-collapse: collapse; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="border-collapse: collapse; margin-left: 5px; width: 515px; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 19px; color: rgb(54, 54, 54); line-height: 1.3em; font-weight: normal; vertical-align: top; height: 30px; background-image: url(http://www.geraidinar.com/templates/themza_j15_20/images/contentheading_ico.png); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 34px; background-position: 0% 0%; background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt;Menduga Masa Depan Harga Emas Dari Neraca Perdagangan...&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=35%3Adinar&amp;amp;id=517%3Amenduga-masa-depan-harga-emas-dari-neraca-perdagangan&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=84" title="PDF" rel="nofollow" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=35%3Adinar&amp;amp;id=517%3Amenduga-masa-depan-harga-emas-dari-neraca-perdagangan&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=84" title="Print" rel="nofollow" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD01MTc6bWVuZHVnYS1tYXNhLWRlcGFuLWhhcmdhLWVtYXMtZGFyaS1uZXJhY2EtcGVyZGFnYW5nYW4mY2F0aWQ9MzU6ZGluYXImSXRlbWlkPTg0" title="E-mail" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="border-collapse: collapse; margin-left: 5px; width: 515px; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 11px; color: rgb(153, 153, 153); "&gt;Oleh Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" class="createdate" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 11px; color: rgb(153, 153, 153); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica; "&gt;Ketika krisis moneter melanda negeri ini tahun 1997/1998, ekonomi kita seperti luluh lantak. Pemutusan hubungan kerja meraja lela, banyak perusahaan yang harus tutup dan bahkan sampai kini Anda masih bisa menyaksikan korbannya berupa kota hantu di daerah Sentul.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Suatu komplek yang semula direncanakan menjadi komplek perumahan mewah, semasa krisis moneter ditinggalkan pengembang dan calon pembelinya dengan menyisakan puing-puing bekas penjarahan.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Namun obat yang begitu pahit bagi bangsa ini tersebut, ternyata menyembuhkan suatu penyakit kronis yang disebut defisit dalam neraca perdagangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px; "&gt;&lt;img class="caption" src="http://www.geraidinar.com/images/ind-bal.jpg" border="0" alt="Neraca Perdagangan RI 1980 - 2010 (s/d Juli 2010)" title="Neraca Perdagangan RI 1980 - 2010 (s/d Juli 2010)" hspace="1" vspace="1" width="480" height="395" align="top" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; "&gt;Neraca Perdagangan RI 1980 - 2010 (s/d Juli 2010)&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dari grafik di atas kita tahu bahwa selama belasan tahun sebelum krisis, Indonesia selalu mengalami defisit dalam neraca perdagangannya.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Hanya setelah krisis moneter melanda, tiba-tiba kita menjadi surplus hingga kini. Lho kok bisa ?. Apakah industri kita lebih efisien sehingga lebih mampu bersaing dengan pasar global ?, apakah kita ada inovasi teknologi baru ?, produk ekspor unggulan baru ?, pasar tujuan ekspor baru ?. Tidak juga demikian !.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Kita menjadi tiba-tiba mampu bersaing karena nilai uang kita menjadi sangat rendah bila dibandingkan dengan rata-rata nilai daya beli uang negara-negara lain. Bila gaji buruh, pegawai dan bahkan direksi tiba-tiba nilainya tinggal seperempatnya karena nilai mata uang kita yang jatuh (1998); demikian pula dengan ongkos kandungan local dari industri-industri kita – pastilah produk-produk ekspor kita menjadi sangat kompetitif dari sisi harga.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dari pengalaman Indonesia men-terapi penyakit kronisnya tersebut; kita tahu bahwa secara efektif kita bisa sembuh dari penyakit kronis defisit neraca perdagangan melalui kejatuhan nilai mata uang Rupiah kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Nah apa hubungannya neraca perdagangan ini dengan harga emas dunia ?. Karena harga emas dunia saat ini dinilai dengan US$, maka&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;kita bisa menduga nasib harga emas dunia tersebut dari apa yang kiranya akan terjadi dengan daya beli US$ itu sendiri. Sekarang perhatikan grafik dibawah yang menunjukkan neraca perdagangan Amerika selama 30 tahun terakhir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px; "&gt;&lt;img class="caption" src="http://www.geraidinar.com/images/usa-bal.jpg" border="0" alt="Neraca Perdagangan AS 1980-2010 (s/d Agustus 2010)" title="Neraca Perdagangan AS 1980-2010 (s/d Agustus 2010)" hspace="1" vspace="1" width="480" height="395" align="top" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; "&gt;Neraca Perdagangan AS 1980-2010 (s/d Agustus 2010)&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Mirip Indonesia sebelum krisis 1997/1998 ; Amerika ternyata juga telah menderita penyakit kronis defisit neraca perdagangan selama belasan tahun hingga kini.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Penyakit kronis inilah yang dengan setengah mati diupayakan oleh Obama antara lain melalui kunjungannya ke&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=516:obama-dan-misi-memeras-air-dari-batu&amp;amp;catid=39:ekonomi-makro&amp;amp;Itemid=88" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;India dan Indonesia kemarin ini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Sebagai ‘salesman’ yang berhasil memukau publik negara-negara yang dikunjunginya, bisa saja kunjungan-kunjungan tersebut akan meningkatkan ekspor Amerika ke negara-negara yang telah dikunjunginya. Namun peningkatan ini akan sulit sekali menyembuhkan penyakit kronis yang sudah menahun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Lantas apa solusi yang efektif yang harus ditempuh Amerika ?, karena presidennya pernah belajar di Indonesia selama 4 tahun semasa kecil – harusnya Amerika kali ini juga mau belajar dari pengalaman Indonesia mengatasai penyakit yang sama sebelum 1997/1998 – bahwa terapi yang paling efektif untuk seketika membalik posisi defisit menjadi surplus adalah melalui devaluasi besar-besaran atau kehancuran daya beli mata uangnya !.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Hal ini bisa dilakukan secara malu-malu dan memberi nama yang indah – &lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=512:g-20-memberikan-noise-the-fed-memberikan-signal&amp;amp;catid=36:investasi-&amp;amp;Itemid=87" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;Quantitative Easing&lt;/a&gt; – misalnya, atau secara terang-terangan seperti Indonesia tahun 1997/1998 yang disebut krisis moneter. Cara pertama bisa menyembuhkan tetapi perlu waktu yang lebih lama, cara kedua akan menyakitkan tetapi ini terapi yang terbukti sangat efektif – paling tidak pernah dibuktikan di Indonesia !.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Mana-pun yang dipilih Amerika, tidak ada insentif apapun bagi mereka untuk menaikkan daya beli atau nilai tukar mata uangnya. Bila nilai tukar mata uang mereka naik – mereka akan semakin tidak kompetitif – yang berarti akan semakin membesarkan defisit neraca perdagangannya. Defisit neraca perdagangan yang terus menerus akan membawa kebangkrutan negara karena mereka terus mengkonsumsi barang dan jasa dari luar lebih banyak daripada yang mereka bisa jual keluar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Jadi secara perlahan-lahan ataupun secara drastis, siapapun presidennya - Amerika akan cenderung membawa nilai tukar mata uangnya ke arah turun. Barang-barang yang dibeli dengan mata uang US$ dalam jangka panjangnya akan terus naik, meskipun perjalanan jangka pendeknya bisa saja bergelombang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Maka ini pula yang akan terjadi dengan harga emas dunia, bergelombang dalam jangka pendek – tetapi arah jangka panjangnya sangat jelas. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-5648652253486286642?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/5648652253486286642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/11/menduga-masa-depan-harga-emas-dari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/5648652253486286642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/5648652253486286642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/11/menduga-masa-depan-harga-emas-dari.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-2230407514911770982</id><published>2010-11-16T09:10:00.001+07:00</published><updated>2010-11-16T09:14:14.219+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="border-collapse: collapse; margin-left: 5px; width: 515px; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 19px; color: rgb(54, 54, 54); line-height: 1.3em; font-weight: normal; vertical-align: top; height: 30px; background-image: url(http://www.geraidinar.com/templates/themza_j15_20/images/contentheading_ico.png); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 34px; background-position: 0% 0%; background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt;Ketika US$ Jatuh, Apa Yang Terjadi Dengan Rupiah dan Harga Emas...?&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=35%3Adinar&amp;amp;id=514%3Aketika-us-jatuh-apa-yang-terjadi-dengan-rupiah-dan-harga-emas&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=84" title="PDF" rel="nofollow" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=35%3Adinar&amp;amp;id=514%3Aketika-us-jatuh-apa-yang-terjadi-dengan-rupiah-dan-harga-emas&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=84" title="Print" rel="nofollow" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD01MTQ6a2V0aWthLXVzLWphdHVoLWFwYS15YW5nLXRlcmphZGktZGVuZ2FuLXJ1cGlhaC1kYW4taGFyZ2EtZW1hcyZjYXRpZD0zNTpkaW5hciZJdGVtaWQ9ODQ=" title="E-mail" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="border-collapse: collapse; margin-left: 5px; width: 515px; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 11px; color: rgb(153, 153, 153); "&gt;Oleh Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" class="createdate" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 11px; color: rgb(153, 153, 153); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Akhir September lalu ketika harga emas dunia mendekati angka psikologis US$ 1,300/Oz saya menulis tentang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=485:harga-emas--tinggi-tetapi-tidak-ketinggian&amp;amp;catid=35:dinar&amp;amp;Itemid=84" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;“Harga Emas : Tinggi Tetapi Tidak Ketinggian...”&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;. Kini satu setengah bulan kemudian harga emas dunia terus melambung, jauh melewati angka psikologis US$ 1,300/Oz tersebut dan bisa jadi sedang menuju angka psikologis berikutnya. Mengapa seolah harga emas dunia ini begitu &lt;em&gt;predictable&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; ?, selain karena statistiknya begitu nyata, perilaku manusia-manusia yang mengendalikan daya beli US$ ini begitu mudah dibaca.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Jauh hari sebelum &lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=471:antisipasi-quantitative-easing-2--belajar-sampai-negeri-china&amp;amp;catid=36:investasi-&amp;amp;Itemid=87" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;Quantitative Easing tahap 2&lt;/a&gt; benar-benar diputuskan pekan lalu misalnya, pasar sudah menduganya – bahkan sampai ke angkanya yang hanya meleset sedikit (pasar menduga di kisaran US$ 500 Milyar, yang diputuskan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;US$ 600 Milyar ). Jadi gejala jatuhnya daya beli US$ ini sebenarnya adalah terang benderang seterang siang hari, apalagi apabila dilihat dari kaca mata Qur’ani yang memang sudah menjanjikan akan dimusnahkannya Riba (QS 2 : 176).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Lantas bila jatuhnya daya beli US$ begitu nyata, apakah kita bisa melihat jatuhnya daya beli Rupiah ?. Tidak semua orang mungkin bisa melihat bahwa daya beli Rupiah juga sedang jatuh. Ini adalah karena adanya bias alat ukur, yaitu bila Rupiah diukur dengan US$ - maka nilai tukar Rupiah yang saat ini (08/11/2010) berada di kisaran Rp 8,900/US$ - kelihatan Rupiah seolah lagi perkasa. Mobil yang lagi berjalan mundur akan kelihatan berjalan maju, bila dilihat dari mobil lain yang berjalan mundur lebih cepat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Kita hanya bisa tahu bahwa daya beli Rupiah juga lagi jatuh ketika kita pakai Rupiah tersebut untuk membeli kebutuhan riil sehari-hari yang terus bertambah mahal. Lebih kentara lagi bila digunakan untuk membeli barang-barang yang memiliki nilai baku sepanjang zaman seperti emas atau Dinar. Grafik dibawah adalah ilustrasinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 436px; "&gt;&lt;img class="caption" src="http://www.geraidinar.com/images/2010/idrdown.jpg" border="0" alt="IDRX, USDX and GoldPrice" title="IDXR, USDX and GoldPrice" hspace="1" vspace="1" width="436" height="324" align="top" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; "&gt;IDXR, USDX and GoldPrice&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Grafik US$ Index adalah bila US$ dibandingkan dengan sekelompok mata uang kuat dunia, begitu pula grafik Rupiah Index. Di latar belakang adalah trend kenaikan harga emas dunia pada periode yang sama, jelas sekali bukan ?. Grafik garis hijau (US$ Index) turun, grafik garis merah (Rupiah Index) juga turun – pada saat yang bersaman grafik bidang emas (harga emas dunia US$/Oz) terus naik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Maka karena saya belum bisa melihat akan adanya titik balik dari trend-trend terkini&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;tersebut diatas; saya tetap dengan pendapat saya satu setengah bulan yang lalu – bahwa&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;meskipun harga emas atau Dinar kini sudah sangat tinggi – tetapi tetap juga belum ketinggian !. Bukan hanya karena kelangkaan dan peminat yang terus bertambah, tetapi juga karena didorong oleh nilai tukar uang yang digunakan untuk membelinya terus mengalami penurunan. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="article_separator" style="height: 35px; line-height: 35px; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-2230407514911770982?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/2230407514911770982/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/11/ketika-us-jatuh-apa-yang-terjadi-dengan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/2230407514911770982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/2230407514911770982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/11/ketika-us-jatuh-apa-yang-terjadi-dengan.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-7115126521859914742</id><published>2010-08-11T09:19:00.000+07:00</published><updated>2010-08-11T09:21:33.210+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; border-collapse: collapse; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="border-collapse: collapse; margin-left: 5px; width: 515px; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 19px; color: rgb(54, 54, 54); line-height: 1.3em; font-weight: normal; vertical-align: top; height: 30px; background-image: url(http://www.geraidinar.com/templates/themza_j15_20/images/contentheading_ico.png); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 34px; background-position: 0% 0%; background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt;Pergeseran Paradigma Dalam Penggunaan Emas...&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=39%3Aekonomi-makro&amp;amp;id=457%3Apergeseran-paradigma-dalam-penggunaan-emas&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=88" title="PDF" rel="nofollow" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=39%3Aekonomi-makro&amp;amp;id=457%3Apergeseran-paradigma-dalam-penggunaan-emas&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=88" title="Print" rel="nofollow" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD00NTc6cGVyZ2VzZXJhbi1wYXJhZGlnbWEtZGFsYW0tcGVuZ2d1bmFhbi1lbWFzJmNhdGlkPTM5OmVrb25vbWktbWFrcm8mSXRlbWlkPTg4" title="E-mail" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="border-collapse: collapse; margin-left: 5px; width: 515px; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 11px; color: rgb(153, 153, 153); "&gt;Oleh Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" class="createdate" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 11px; color: rgb(153, 153, 153); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Mungkin ada yang luput dari pengamatan para ekonom secara umum,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;bahwa dalam sepuluh tahun terakhir (2000-2009) ternyata ada pergeseran paradigma yang luar biasa dalam penggunaan emas dunia. Berdasarkan data yang dikumpulkan secara rutin oleh &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; "&gt;&lt;a href="http://www.gold.org/" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;World Gold Council&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; (WGC) atau Dewan Emas Dunia , permintaan emas di seluruh dunia untuk kebutuhan perhiasan telah mengalami penurunan terus menerus dari 3,204 ton tahun 2000, tinggal 1,747 ton tahun 2009 lalu atau turun 45 %.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Sebaliknya, permintaan emas untuk kebutuhan investasi retail terus menerus mengalami peningkatan kebutuhan dari 166 ton tahun 2000, menjadi 676 ton tahun 2009 atau mengalami kenaikan empat kalinya.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Bentuk investasi emas yang lain yang dikenal dengan ETF (Exchange Traded Fund) yang baru muncul pada tahun 2003 di bursa-bursa dunia barat seperti Paris, Zurich, London dan New York, juga menanjak sangat significant dari Nol tahun 2002, mencapai 595 ton tahun 2009 atau hampir mengejar penggunaan pada investasi retail.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Kebutuhan yang relatif stabil adalah kebutuhan emas untuk industri. Pada tahun 2000 kebutuhan ini mencapai angka 451 ton, tahun 2009 angka ini pada 368 ton. Lebih detil tentang pergeseran ini dapat dilihat pada grafik dibawah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma; "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/2010/demand1.jpg" border="0" alt="Gold Demand 2000-2009 (Ton)" title="Gold Demand 2000-2009 (Ton)" hspace="1" vspace="1" width="480" height="328" align="top" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Luputnya pergeseran kebutuhan tersebut dari pengamatan para ekonom, dugaan saya sendiri adalah karena para ekonom biasanya meganalisa segala sesuatu berdasarkan unit account currency yang berlaku. Para ekonom dunia misalnya menggunakan US$ untuk memantau segala yang terjadi dalam pergerakan ekonomi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Bila data tersebut diatas diamati dari kacamata US$ misalnya, tidak akan nampak pergeseran kebutuhan tersebut karena kebutuhan baik untuk perhiasan, investasi retail, ETF maupun kebutuhan industri semuanya naik. Kenaikan harga emas sepuluh tahun terakhir begitu besarnya sehingga mampu ‘menyembunyikan’ penurunan kebutuhan emas untuk perhiasan tersebut diatas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px; "&gt;&lt;img class="caption" src="http://www.geraidinar.com/images/2010/demand2.jpg" border="0" alt="Gold Demand 2000-2009 (U$ Bio)" title="Gold Demand 2000-2009 (US$ Bio)" hspace="1" vspace="1" width="480" height="328" align="top" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; "&gt;Gold Demand 2000-2009 (US$ Bio)&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Lantas apa pentingnya memahami&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;perubahan kebutuhan tersebut&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;bagi kita ?. Meskipun secara statistik dunia, penggunaan emas untuk uang tidak bisa didata lagi karena berdasarkan rezim keuangan global yang dikomandoi IMF – emas untuk uang terlarang sejak Agustus 1971, pergeseran emas untuk investasi ini sesungguhnya adalah selangkah maju menuju emas untuk uang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Karakter emas sebagai investasi adalah likuid dan standar, sedangkan karakter emas perhiasan adalah tidak standar dan kurang likuid. Jadi sepuluh tahun terakhir telah tumbuh lebih banyak emas yang&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;bersifat likuid, sedangkan permintaan emas untuk menjadi perhiasan yang kurang likuid menurun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Di tanah air, perkembangan yang menarik tentang &lt;em&gt;likuid-isasi&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; emas juga terjadi secara significant. Kalau dahulu hanya Perum Pegadaian yang bisa menerima gadai, kini bank-bank syariah berlomba dengan produk gadai emas-nya. Ini saya pandang sebagai hal yang baik karena asset-asset berupa emas, baik lantakan, Dinar maupun perhiasan kini mudah menjadi likuiditas untuk menggerakkan sektor riil. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=311:waktunya-dinar-mendorong-investasi-sektor-riil-yang-adil&amp;amp;catid=36:investasi-&amp;amp;Itemid=87" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;Tidak harus dijual, tetapi bisa juga digadai&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Untuk lebih meningkatkan penggunaan emas untuk kegiatan produktif ini, saat ini kami bersama beberapa BMT di berbagai kota tengah mengembangkan solusi pembiayaan micro berbasis Dinar. &lt;em&gt;Microfinance&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; berbasis uang fiat yang lagi ngetop di seluruh dunia saat ini, insyallah akan segera menemukan &lt;em&gt;sparring partner&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;-nya yaitu &lt;em&gt;microfinance&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; yang berbasis emas atau Dinar yang kita sebut &lt;em&gt;MicroDinar&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Pengelola koperasi dan BMT yang berminat untuk bekerjasama dengan kami dalam pengembangan produk-produk pembiayaan mikro berbasis Dinar atau &lt;em&gt;MicroDinar&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; ini dapat menghubungi kami untuk elaborasi lebih lanjut. Melalui sektor mikro yang mengurusi hajat hidup orang banyak inilah insyallah kita bersama&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;bisa memenuhi apa yang dipesankan dalam Ayat&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;em&gt;“...supaya harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;”. (QS 59:7),&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-7115126521859914742?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/7115126521859914742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/08/pergeseran-paradigma-dalam-penggunaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/7115126521859914742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/7115126521859914742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/08/pergeseran-paradigma-dalam-penggunaan.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-2714425426601627327</id><published>2010-08-11T09:17:00.000+07:00</published><updated>2010-08-11T09:19:26.475+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; border-collapse: collapse; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="border-collapse: collapse; margin-left: 5px; width: 515px; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 19px; color: rgb(54, 54, 54); line-height: 1.3em; font-weight: normal; vertical-align: top; height: 30px; background-image: url(http://www.geraidinar.com/templates/themza_j15_20/images/contentheading_ico.png); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 34px; background-position: 0% 0%; background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt;Sanering, Redenominasi dan Reorientasi Nilai...&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=39%3Aekonomi-makro&amp;amp;id=458%3Asanering-redenominasi-dan-reorientasi-nilai&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=88" title="PDF" rel="nofollow" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=39%3Aekonomi-makro&amp;amp;id=458%3Asanering-redenominasi-dan-reorientasi-nilai&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=88" title="Print" rel="nofollow" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD00NTg6c2FuZXJpbmctcmVkZW5vbWluYXNpLWRhbi1yZW9yaWVudGFzaS1uaWxhaSZjYXRpZD0zOTpla29ub21pLW1ha3JvJkl0ZW1pZD04OA==" title="E-mail" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="border-collapse: collapse; margin-left: 5px; width: 515px; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 11px; color: rgb(153, 153, 153); "&gt;Oleh Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" class="createdate" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 11px; color: rgb(153, 153, 153); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;Adalah konsekwensi logis dari mata uang yang terus mengalami inflasi akan bertambah terus nol-nya dari waktu ke waktu. Untuk Rupiah, tiga angka nol yang pernah dibuang dengan susah payah tahun 1965/1966&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;melalui apa yang dikenal dengan Sanering Rupiah , tiga angka nol tersebut 32 tahun kemudian kembali memenuhi angka uang kita bahkan kembalinya cenderung tidak cukup tiga angka nol, melainkan malah&lt;span&gt; &lt;/span&gt;menjadi empat atau bahkan lima angka nol. Mau bukti ?, lihat di dompet Anda – kemungkinan besar hanya uang dengan empat atau lima angka nol yang ada di dompet – karena yang nolnya hanya tiga kemungkinan sudah untuk bayar parkir,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;masuk kencleng infaq atau diberikan ke &lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=439:inflasi-dan-pak-ogah&amp;amp;catid=36:investasi-&amp;amp;Itemid=87" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;Pak Ogah...&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;Akibat dari bertambahnya angka nol terus menerus tersebut, secara berkala memang dibutuhkan otoritas yang berani mengambil keputusan untuk me-&lt;em&gt;reset&lt;/em&gt;&lt;span style="font-style: normal; "&gt; kembali agar angka-angka nol tersebut  kembali ke jumlah semula. Proses me-&lt;/span&gt;&lt;em&gt;reset&lt;/em&gt;&lt;span style="font-style: normal; "&gt; ini bisa melalui Sanering bila ekonomi lagi gonjang-ganjing, atau melalui proses Redenominasi bila ekonomi lagi stabil.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Yang pertama (Sanering) disertai penurunan daya beli masyarakat melalui pemotongan nilai, yang kedua (Redenominasi) hanya pencatatan beberapa angka nol-nya yang dihilangkan sedangkan daya beli masyarakat seharusnya tidak berubah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;Proses keduanya membuat panik, menyakitkan, membingungkan dan segala macam konsekwensinya – tetapi saya sendiri berpandangan justru harus dilakukan dengan berani dan cepat. Bila berlama-lama, justru akan membuat kebingungan dan ketidak pastian yang lama. Bila kita menutup mata, justru angka-angka nol yang bisa terus bertambah tersebut akan berlama-lama merepotkan dan menghantui kita semua.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;Bila dilakukan dengan berani dan cepat; rasa sakit tersebut akan berlangsung cepat – namun setelah itu kita akan bersyukur telah melalui masa yang menyakitkan tersebut. Bayangkan bila tahun 1965 (diimplementasikan sampai 1966) pemerintah negeri ini tidak berani mengambil keputusan Sanering – Indonesia mungkin tidak akan pernah bisa membangun – dan bisa Anda bayangkan berapa angka nol uang kita sekarang ?.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;Demikian pula bila otoritas sekarang tidak berani mengambil keputusan untuk meng-implementasikan proses Redenominasi ini; berapa angka nol uang kita pada saat Anak Anda yang baru lahir sekarang masuk perguruan tinggi delapan belas tahun yang akan datang ?. Jadi Redenominasi tetap harus dilakukan, tinggal masalahnya kapan dan siapa yang berani mengambil keputusan tidak popular tetapi perlu ini. Saya mengenal cukup baik (Pjs) Gubernur BI yang sekarang dan sungguh saya berharap beliau berani melakukannya, karena bila tidak maka yang terjadi adalah membiarkan hantu Redenominasi ini berlarut-larut ke pejabat berikutnya, kemudian pejabat berikutnya lagi dst.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;Bila Redenominasi tidak dilakukan, ironi yang terjadi seperti yang kita alami sekarang akan terus berlanjut. Ironi karena rata-rata penduduk Indonesia secara harfiah dapat&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=450:jalan-yang-mendaki-lagi-sukar&amp;amp;catid=34:enterpreneurship&amp;amp;Itemid=86" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;disebut&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;‘Jutawan’ (Millionaire) karena PDB Per kapita kita mencapai lebih dari Rp 24,000,000/ tahun&lt;/a&gt;, tetapi rata-rata ‘Jutawan’ tersebut adalah orang miskin menurut standar Islam – karena nilai Rp 24,000,000,- ini hanya setara sekitar 16.50 Dinar atau tidak mencapai nisab zakat yang 20 Dinar.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;Bila keputusan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Redenominasi benar-benar dilaksanakan, yang perlu dipersiapkan oleh masyarakat adalah proses Reorientasi nilai.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Mengapa proses ini perlu ?, berikut saya berikan ilustrasinya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;Saya pernah mendengar keluhan pelayan hotel di daerah wisata negeri ini yang dikunjungi banyak turis asing. Ketika mereka mengantarkan pesanan &lt;em&gt;room service&lt;/em&gt;&lt;span style="font-style: normal; "&gt;, sering diberi tips hanya Rp 1,000,- atau bahkan koin Rp 500,-.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Hal yang sama yang terjadi pada sopir taksi, para wisatawan asing tersebut tidak jarang yang menagih kembalian meskipun kembalian tersebut hanya Rp 1,000,- atau bahkan Rp 500,-.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;Mengapa kesan pelitnya beberapa turis asing tersebut terjadi ?; inilah masalah Reorientasi nilai itu. Meskipun sebelum datang ke Indonesia mereka sudah pelajari angka-angka di uang kita ini dan konversinya ke nilai uang mereka; Orientasi nilai dibenak mereka masih tetap menyatakan bahwa angka 1,000 atau 500 adalah angka yang besar. Karena ketika&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;membayar tips dan menagih kembalian, otak mereka tidak selalu sempat mengkonversi nilai ke angka nilai yang benar – maka itulah yang terjadi, nilai tips hanya Rp 1,000 dan uang kembalian taksi secara recehan –pun diminta.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;Ini pula yang akan terjadi pada proses Redenominasi, orientasi di otak kita telah terbiasa dengan angka-angka besar.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Ketika angka-angka tersebut berubah menjadi kecil, kita harus melatih otak kita untuk terbiasa dengan angka-angka yang menjadi kecil ini. Nampaknya mudah, tetapi karena ini harus terjadi secara massal bagi seluruh pengguna Rupiah – maka diperlukan sosialisasi yang efektif.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;Apa dampaknya bila Reorientasi nilai tidak berjalan efektif ?, harga-harga bisa kacau. Misalnya si embok tukang bayem biasa menjual satu ikat bayemnya Rp 2,500,-. Dalam mata uang Rupiah baru angka tersebut seharusnya menjadi Rp 2.5,- tetapi dibenak si embok menyatakan bahwa angka Rp 2.5 ini terlalu kecil, maka dinaikanlah harga bayem dinaikkan menjadi Rp 3,-. Tanpa sadar Anda sebagai pembeli-pun meresponse angka Rp 3 tersebut dapat diterima karena lebih mudah membayarnya – dan terasa kecil oleh Anda. Maka apa yang terjadi sesungguhnya adalah inflasi 20% terhadap harga bayem.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;Jadi baik produsen, pedagang mapun konsumen harus membiasakan kembali response otomatisnya yang akurat terhadap harga atau nilai barang-barang yang wajar – inilah Reorientasi yang saya maksud.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;Disinilah sebenarnya keunggulan dan kebenaran Islam itu dapat terbukti dengan jelas. Kita tidak perlu kehilangan orientasi dalam hal apapun dan kapanpun – karena tuntunannya, arahannya, nilai-nilainya berlaku baku sepanjang zaman. Seperti sholat yang kita tidak perlu lagi bertanya menghadap kemana, tinggal kita tahu dimana kita berada dan dimana Ka’bah berada – maka seluruh umat sepakat kesitulah kita menghadap.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;Demikian pula dalam hal nilai, kita bisa dengan mudah dan jelas dengan timbangan yang tidak pernah berubah untuk menimbang siapa yang kaya dan siapa yang miskin dengan nishab zakat yang 20 Dinar. Yang kaya wajib membayar zakat, yang miskin berhak menerima zakat – betapa kacaunya hak dan kewajiban ini seandainya nilai nishab tersebut perlu Sanering ataupun Redenominasi dari waktu kewaktu.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;Maka saya-pun berandai-andai, Seandainya saja otoritas yang ada sekarang berani menggunakan satuan Dinar setidaknya sebagai &lt;em&gt;unit of account&lt;/em&gt;&lt;span style="font-style: normal; "&gt; atau timbangan yang adil – maka generasi-generasi yang akan datang dan gubernur-gubernur bank sentral yang akan datang sampai hari kiamat akan bersyukur – betapa mudahnya tugas mereka karena tidak harus lagi dari waktu ke waktu mengambil keputusan yang amat sangat sulit seperti Redenominasi Rupiah ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;Sekali Dinar digunakan, nilai/daya belinya stabil – 1 Dinar satu kambing tetap sampai akhir zaman, maka tidak akan lagi pernah diperlukan Redenominasi atau bahkan Sanering. Bila ini terjadi maka Reorientasi juga tidak akan perlu dilakukan lagi. WaAllahu A’lam.&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-2714425426601627327?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/2714425426601627327/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/08/sanering-redenominasi-dan-reorientasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/2714425426601627327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/2714425426601627327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/08/sanering-redenominasi-dan-reorientasi.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-3446841101255769554</id><published>2010-07-14T09:50:00.000+07:00</published><updated>2010-07-14T09:52:06.802+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="border-collapse: collapse; margin-left: 5px; width: 515px; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 19px; color: rgb(54, 54, 54); line-height: 1.3em; font-weight: normal; vertical-align: top; height: 30px; background-image: url(http://www.geraidinar.com/templates/themza_j15_20/images/contentheading_ico.png); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 34px; background-position: 0% 0%; background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt;Fluktuasi Harga Emas : Lain Dollar Lain Rupiah...&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=35%3Adinar&amp;amp;id=444%3Afluktuasi-harga-emas--lain-dollar-lain-rupiah&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=84" title="PDF" rel="nofollow" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=35%3Adinar&amp;amp;id=444%3Afluktuasi-harga-emas--lain-dollar-lain-rupiah&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=84" title="Print" rel="nofollow" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD00NDQ6Zmx1a3R1YXNpLWhhcmdhLWVtYXMtLWxhaW4tZG9sbGFyLWxhaW4tcnVwaWFoJmNhdGlkPTM1OmRpbmFyJkl0ZW1pZD04NA==" title="E-mail" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="border-collapse: collapse; margin-left: 5px; width: 515px; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 11px; color: rgb(153, 153, 153); "&gt;Oleh Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" class="createdate" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 11px; color: rgb(153, 153, 153); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Ketika diawal tahun 80-an Presiden Amerika Ronald Reagan berhasil &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; "&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=368:mungkinkah-harga-emas-akan-turun-terus-menerus-seperti-tahun-1980-an&amp;amp;catid=35:dinar&amp;amp;Itemid=84" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;menurunkan inflasi di negaranya tinggal kurang dari ¼-nya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; dalam tiga tahun awal pemerintahannya (dari 13.56% ke 3.22 % !), harga emas dunia dalam US$ serta merta mengikuti trend menurun dari angka US$ 615/Oz&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;ke titik terendah US$ 271/Oz dua puluh tahun kemudian (2001). Dan sejak diturunkan oleh Reagan tersebutlah rezim inflasi Rendah di Amerika relatif bisa dipertahankan atau setidaknya tidak kembali ke double digit seperti pada pemerintahan sebelum Reagan hingga sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Apakah ketika harga emas dunia turun selama bertahun-tahun tersebut harga emas dalam Rupiah ikut turun ?, ternyata tidak. Ketika harga emas dunia &lt;em&gt;bearish&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; (menurun) selama dua puluh tahun; harga emas di Indonesia hanya turun dua tahun saja yaitu dari kisaran Rp 11,500/Gram (1980), turun ke angka Rp 7,000/Gram (1982) dan kembali naik melebihi angka tertinggi sebelumnya Rp 12,000/Gram (1983) terus sampai puncaknya 15 tahun kemudian pada krisis moneter 1998 ketika emas berada pada kisaran angka Rp 149,000/Gr.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Pasca krisis moneter memang emas sempat turun lagi selama dua tahun sampai titik terendah Rp 58,000/Gram tahun 2000, tetapi setelah itu dari tahun ketahun harga emas naik sampai ke angka sekarang di kisaran harga Rp 350,000/Gram.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Poin yang ingin saya sampaikan adalah, karena uang yang kita pakai sehari-hari Rupiah sedangkan harga emas dunia dalam US$; tidak serta merta apabila harga emas dunia mengalami penurunan – kita yang di Indonesia dengan uang Rupiah kita bisa ikut menikmati penurunan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Sebaliknya juga demikian, ketika US$ babak belur sehingga harga emas dunia naik sampai sekitar 30% selama setahun terakhir – tidak serta merta pula harga emas kita dalam Rupiah mengikuti kenaikan tersebut. Rupiah yang lagi perkasa mampu menahan kenaikan harga emas setahun terakhir sehingga hanya mengalami kenaikan kurang lebih separuh dari kenaikan harga internasionalnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Perilaku harga emas dalam Rupiah yang berbeda dengan harga emas dalam US$ ini dapat lebih jelas bila dilihat dalam grafik-grafik seperti dibawah. Untuk 40 tahun terakhir, perhatikan di awal tahun 80-an sampai 2000 – dimana Rupiah tidak mengikuti trend penurunan harga emas dunia – bahkan mengalami kenaikan yang sangat significant di tahun 1998.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px; "&gt;&lt;img class="caption" src="http://www.geraidinar.com/images/2010/gd40yrs.jpg" border="0" alt="Trend Harga Emas 40 Tahun" title="Trend Harga Emas 40 Tahun" hspace="1" vspace="1" width="480" height="349" align="top" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; "&gt;Trend Harga Emas 40 Tahun&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Untuk grafik 10 tahun terakhir – perhatika periode akhir 2008- awal 2009 ketika Rupiah sempat anjlok ke kisaran Rp 12,000-an/US$. Pada saat itu harga emas dunia turun tetapi dalam Rupiah malah melonjak naik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px; "&gt;&lt;img class="caption" src="http://www.geraidinar.com/images/2010/gd10yr.jpg" border="0" alt="Trend Harga Emas 10 Tahun" title="Trend Harga Emas 10 Tahun" hspace="1" vspace="1" width="480" height="366" align="top" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; "&gt;Trend Harga Emas 10 Tahun&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Untuk grafik 1 tahun terakhir dimana Rupiah perkasa, perhatikan grafik Rupiah yang lebih landai karena mampu menahan kenaikan harga emas dalam Rupiah sekitar separuh dari kenaikannya dalam US$.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px; "&gt;&lt;img class="caption" src="http://www.geraidinar.com/images/2010/gd1yr.jpg" border="0" alt="Trend Harga Emas 1 Tahun" title="Trend Harga Emas 1 Tahun" hspace="1" vspace="1" width="480" height="340" align="top" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; "&gt;Trend Harga Emas 1 Tahun&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Jadi bila pendapatan kita masih dalam Rupiah, kita tidak bisa hanya mengandalkan analisa emas Global untuk memahami trend harga emas kedepan. Kita kudu paham juga tentang situasi ekonomi politik dalam negeri khususnya terkait angka-angka inflasi. Wa Allahu A’lam. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span class="article_separator" style="height: 35px; line-height: 35px; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-3446841101255769554?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/3446841101255769554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/07/fluktuasi-harga-emas-lain-dollar-lain_14.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/3446841101255769554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/3446841101255769554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/07/fluktuasi-harga-emas-lain-dollar-lain_14.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-4995981357825026739</id><published>2010-07-14T09:37:00.000+07:00</published><updated>2010-07-14T09:40:03.920+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; border-collapse: collapse; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="border-collapse: collapse; margin-left: 5px; width: 515px; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 19px; color: rgb(54, 54, 54); line-height: 1.3em; font-weight: normal; vertical-align: top; height: 30px; background-image: url(http://www.geraidinar.com/templates/themza_j15_20/images/contentheading_ico.png); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 34px; background-position: 0% 0%; background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt;Kembalinya Emas Secara Diam-Diam Kedalam System Keuangan Global...&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=39%3Aekonomi-makro&amp;amp;id=443%3Akembalinya-emas-secara-diam-diam-kedalam-system-keuangan-global&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=88" title="PDF" rel="nofollow" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=39%3Aekonomi-makro&amp;amp;id=443%3Akembalinya-emas-secara-diam-diam-kedalam-system-keuangan-global&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=88" title="Print" rel="nofollow" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD00NDM6a2VtYmFsaW55YS1lbWFzLXNlY2FyYS1kaWFtLWRpYW0ta2VkYWxhbS1zeXN0ZW0ta2V1YW5nYW4tZ2xvYmFsJmNhdGlkPTM5OmVrb25vbWktbWFrcm8mSXRlbWlkPTg4" title="E-mail" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="border-collapse: collapse; margin-left: 5px; width: 515px; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 11px; color: rgb(153, 153, 153); "&gt;Oleh Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" class="createdate" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 11px; color: rgb(153, 153, 153); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Meskipun secara formal system keuangan global yang dikomandoi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=232:future-world-currency-a-uang-yang-namanya-disebut-di-al-quran&amp;amp;catid=35:dinar&amp;amp;Itemid=84" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;IMF masih melarang penggunaan emas dalam salah satu Article of Agreement-nya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; yang mengikat pada seluruh anggota IMF, namun rupanya secara diam-diam emas telah kembali masuk kedalam system keuangan global yang dikelola oleh IMF sendiri. Tepatnya melalui jalur &lt;em&gt;Bank for International Settlement&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; (BIS), yaitu ‘bank’-nya bank-bank sentral dunia yang bermarkas di Basel – Switzerland.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Adalah laporan BIS tutup tahun buku 31/03/2010 yang di publikasikan akhir bulan lalu (28/06/2010) yang pertama kalinya mengungkap masalah tersebut. Meskipun ngumpet dalam catatan keterangan laporan keuangannya seperti yang saya copy-kan dari laporan tahunan BIS 2010 dibawah (laporan detailnya dapat Anda &lt;em&gt;download&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; sendiri dari situs resmi BIS dengan &lt;a href="http://www.bis.org/publ/arpdf/ar2010e.htm" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;klik disini&lt;/a&gt;) , realita ini mengundang berbagai pertanyaan besar&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dan spekulasi serius tentang masa depan system keuangan global.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 458px; "&gt;&lt;img class="caption" src="http://www.geraidinar.com/images/goldswap.jpg" border="0" alt="Gold Swap in BIS" title="Gold Swap in BIS" hspace="1" vspace="1" width="458" height="430" align="top" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; "&gt;Gold Swap in BIS&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dibagian yang saya beri tanda diatas, disitu dijelaskan bahwa &lt;em&gt;the Bank&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; (maksudnya BIS) memegang 346 ton emas tahun buku terakhir ini (yang tahun sebelumnya masih Nol !) terkait dengan operasi &lt;em&gt;Gold Swap&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; – dimana bank menukar &lt;em&gt;currencies&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; dengan emas fisik. Pertanyaan besarnya adalah emas siapa ini ?.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Harian ekonomi terkemuka &lt;em&gt;the Wall Street Journal&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; misalnya memberitahu analis Kitco – bahwa &lt;em&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Gold Swap&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; tersebut dilakukan antara BIS dengan bank swasta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Justru tambah mencurigakan karena dari data yang dimiliki Kitco (pemain emas yang database-nya paling menjadi referensi dunia) tidak ada satu bank swasta-pun di dunia yang didalam kekayaannya memiliki asset emas secara fisik senilai 346 Ton tersebut (dengan harga emas sekarang kurang lebih senilai US$ 13.5 Milyar !). Jumlah ini juga setara kurang lebih 4.7 kali cadangan emas yang dimiliki bank sentral Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Walhasil besar kemungkinan bahwa emas tersebut adalah milik suatu negara atau beberapa negara yang mengalami kesulitan keuangan serius sepanjang tahun buku 2009/2010. Kita tahu yang mengalami kesulitan keuangan pada periode tersebut dengan berbagai tingkatannya antara lain adalah Yunani, Portugal, Irlandia, Spanyol, Italy, Inggris dan bahkan Amerika – maka boleh jadi emas di kantong BIS tersebut berasal dari salah satu atau beberapa negara tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Lantas mengapa yang di &lt;em&gt;swap&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; bukan antar beberapa &lt;em&gt;currency&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; seperti pada umumnya, tetapi kali ini suatu &lt;em&gt;currency&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; dengan emas ?. Disinilah proses kembalinya emas dalam system keuangan global itu mulai; ketika satu atau beberapa &lt;em&gt;currency &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;– alat tukar sesaat – dari suatu negara atau beberapa negara tidak lagi bisa dipercayai – maka apa yang bisa disetor oleh negara tersebut untuk ditukar dengan &lt;em&gt;currency&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; negara lain yang masih bisa dipercayai ?, emas-lah jawabannya yang paling mudah , paling praktis dan paling bisa dipercaya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Karena hal ini sudah terjadi pada tingkat BIS secara diam-diam; maka besar kemungkinan ini akan juga bisa terjadi pada system keuangan ditingkat bawahnya (dalam suatu negara) dan seterusnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Lantas mengapa pula hal-hal tersebut seolah dilakukan dengan cara sembunyi-sembunyi di jaman yang serba transparan ini ?. Bisa dibayangkan memang betapa dasyat-nya dampak dari tidak dipercayai-nya &lt;em&gt;currency&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; suatu negara – bagi ekonomi negara tersebut – bila hal ini dilakukan secara terang-terangan. Mata uang negara-negara tersebut bisa langsung jatuh seperti yang kita alami tahun 1997/1998 atau bahkan lebih buruk lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Jadi memang tidak terlalu penting bagi kita untuk tahu siapa yang mata uangnya tidak lagi dipercayai oleh BIS tersebut diatas - sehingga harus menyetorkan emasnya untuk ditukar&lt;em&gt;currency&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; lain yang dibutuhkan,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;namun yang jelas kini kita telah mendapatkan lagi satu tambahan bukti – bahwa mata uang yang sesungguhnya, yang paling bisa dipercayai ketika yang lain tidak bisa dipercayai adalah mata uang yang berupa emas ini. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-4995981357825026739?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/4995981357825026739/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/07/kembalinya-emas-secara-diam-diam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/4995981357825026739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/4995981357825026739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/07/kembalinya-emas-secara-diam-diam.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-6356436600507782657</id><published>2010-07-14T09:34:00.001+07:00</published><updated>2010-07-14T09:36:47.003+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="border-collapse: collapse; margin-left: 5px; width: 515px; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 19px; color: rgb(54, 54, 54); line-height: 1.3em; font-weight: normal; vertical-align: top; height: 30px; background-image: url(http://www.geraidinar.com/templates/themza_j15_20/images/contentheading_ico.png); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 34px; background-position: 0% 0%; background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt;Pilihan Investasi : Saham Atau Emas...?&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=36%3Ainvestasi-&amp;amp;id=442%3Apilihan-investasi--saham-atau-emas&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=87" title="PDF" rel="nofollow" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=36%3Ainvestasi-&amp;amp;id=442%3Apilihan-investasi--saham-atau-emas&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=87" title="Print" rel="nofollow" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD00NDI6cGlsaWhhbi1pbnZlc3Rhc2ktLXNhaGFtLWF0YXUtZW1hcyZjYXRpZD0zNjppbnZlc3Rhc2ktJkl0ZW1pZD04Nw==" title="E-mail" style="text-decoration: underline; font-weight: normal; color: rgb(95, 140, 11); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="border-collapse: collapse; margin-left: 5px; width: 515px; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 11px; color: rgb(153, 153, 153); "&gt;Oleh Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" class="createdate" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 11px; color: rgb(153, 153, 153); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 1.3em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica; "&gt;Ini adalah salah satu pertanyaan yang sangat sering sampai ke saya, yaitu pembaca yang menanyakan pilihan investasi antara bermain saham atau investasi emas. Jawaban saya adalah tergantung dengan tujuan investasi Anda; bila Anda suka yang bergejolak jangka pendek – bisa untung besar tetapi juga rugi besar – barangkali saham pilihannya. Tetapi bila Anda menghendaki pertumbuhan nilai asset jangka panjang – emas-lah jawabannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Biasanya pertanyaan berikutnya adalah, lho emas kan sama juga bergejolak – bisa untung besar dan rugi besar juga kan...?. Disinilah bedanya !, untuk jangka pendek emas memang bergejolak sama dengan saham, tetapi trend jangka panjangnya jelas&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;keatas. Sebaliknya saham, dia bergejolak di tempat tanpa diiringi oleh trend jangka panjang keatas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Untuk menjelaskan hal ini saya tampilkan data 10 tahun terakhir dari&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;pasar internasional , karena harga emas kita maupun harga saham di Indonesia juga sangat dipengaruhi oleh pasar dunia. Data emas saya ambilkan dari Kitco, sedangkan untuk representasi&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;data saham saya ambilkan dari Index yang paling terkenal di dunia yaitu &lt;em&gt;Dow Jones Industrial Average&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; (DJIA). Hasilnya saya sajikan pada grafik dibawah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px; "&gt;&lt;img class="caption" src="http://www.geraidinar.com/images/golddow.jpg" border="0" alt="Gold vs DJIA" title="Gold vs DJIA" hspace="1" vspace="1" width="480" height="347" align="top" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; "&gt;Gold vs DJIA&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Perhatikan gejolak saham selama sepuluh tahun terakhir, dia bergejolak sangat &lt;em&gt;significant&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;. Pernah mencapai angka 13,930 bulan October 2007 dan turun tinggal 7,062 pada bulan Februari 2009 – nyaris tinggal separuh dari angka tertingginya. Bila ditarik garis dari Januari 2000 (10,940) , angka rata-rata bulanan DJIA saat ini masih turun sekitar 8 %, yaitu pada angka 10,138.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Artinya apa angka-angka ini ?, bila Anda invest saham di pasar saham internasional sejak Januari tahun 2000, dan Anda pertahankan sampai sekarang – secara rata-rata kurang lebih asset Anda tersebut tidak mengalami pertumbuhan dan bahkan mengalami sedikit penurunan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Lantas bagaimana dengan emas; &lt;em&gt;well&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; untuk jangka pendek sama&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;bergejolak-nya. Tetapi&lt;em&gt;trend&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; kenaikan jangka panjangnya sangat jelas. Bila Anda investasi emas januari 2000, bareng dengan investasi saham Anda tersebut diatas. Yang disaham nilainya kurang lebih sama atau bahkan turun sedangkan yang di emas nilainya naik lebih dari empat kalinya; dari rata-rata bulanan di kisaran US$ 284/oz (Januari 2000) ke angka US$ 1,204 (rata-rata bulanan saat ini – Juli 2010).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Lebih jelas lagi adalah apa yang disebut &lt;em&gt;Dow Gold Ratio&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; (DGR) yang saya sajikan dengan menggunakan basis data yang sama dengan grafik diatas. Bila pada Januari 2000 angka DGR berada pada kisaran 38 , saat ini angka tersebut tinggal di kisaran 8.45. Artinya seandainya 1 gram emas tahun 2000 mendapatkan 1 lembar saham PT. XYZ yang merupakan perusahaan rata-rata di tingkat dunia ; maka 1 gram emas yang sama saat ini dapat untuk membeli kurang lebih 4.5 lembar saham perusahaan tersebut pada harganya saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px; "&gt;&lt;img class="caption" src="http://www.geraidinar.com/images/dgr1.jpg" border="0" alt="Dow Gold Ratio" title="Dow Gold Ratio" hspace="1" vspace="1" width="480" height="355" align="top" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; "&gt;Dow Gold Ratio&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; line-height: 22px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Beda analis tentu bisa sangat beda pendapatnya mengenai pilihan investasi ini; tetapi data yang &lt;em&gt;reliable&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; dari sumber yang terpercaya – insyallah akan lebih memudahkan Anda dalam menentukan pilihan investasi Anda !.  Meskipun pilihan antara dua investasi tersebut diatas jelas , ada pilihan investasi lain yang bisa jadi lebih baik lagi - seperti sektor riil yang Anda kelola langsung dengan baik - bukan hanya untung, insyaallah juga lebih barakah !. Wa Allahu A'lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-6356436600507782657?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/6356436600507782657/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/07/pilihan-investasi-saham-atau-emas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/6356436600507782657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/6356436600507782657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/07/pilihan-investasi-saham-atau-emas.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-9170214661793042934</id><published>2010-04-15T12:02:00.001+07:00</published><updated>2010-04-15T12:05:35.086+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=387%3Aperkiraan-harga-emas-versi-national-inflation-association-nia&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=387%3Aperkiraan-harga-emas-versi-national-inflation-association-nia&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zODc6cGVya2lyYWFuLWhhcmdhLWVtYXMtdmVyc2ktbmF0aW9uYWwtaW5mbGF0aW9uLWFzc29jaWF0aW9uLW5pYSZjYXRpZD0xOmxhdGVzdC1uZXdzJkl0ZW1pZD01MA==" title="E-mail" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#006600;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;PERKIRAAN HARGA EMAS VERSI NATIONAL INFLATION ASSOCIATION (NIA)...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/2010/gbpeur.jpg" border="0" alt="Gold Price Trend in US$, GBP and EUR" title="Gold Price Trend in US$, GBP and EUR" hspace="6" vspace="3" width="300" height="206" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;em&gt;The National Inflation Association&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; (NIA) adalah organisasi yang didedikasikan untuk mempersiapkan warga Amerika dalam menghadapi hyperinflasi. Targetnya bukan hanya mampu bertahan (survive) tetapi sedapat mungkin juga tetap makmur ketika hyperinflasi terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Kekhawatiran akan segera terjadinya hyperinflasi di Amerika ini bukannya tanpa alasan mengingat saat ini Amerika terlibat dalam hutang yang nilainya tidak kurang dari US$ 12 trilyun; disamping memiliki kewajiban yang tidak ada dananya (unfunded liability) sebesar US$ 55 trilyun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dengan commitment bailout US$ 11.8&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;trilyun dan sudah direalisir US$ 3.6 trilyun; maka para pendiri NIA ini yakin Amerika akan segera bangkrut. Hyperinflasi sudah di depan mata karena Federal Reserve hanya memiliki satu cara untuk membiayai deficit yang ada yaitu mencetak uang dari&lt;em&gt;awang-awang&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Ada tiga pilihan investasi yang menurut NIA harus dilakukan oleh warga negara Amerika untuk selamat dan bahkan tetap makmur meskipun hyperinflasi melanda. Ketiga investasi ini meliputi segala sesuatu yang terkait dengan emas, perak dan pertanian dalam arti luas (termasuk perikanan, peternakan, kehutanan dlsb).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Pola pemikiran alternative investasi masa depan selain emas/perak yaitu investasi sektor pertanian dalam arti luas tersebut banyak kemiripannya dengan yang juga kami tengah coba dalam berbagai project seperti &lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=373:planet-jamur-lets-do-it-together&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;project Planet Jamur&lt;/a&gt;dan &lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=386:dinar-untuk-transaksi-modal--bagaimana-lapangan-kerja-dan-kemakmuran-tercipta&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;project Susu Kambing&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Kekawatiran NIA akan terjadinya hyperinflasi ini sebenarnya juga nampak jelas bila kita melihat harga emas dalam dasawarsa terakhir. Lihat trendnya yang cenderung exponential, khususnya sejak pertengahan dasawarsa ini. Ternyata kecenderungan hyperinflasi ini tidak hanya terhadap US$ saja, tetapi juga terhadap Euro dan Poundsterling seperti grafik diatas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Bila US$, Euro dan Poundsterling mengalami kecenderungan hyperinflasi yang sama; maka kecil kemungkinan mata uang lainnya akan bebas dari risiko hyperinflasi yang sama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Lantas apa kaitannya potensi hiperinflasi ini dengan harga emas ?. Menurut NIA, harga emas yang ada sekarang terlalu rendah dibandingkan dengan harga yang seharusnya. Menurut mereka ini saat inipun harga emas sudah seharusnya &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;well above&lt;/span&gt; US$ 2,000/Oz.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Percaya ?, &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;well&lt;/span&gt; kita lihat saja nanti bersamaan dengan berlalunya waktu. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-9170214661793042934?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/9170214661793042934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/04/perkiraan-harga-emas-versi-national.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/9170214661793042934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/9170214661793042934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/04/perkiraan-harga-emas-versi-national.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-2997900695966822479</id><published>2010-04-15T11:59:00.001+07:00</published><updated>2010-04-15T12:01:59.330+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; border-collapse: collapse; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=383%3Acara-awam-memahami-trend-harga-emas&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=383%3Acara-awam-memahami-trend-harga-emas&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zODM6Y2FyYS1hd2FtLW1lbWFoYW1pLXRyZW5kLWhhcmdhLWVtYXMmY2F0aWQ9MTpsYXRlc3QtbmV3cyZJdGVtaWQ9NTA=" title="E-mail" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#006600;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;CARA AWAM MEMAHAMI TREND HARGA EMAS ...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/images/awam.jpg" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/awam.jpg" border="0" alt="Cara Awam" title="Cara Awam" hspace="6" vspace="3" width="300" height="205" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dalam tulisan saya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=380:harga-emas-tidak-ada-prediksi-yang-pasti&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;akhir pekan lalu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; telah saya ungkapkan berbagai pendekatan teoritis untuk menduga harga emas kedepan yang ternyata tidak ada satupun yang akurat . Bisa kita lihat hasilnya dari pendekatan teoritis yang satu dengan yang lain perbedaannya bisa sangat besar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Lantas apakah dengan demikian kita tidak bisa menduga kedepannya bakal seperti apa harga emas ini ? secara garis besar bisa, namun tidak akan akurat&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;( nggak masalah, lha wong dugaan para ahli-pun ternyata tidak akurat juga). Dan bagi yang tidak menggunakan harga emas sebagai ajang spekulasi, dugaan secara garis besar ini sudah memadai untuk perencanaan keuangan kita dalam jangka panjang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Salah satu pendekatan ‘awam’ tersebut saya sajikan dalam grafik disamping yang datanya saya ambil dari harga emas di pasar penutupan London. Saya ambil harga terendah dan tertinggi setiap bulan sejak Januari 2000.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Logika awamnya begini; meskipun berbagai pihak berusaha mempengaruhi harga emas dunia – harga emas di pasar internasional masih merupakan cerminan mekanisme pasar yang efektif. Mekanisme pembentukan harga di pasar mengikuti hukum penawaran dan permintaan atau &lt;em&gt;supply and demand&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Seperti &lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=247:kemana-harga-emas-akan-berayun-&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;ayunan bandul jam&lt;/a&gt; – yang ujung satu sejajar dengan ujung lainnya. Demikian pula ayunan harga emas di pasar. Bila kita ambil dari titik A (suatu titik terendah bulanan), kemudian kita tarik garis yang menuju titik terendah lainnya. Maka Ayunan titik-titik tertinggi berikutnya seharusnya sejajar dengan titik-titik terendah – perhatikan dua garis garis biru sejajar&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;yang dimulai dari titik A dan B.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Demikian pula garis sejajar berikutnya berwarna merah antara titik-titik terendah dan tertinggi yang dilalui garis merah C dan D. Bila harga-harga emas lebih tinggi dari garis-garis sejajar titik tertinggi tersebut, maka harga emas sudah terlalu tinggi dan pasti akan terkoreksi balik – persis seperti bandul jam yang mengayun tinggi, pasti ketarik grafitasi bumi untuk kembali ke arah normalnya. Yang mendorong turunnya harga emas ketika melampui rentang harga yang seharusnya adalah mekanisme &lt;em&gt;supply and demand&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; tersebut diatas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Kita bisa lihat periode antara Desember 2007 – Maret 2008; saat itu harga emas melewati garis sejajar tertinggi-nya ; yang kemudian terkoreksi sampai November 2008. Demikian pula ketika bulan Desember 2009 lalu, harga emas melaju melewati garis sejajar tertinggi – segera saja terkoreksi sampai kini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Pagi ini harga emas berada pada kisaran harga US$ 1,148/Oz ; masih berada pada angka yang wajar untuk saat ini; artinya bisa saja masih naik lagi atau juga turun – keduanya memungkinkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dugaan kasar semacam ini ada gunanya kah ?; tidak akan bermanfaat kalau tujuan kita untuk spekulasi jangka pendek. Namun kalau kita perhatikan trend yang ditunjukkan oleh dua garis sejajar biru dan merah tersebut; kita bisa lihat bahwa yang sedang terjadi adalah adanya&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=339:trend-harga-emas-dunia-kemana-arahnya-&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;higher highs dan higher lows&lt;/a&gt; selama sepuluh tahun terakhir – menujukkan emas berada pada trend yang menaik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Karena trend jangka panjang semacam ini tidak mudah serta merta berbalik arah; maka besar kemungkinannya harga emas masih akan cenderung menaik beberapa tahun kedepan – meskipun kita tidak tahu persis sampai berapa nantinya. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-2997900695966822479?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/2997900695966822479/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/04/cara-awam-memahami-trend-harga-emas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/2997900695966822479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/2997900695966822479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/04/cara-awam-memahami-trend-harga-emas.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-8166055236147480822</id><published>2010-02-22T07:52:00.001+07:00</published><updated>2010-02-22T07:55:54.796+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; border-collapse: collapse; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=360%3Aelliot-wave-theory-dan-harga-emas-dunia&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=360%3Aelliot-wave-theory-dan-harga-emas-dunia&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zNjA6ZWxsaW90LXdhdmUtdGhlb3J5LWRhbi1oYXJnYS1lbWFzLWR1bmlhJmNhdGlkPTE6bGF0ZXN0LW5ld3MmSXRlbWlkPTUw" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CC0000;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;ELLIOT WAVE THEORY&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; DAN &lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#009900;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;HARGA EMAS DUNIA...&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/ew1.jpg" border="0" alt="Elliot Wave Theory" title="Elliot Wave Theory" hspace="6" vspace="3" width="300" height="239" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Beberapa kali saya menulis tentang teori yang berkembang di pasar modal yang juga berlaku di pasar emas dalam skala global. Diantara yang pernah saya tulis tersebut adalah tentang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=66:fibonaci&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;Deret Fibonacci&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; ; analisa &lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=342:kearah-mana-harga-emas-akan-di-dorong-oleh-pasar&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;Moving Average&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=350:trend-polynomial-harga-emas&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;Trend Polynomial&lt;/a&gt; dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Meskipun tidak ada yang bisa menjamin kebenaran teori manusia untuk memprediksi masa depan tersebut, paling tidak analisa-analisa yang menggunakan data statistik ini dapat menambah wacana kita untuk lebih memahami apa yang terjadi di masa lalu, yang terjadi sekarang, dan menduga apa yang sekiranya mungkin terjadi berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Ada satu lagi teori yang juga banyak digunakan untuk memahami perilaku pasar ini yaitu yang disebut &lt;em&gt;Elliot Wave Theory&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;. Teori yang dikembangkan oleh seorang accountant Ralph Nelson Elliot&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;(1871-1948) ini mendasarkan pada asumsi bahwa manusia secara bersama-sama memiliki perilaku yang &lt;em&gt;rhythmical&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; , maka keputusan-keputusannya dalam berinvestasi dlsb; juga pada umumnya bersifat ritmis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Psikologi investor secara kolektif (crowd psychology) bergerak dari optimisme ke pesimisme secara berulang membentuk pola tertentu seperti dalam grafik diatas. Pada saat pasar sedang &lt;em&gt;bullish &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;(berkecenderungan naik), gerakan naik ini didorong oleh gelombang &lt;em&gt;motive&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; yaitu gelombang no 1, 3 dan 5 dalam gambar. Dalam perjalanan naik ini dari waktu ke waktu ada koreksi seperti yang ditunjukkan oleh gelombang&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;em&gt;corrective&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; 2 dan 4. Satu gelombang&lt;em&gt;motive&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; terdiri dari 5 sub gelombang, dan satu gelombang &lt;em&gt;corrective&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; terdiri dari 3 sub gelombang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Pada saat pasar &lt;em&gt;Bearish&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; (berkecenderungan turun), sebaliknya terjadi – gelombang penurunan menurut Elliot akan secara simetris mengikuti pola yang berkebalikan dengan kenaikannya membentuk segitiga sama kaki (di grafik perhatikan rangkaian gelombang 2-3-4-5-A-B-C).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/ew2.jpg" border="0" alt="Elliot Wave Theory" title="Elliot Wave Theory  " hspace="6" vspace="3" width="300" height="251" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Untuk contoh penerapan Elliot Wave Theory pada harga emas saat ini, saya tidak perlu membuatnya sendiri karena di internet sudah ada yang membuatnya yaitu antara lain Nadeem Walayat dari &lt;a href="http://www.walayatstreet.com/" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;www.walayatstreet.com&lt;/a&gt; atau&lt;a href="http://www.marketoracle.co.uk/" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;www.marketoracle.co.uk&lt;/a&gt; . yang analisa grafisnya saya sajikan disamping.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Berdasarkan analisa si Walayat ini, saat ini harga emas sedang berada pada gelombang &lt;em&gt;corrective &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;4 dimana harga emas bisa turun sampai kisaran US$ 1,050/oz. karena gelombang &lt;em&gt;corrective&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;terdiri dari setidaknya 5 sub gelombang- maka bisa saja terjadi beberapa kali koreksi yang berujung pada kisaran angka tersebut diatas. Maka bila saat artikel ini saya tulis harga emas dunia berada pada angka US$ 1,118.50 – jangan terkejut bila dalam waktu tidak terlalu lama bisa saja harga emas kembali turun ke kisaran US$ 1,050/Oz.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Meskipun demikian, karena gelombang utamanya sedang berada di gelombang &lt;em&gt;corrective&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; 4; sangat mungkin juga dalam waktu tahun ini juga harga emas akan kembali bergerak keatas mengikuti gelombang &lt;em&gt;motive&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; 5. Karakter puncak gelombang &lt;em&gt;motive&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; ini selalu melebihi puncak gelombang &lt;em&gt;motive&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; sebelumnya. Maka bila puncak gelombang&lt;em&gt;motive&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; 3 berada pada angka US$ 1,226.30 yang terjadi awal Desember tahun lalu, puncak gelombang &lt;em&gt;motive&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; 5 menurut&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Walayat akan mencapai US$ 1,333/Oz yang bisa terjadi sebelum akhir tahun ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Setelah mencapai puncak gelombang &lt;em&gt;motive&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; 5 – kemudian menurut teori Elliot Wave ini harga emas akan berbalik arah menjadi &lt;em&gt;bearish market&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; yang memiliki kaki-kaki simetris dengan kenaikannya. Jadi kalau mengikuti teorinya si Elliot ini harga emas akan berkecenderungan turun tahun depan (2011), benarkah ini yang akan terjadi ?.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Sekali lagi tidak ada yang bisa memprediksi masa depan secara akurat; Teori Elliot Wave mungkin ada benarnya, namun juga ada cacatnya. Cacat di teori Elliot Wave ini tidak pernah saya jumpai di ulas di buku-buku yang biasanya menjadi rujukan para analis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Cacat tersebut adalah cacat sejarah, yaitu ketika teori tersebut diperkenalkan melalui buku &lt;em&gt;The Wave Principle &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;(1938) dan juga revisi komplitnya pada &lt;em&gt;Nature’s Laws – The Secret of Universe&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; (1946) – rezim uang saat itu masih menggunakan emas sebagai back-upnya. Artinya &lt;em&gt;Teori Elliot Wave&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; mempunyai kemungkinan benar lebih besar bila uang yang dipakai dipasar memiliki daya beli relatif tetap.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Sebaliknya ketika nilai uang terus mengalami penurunan karena seluruh uang kertas dunia saat ini tidak lagi memiliki daya beli tetap, maka kaki-kaki &lt;em&gt;bearish&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; A, B, C tidak akan mudah terjadi dan bila toh terjadi tidak akan pernah sama panjang dengan kaki-kaki &lt;em&gt;bullish&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; 1,2 dan 3. Apa makna dari ini semua pada harga emas tahun ini atau tahun depan ?. Saya masih berpegang dengan teori saya sendiri, yaitu dalam jangka pendek harga emas bisa turun – tetapi kecenderungan jangka panjangnya akan lebih berpeluang naik ketimbang turun. Bukan karena emas semakin mahal sesungguhnya, melainkan karena daya beli uang kertas yang digunakan untuk membelinya yang akan terus menurun. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-8166055236147480822?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/8166055236147480822/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/02/elliot-wave-theory-dan-harga-emas-dunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/8166055236147480822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/8166055236147480822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/02/elliot-wave-theory-dan-harga-emas-dunia.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-3563845195272452435</id><published>2010-02-22T07:50:00.002+07:00</published><updated>2010-02-22T07:52:29.096+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; border-collapse: collapse; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=359%3Aemasdinar-diantara-uang-kertas-yang-perkasa-dan-yang-lunglai&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=359%3Aemasdinar-diantara-uang-kertas-yang-perkasa-dan-yang-lunglai&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zNTk6ZW1hc2RpbmFyLWRpYW50YXJhLXVhbmcta2VydGFzLXlhbmctcGVya2FzYS1kYW4teWFuZy1sdW5nbGFpJmNhdGlkPTE6bGF0ZXN0LW5ld3MmSXRlbWlkPTUw" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#009900;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;EMAS/DINAR DIANTARA UANG KERTAS YANG PERKASA DAN YANG LUNGLAI...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/1th.jpg" border="0" alt="One Year Gold" title="One Year Gold" hspace="6" vspace="3" width="300" height="237" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Meskipun hari-hari ini harga emas fisik di pasaran Indonesia di kisaran Rp 345 ribu/gram tidak bisa dibilang murah, sesungguhnya relatif terhadap harga emas dunia – kita lagi beruntung, harga emas dalam Rupiah lagi murah-murahnya bila dibandingkan dengan harga emas setahun yang lalu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Bila dalam setahun terakhir harga emas dunia dalam US$ mengalami kenaikan sekitar&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;19 % dan dalam Euro mengalami kenaikan sekitar 11 %; Dengan uang Rupiah kita yang lagi perkasa – harga emas atau Dinar dalam Rupiah turun 9 %.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Kinerja Rupiah yang tidak biasa, yang keperkasaannya melebihi mata uang-mata uang kuat dunia ini di satu sisi menggembirakan karena tidak hanya kita bisa membeli emas atau Dinar dengan relatif murah; tetapi juga inflasi terhadap barang-barang impor yang mau nggak mau masih kita perlukan menjadi rendah. Saat ini adalah kesempatan yang baik bagi Anda yang mau ganti komputer misalnya, karena komputer juga lagi murah…dlsb.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Di sisi lain kita juga perlu waspada karena bila situasi ini berlangsung dalam waktu yang lama, belum tentu menguntungkan negeri ini. Konsumsi barang impor akan meningkat sedangkan ekspor akan kurang dapat bersaing.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Hal lain yang juga perlu diwaspadai adalah ketika Rupiah kembali ke jalurnya semula, yang cenderung berkinerja lebih lemah dari mata uang kuat lainnya di dunia – ada kemungkinan harga emas dalam Rupiah akan melonjak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/10th.jpg" border="0" alt="Ten Years Gold" title="Ten Years Gold" hspace="3" vspace="3" width="300" height="237" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Perhatikan misalnya grafik disamping;&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dalam 10 tahun terakhir harga emas dalam Rupiah naik sekitar 406%, sementara dalam US$ hanya naik 294% dan dalam Euro hanya naik 190%. Artinya kinerja Rupiah setahun terakhir yang lebih kuat dari US$ dan Euro, lagi tidak sejalan dengan kinerja jangka panjangnya yang cenderung lebih lemah dari kedua mata uang kuat tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Ketika Anda berenang melawan arus, maka Anda akan lebih cepat capek karena tenaga Anda terkuras.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Demikianlah yang nampaknya terjadi dengan Rupiah setahun terakhir, mudah-mudahan saja dia tidak cepat capek dan berbalik arah – meskipun kita tetap harus waspadai arus balik ini. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-3563845195272452435?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/3563845195272452435/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/02/emasdinar-diantara-uang-kertas-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/3563845195272452435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/3563845195272452435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/02/emasdinar-diantara-uang-kertas-yang.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-1097537250056429092</id><published>2010-02-22T07:47:00.001+07:00</published><updated>2010-02-22T07:49:46.668+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=357%3Aemas-diantara-yang-pesimis-dan-optimis&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=357%3Aemas-diantara-yang-pesimis-dan-optimis&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zNTc6ZW1hcy1kaWFudGFyYS15YW5nLXBlc2ltaXMtZGFuLW9wdGltaXMmY2F0aWQ9MTpsYXRlc3QtbmV3cyZJdGVtaWQ9NTA=" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#009900;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;EMAS DIANTARA YANG PESIMIS DAN OPTIMIS ...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/naik.jpg" border="0" alt="Kenaikan Harga Emas/Dinar" title="Kenaikan Harga Emas/Dinar" hspace="6" vspace="3" width="300" height="222" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Hari-hari ini bila Anda rajin mengikuti perkembangan harga emas dunia akan melihat trend tahunan yang tidak biasa. Dalam Rupiah harga emas saat ini lebih rendah sekitar 8.5% dibandingkan dengan harga emas setahun lalu – lihat grafik disamping; sebaliknya bila Anda sempat lihat harga emas dunia di Kitco.com – dalam US$ harga emas dunia pagi ini masih 15% lebih tinggi dari harga setahun lalu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Jadi pertanyaannya adalah apakah harga emas saat ini lagi rendah atau lagi tinggi ?, akan naik atau akan turun ?.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Tidak mudah menjawabnya dan bahkan para analis pasar emas dunia-pun berbeda pendapat dalam hal ini. Dalam kaitan harga emas kedepan, saya pisahkan pendapat para analis ini dalam dua holongan – yaitu yang pesimis dan yang optimis (terhadap harga emas).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Yang pesimis pada umumnya melihat emas sebagai komoditi biasa yang harganya naik dan turun sesuai dengan&lt;em&gt;supply&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; dan &lt;em&gt;demand&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;; mereka berpendapat bahwa harga emas dunia saat ini sudah ketinggian dan akan berkecenderungan turun. Bukti yang mereka gunakan adalah kecenderungan menurunnya harga emas yang terjadi dalam dua bulan terakhir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Setelah sempat mencapai angka diatas US$ 1,200/Oz ; saat ini emas hanya diperdagangkan dikisaran US$ 1,093/Oz. Penyebabnya antara lain adalah &lt;em&gt;economic recovery&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; di Amerika Serikat sebagaimana ditunjukkan oleh pertumbuhan GDP negeri itu Kwartal ke IV&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;2009 yang mencapai angka yang fantastis 5.7%.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Pada saat ekonomi baik, orang meninggalkan emas sebagai aset penyimpan nilai modal (capital preservation asset) dan menginvestasikannya kedalam bentuk investasi yang berpotensi memberikan hasil lebih. Maka sejalan dengan proses &lt;em&gt;economic recovery&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; di Amerika yang bisa berlangsung sampai 2012; maka kelompok yang pesimis ini-pun memperkirakan bahwa harga emas akan cenderung turun sampai tahun 2012 – yang saat itu diperkirakannya harga emas hanya akan berada dikisaran US$ 750/Oz.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Kelompok yang optimis melihat data yang sama justru dari sudut pandang yang sebaliknya. Recovery saat ini lebih banyak didorong oleh serangkaian &lt;em&gt;bailout&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; yang berarti pencetakan uang kertas lebih dari biasanya.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Supply uang kertas yang dipaksakan ini pada akhirnya akan mengancurkan daya beli uang kertas itu sendiri. Bila daya beli uang kertas jatuh, maka semua barang akan melonjak nilainya – dan tentu saja juga harga emas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Salah satu pendukung teori ini adalah Marc Faber seperti yang diungkap di &lt;a href="http://www.commodityonline.com/" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;www.commodityonline.com&lt;/a&gt; dua hari lalu. Fund Manager kondang yang berasal dari Swiss ini dalam forum resmi &lt;em&gt;Russia’s Troika Dialog&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; pekan lalu menyatakan “&lt;em&gt;Saya yakin bahwa pemerintahan Amerika akan bangkrut, mungkin tidak besuk, tetapi sebelum ini terjadi mereka akan mencetak uang sangat banyak – dan Anda akan menghadapi inflasi yang sangat tinggi&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Karena langkah yang dilakukan oleh Amerika dalam aksi &lt;em&gt;bailout&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; ini juga dilakukan oleh negara-negara lain seperti Inggris dan negara-negara Eropa Barat lainnya; maka praktis ini akan melanda dunia finansial secara keseluruhan. Langkah apa yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi ini ?; Marc Faber&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;merumuskannya dengan sederhana : “&lt;em&gt;satu hal yang tidak akan pernah saya lakukan adalah menjual emas saya&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Lantas seberapa tinggi harga emas akan naik menurut golongan yang optimis ini ?; perkiraan mereka beberapa kali saya kutip di situs ini, antara lain tanggal 20 November 2009 dengan judul &lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=309:exchange-rate-chaos--setinggi-apa-harga-emas-nantinya&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;Exchange Rate Chaos&lt;/a&gt;. Menurut kelompok ini harga emas akan mencapai US$ 2,000 dalam waktu yang tidak terlalu lama dan tidak dengan susah payah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Lantas bagaimana saya sendiri berpendapat ?; saya cenderung kependapat yang kedua. Meskipun pada saat yang bersamaan saya selalu mengingatkan bahwa dalam jangka pendek harga emas akan terus bergejolak. Bahkan kepada para agen Dinar-pun;&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;setiap membekali mereka saya selalu katakan untuk transaparan dan fair memberikan gambaran prospek Dinar ini ke para nasabahnya. Memang kita optimis Dinar akan berkecenderungan naik dalam jangka panjang; tetapi jalannya akan bergelombang seperti grafik-grafik bulanan, tahunan dan sepuluh tahunan yang ada di situs ini. Jadi dalam jangka pendek harga Dinar tidak hanya bisa naik, bisa juga turun. Wa Allahu A’lam.&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-1097537250056429092?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/1097537250056429092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/02/emas-diantara-yang-pesimis-dan-optimis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/1097537250056429092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/1097537250056429092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/02/emas-diantara-yang-pesimis-dan-optimis.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-2614243577330540476</id><published>2010-01-28T07:19:00.000+07:00</published><updated>2010-01-28T07:21:40.664+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; border-collapse: collapse; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=344%3Aharga-emas-dunia-bad-news-dan-good-news&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=344%3Aharga-emas-dunia-bad-news-dan-good-news&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zNDQ6aGFyZ2EtZW1hcy1kdW5pYS1iYWQtbmV3cy1kYW4tZ29vZC1uZXdzJmNhdGlkPTE6bGF0ZXN0LW5ld3MmSXRlbWlkPTUw" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#009900;"&gt;HARGA EMAS DUNIA: BAD NEWS DAN GOOD NEWS...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/ma1.jpg" border="0" alt="Moving Average" title="Moving Average" hspace="6" vspace="3" width="300" height="234" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Tulisan saya tanggal 25 Januari 2010 lalu memperkenalkan konsep &lt;em&gt;Moving Average&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; atau rata-rata bergerak untuk mengetahui posisi ‘jam 6’,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;pada ayunan bandul jam yang memvisualisasikan pergerakan harga emas sebagai hasil mekanisme pasar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Melengkapi&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;tulisan sebelumnya tersebut, kali ini saya gunakan data yang lebih lama yaitu 11 tahun sejak Januari 2000 untuk harga emas dunia dalam US$/Oz. Data ini saya kumpulkan dari kitco.com karena data yang saya kumpulkan sendiri baru mulai September 2007.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Hasilnya saya sajikan dalam grafik disamping yang menunjukkan pergerakan harga bulanan dan rata-rata bergerak tahunannya. Kita bisa melihat grafik tersebut dari dua sisi, tergantung apakah kita&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;lebih suka kabar baik ,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;kabar buruk atau keduanya. Untuk lengkapnya saya sajikan saja keduanya sebagai berikut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Kabar buruknya adalah harga emas yang beberapa minggu terakhir cenderung turun; masih mungkin terus turun sampai posisi di sekitar&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;‘jam 6’ dari pergerakan harga emas atau bahkan melewatinya. Posisi ‘jam 6’ dari perhitungan rata-rata bergerak tahunan selama 11 tahun terakhir saat ini berada pada kisaran angka US$ 975/Oz.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Karena per pagi ini harga emas dunia berada pada US$ 1098/Oz; maka bila gerakan turun harga emas dunia ini berlanjut, angka yang berpeluang untuk dicapai dalam waktu dekat adalah dikisaran US$ 975/Oz&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;atau berpeluang turun sampai sekitar 11% dari posisi sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Karena saya termasuk orang yang cenderung optimis, maka dari satu kabar buruk ini – ada tiga kabar baik yang saya juga ingin sampaikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Kabar baik pertama adalah namanya bandul jam, tidak selamanya dia berayun ke satu arah. Setelah melewati posisi terendah di ‘jam 6’ dia akan berbalik arah; ini fitrah grafitasi bumi yang juga fitrahnya mekanisme pasar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Kabar baik kedua, trend posisi ‘jam 6’ yang dihasilkan dari perhitungan rata-rata bergerak tahunan – ternyata bergerak naik dari waktu ke waktu – setidaknya ini yang terjadi 11 tahun terakhir. Pergerakan yang ini, bukan karena mekanisme pasar tetapi karena rusaknya daya beli uang kertas terhadap emas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Ringkasnya adalah dalam jangka pendek harga emas bergerak naik turun disebabkan oleh dorongan mekanisme pasar; tetapi dalam jangka panjang nampak dari statistik bahwa harga emas yang dinilai dengan mata uang kertas cenderung terus naik – bukan oleh mekanisme pasar lagi tetapi oleh penurunan nilai uang yang digunakan untuk membeli emas tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Jadi kabar baik ketiganya adalah, Anda yang ingin mengamankan masa depan biaya sekolah anak-anak; biaya kesehatan hari tua, biaya hidup masa pensiun dlsb – Anda insyallah akan menemukan waktu-waktu yang baik untuk membeli emas atau Dinar dalam hari-hari atau minggu-minggu kedepan – mumpung bandul jam bergerak ke posisi ‘jam 6’. Wallahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-2614243577330540476?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/2614243577330540476/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/harga-emas-dunia-bad-news-dan-good-news.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/2614243577330540476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/2614243577330540476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/harga-emas-dunia-bad-news-dan-good-news.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-3661382751293683726</id><published>2010-01-28T07:17:00.001+07:00</published><updated>2010-01-28T07:19:29.619+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; border-collapse: collapse; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=342%3Akearah-mana-harga-emas-akan-di-dorong-oleh-pasar&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=342%3Akearah-mana-harga-emas-akan-di-dorong-oleh-pasar&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zNDI6a2VhcmFoLW1hbmEtaGFyZ2EtZW1hcy1ha2FuLWRpLWRvcm9uZy1vbGVoLXBhc2FyJmNhdGlkPTE6bGF0ZXN0LW5ld3MmSXRlbWlkPTUw" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#006600;"&gt;KEARAH MANA HARGA EMAS AKAN DIDORONG OLEH PASAR...?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/60dma.jpg" border="0" alt="DMA Graph" title="DMA Graph" hspace="6" vspace="3" width="300" height="217" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Seperti bandul jam dinding yang berayun beraturan di sekitar posisi jam 6 karena grafitasi bumi– jam 6 adalah titik terendah dalam lingkaran jam; demikian pula mekanisme pasar membentuk harga. Untuk pasar emas saya pernah menjelaskan hal ini dalam tulisan saya tanggal 31 Juli tahun lalu dengan judul &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=247:kemana-harga-emas-akan-berayun-&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;Kemana Harga Emas Akan Berayun&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Tulisan kali ini menyempurnakan tulisan sebelumnya tersebut dengan fokus pada upaya memahami dimana titik ‘jam 6’ tersebut pada pasar emas. Untuk ini saya gunakan harga emas rata-rata harian untuk 180 hari atau 6 bulan dan rata-rata harian untuk 360 hari atau setahun. Dalam istilah teknis disebut Daily Moving Average (DMA), jadi ada dua DMA yang kita gunakan 180 DMA dan 360 DMA.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dasar pemikirannya adalah harga emas akan bergerak naik turun disekitar angka rata-rata-nya. Bila terlalu tinggi akan tertarik kebawah mendekati harga rata-rata oleh &lt;em&gt;supply&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; dari aksi jual masyarakat, dan sebaliknya bila terlalu rendah akan tertarik keatas oleh kenaikan &lt;em&gt;demand&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; dari aksi beli masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dari data harga emas di pasar Indonesia yang dikumpulkan oleh GeraiDinar sejak pertengahan September 2007, kita bisa sajikan pergerakan harga ini lengkap dengan grafik 180 DMA dan 360 DMA-nya seperti diatas. Lantas bagaimana kita membaca grafik tersebut ?.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Pada posisi penutupan pekan lalu, harga jual emas di emas24.com maupun geraidinar.com adalah berada pada angka Rp 339,196/gram; sedangkan angka DMA pada tanggal penutupan tersebut masing-masing berada pada Rp 332,091/gram (180DMA) dan Rp 330,068/gram (360DMA).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Jadi seperti bandul jam saja, harga emas sekarang masing lebih tinggi dari DMA-nya atau masih mungkin berayun kebawah kearah Rp 332 ribu, Rp 330 ribu atau bahkan lebih rendah dari itu – sebelum akhirnya terayun balik keatas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Bagi investor jangka panjang, ayunan ini tidak perlu menjadi pikiran karena DMA untuk jangka panjang (360 DMA) cenderung lurus keatas. Artinya semakin panjang fokus investasi kita, semakin jelas arah hasilnya – yaitu positif keatas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Sebaliknya untuk jangka pendek – 6 bulan atau kurang misalnya; arah gerakan harga ini masih naik turun seperti yang ditunjukkan oleh grafik 180 DMA tersebt. Itulah sebabnya saya tidak pernah menganjurkan Anda untuk berspekulasi dengan harga emas jangka pendek. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-3661382751293683726?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/3661382751293683726/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/kearah-mana-harga-emas-akan-didorong.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/3661382751293683726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/3661382751293683726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/kearah-mana-harga-emas-akan-didorong.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-1216911363229604778</id><published>2010-01-28T07:04:00.001+07:00</published><updated>2010-01-28T07:16:31.393+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; border-collapse: collapse; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=341%3Amemahami-gerakan-harga-emas-dari-kekuatan-uang-kertas&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=341%3Amemahami-gerakan-harga-emas-dari-kekuatan-uang-kertas&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zNDE6bWVtYWhhbWktZ2VyYWthbi1oYXJnYS1lbWFzLWRhcmkta2VrdWF0YW4tdWFuZy1rZXJ0YXMmY2F0aWQ9MTpsYXRlc3QtbmV3cyZJdGVtaWQ9NTA=" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#009900;"&gt;MEMAHAMI GERAKAN HARGA EMAS DARI KEKUATAN UANG KERTAS...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/goldnindex.jpg" border="0" alt="Gold vs US$ Index" title="Gold vs US$ Index" hspace="6" vspace="3" width="300" height="374" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Pagi ini harga emas dunia turun significant ke angka US$ 1,114.3/ Oz ketika artikel ini saya tulis. Seperti biasa ketika harga naik atau turun significant banyak email, sms, bbm dlsb. yang sampai ke saya menanyakan penyebabnya. Untuk menghemat waktu saya menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, tulisan ini mudah-mudahan dapat memuaskan keingin tahuan para pengunjung situs ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ada dua hal yang menjadi pendorong naik turunnya emas dunia, yang pertama tentu pergerakan &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;supply and demand&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;. Bila yang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;menjual banyak sedangkan yang membeli sedikit otomatis harga turun. Demikian pula sebaliknya, bila yang membeli banyak sedangkan yang mau menjual sedikit maka harga akan naik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Karena harga emas yang kita bicarakan adalah harga emas secara global; maka &lt;em&gt;supply and demand&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;-nya pun untuk skala global. &lt;em&gt;Supply and demand&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; dalam skala mikro, seperti para pembeli/penjual emas/Dinar di GeraiDinar; Logam Mulia, toko-toko emas di Cikini, Melawai dlsb. tidak memberi pengaruh pada pergerakan harga global ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Pergerakan harga yang dipengaruhi oleh &lt;em&gt;supply and demand&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;ini dapat Anda ikuti setiap saat dari situsnya kitco.com.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Pendorong naik turunnya harga emas yang kedua adalah kekuatan mata uang yang dipakai untuk membelinya. Karena harga emas dunia pada umumnya dinilai dalam US$ maka kekuatan mata uang US$ juga sangat menentukan naik turunnya harga emas dunia ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Yang terakhir inilah yang mempengaruhi secara significant atas turunnya harga emas dunia dalam perdagangan hari kemarin. Anda bisa lihat pada grafik yang saya sajikan diatas, penurunan harga emas berjalan nyaris simetris dengan naiknya kekuatan US$ yang diukur dengan US$ Index.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Saya katakan nyaris simetris karena tidak sepenuhnya simetris; perbedaannya terletak pada faktor pertama yang saya jelaskan diatas – yaitu faktor &lt;em&gt;supply and demand&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Karena pentingnya informasi kekuatan mata uang US$ ini dalam memahami pergerakan harga emas dunia, maka mulai hari ini informasi US$ Index termasuk yang saya sajikan di halaman utama situs ini yaitu di &lt;em&gt;sidebar &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;kiri dibawah informasi harga emas. Ini untuk melengkapi informasi Rupiah Index yang sudah lebih dahulu saya tampilkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dengan informasi US$ Index dan Rupiah Index secara &lt;em&gt;real time&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; ini, Insyallah Anda akan lebih mudah memahami latar belakang yang menjadi pendorong naik turunnya harga emas yang menjadi sajian utama situs ini. Mudah-mudahan bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-1216911363229604778?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/1216911363229604778/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/memahami-gerakan-harga-emas-dari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/1216911363229604778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/1216911363229604778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/memahami-gerakan-harga-emas-dari.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-8871159948054250852</id><published>2010-01-28T07:01:00.000+07:00</published><updated>2010-01-28T07:04:53.722+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=339%3Atrend-harga-emas-dunia-kemana-arahnya-&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=339%3Atrend-harga-emas-dunia-kemana-arahnya-&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zMzk6dHJlbmQtaGFyZ2EtZW1hcy1kdW5pYS1rZW1hbmEtYXJhaG55YS0mY2F0aWQ9MTpsYXRlc3QtbmV3cyZJdGVtaWQ9NTA=" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#006600;"&gt;TREN HARGA EMAS DUNIA, KEMANA ARAHNYA?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/goldhigh.jpg" border="0" alt="Higher Highs" title="Higher Highs" hspace="6" vspace="3" width="300" height="176" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Di pasar saham ada teori yang sangat terkenal yang disebut&lt;em&gt;Dow Theory&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; mengambil nama penemunya Charles H. Dow (1851 – 1902) yang juga pendiri&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Dow Jones. Teori ini pula yang mendasari &lt;em&gt;technical analysis&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; yang dipakai para praktisi pasar saham dan sejenisnya hingga jaman modern ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Karena kemiripan pasar saham dengan pasar emas dalam skala global, maka &lt;em&gt;Dow Theory&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; ini juga dapat digunakan untuk menganalisa perilaku pasar emas dunia. Pada tulisan ini saya menggunakan bagian dari &lt;em&gt;Dow Theory&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; yang berbunyi kurang lebih begini “&lt;em&gt;Bila barang ekonomi memiliki pola titik-titik tertinggi yang semakin tinggi (higher highs) dan titik-titik terendah yang juga semakin tinggi (higher lows), maka barang ekonomi tersebut sedang berada pada kecenderungan menaik (uptrend)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Apakah &lt;em&gt;uptrend&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; yang dipersyaratkan oleh &lt;em&gt;Dow Theory&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; ini nampak dalam pasar emas dunia beberapa tahun terakhir ?. Jawabannya sangat jelas nampak. Anda bisa perhatikan grafik diatas untuk mendeteksi titik-titik tertinggi yang semakin tinggi (higher highs) tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Saya juga sajikan grafik lain yang lebih pendek jaraknya untuk bisa menjelaskan titik-titik terendah yang semakin tinggi (higher lows) pada grafik dibawah ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/goldlow.jpg" border="0" alt="Higher Lows" title="Higher Lows" hspace="6" vspace="3" width="300" height="187" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dari grafik tersebut kita bisa melihat bahwa sejak emas menembus angka US$ 1,000/Oz September 2009 lalu, kemudian melesat ke angka diatas US$ 1,200/Oz pada awal Desember, emas terkoreksi secara significant di bulan yang sama. Namun kita tahu koreksi ini ternyata tidak berhasil membawa harga emas dunia ke angka dibawah US$ 1,000/Oz; koreksi ini hanya berakhir pada angka US$ 1,075/Oz yang terjadi pada tanggal 22 Desember 2009. Inilah yang disebut titik terendah yang semakin tinggi (higher low)&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Jadi paling tidak pada masa depan yang masih bisa diperkirakan dari data yang ada saat ini ( foreseeable future), trend harga emas dunia masih berada pada kecenderungan naik (uptrend).&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Namun perlu diingat bahwa harga emas dunia ini dihitung dengan US$, trendnya dalam Rupiah bisa saja berbeda tergantung dengan bagaimana kinerja Rupiah kedepan dibandingkan dengan US$.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Bahwasanya kita membeli emas di Indonesia dengan uang Rupiah kita, saat ini sesungguhnya merupakan kesempatan yang luar biasa. Kita dapat membeli emas/Dinar pada harga yang relatif rendah di tengah harga emas dunia yang lagi berada pada &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;uptrend&lt;/span&gt;  !. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-8871159948054250852?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/8871159948054250852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/tren-harga-emas-dunia-kemana-arahnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/8871159948054250852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/8871159948054250852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/tren-harga-emas-dunia-kemana-arahnya.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-1756331040898478592</id><published>2010-01-28T06:56:00.001+07:00</published><updated>2010-01-28T07:01:28.313+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=338%3Asurvival-kit-untuk-kondisi-darurat&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=338%3Asurvival-kit-untuk-kondisi-darurat&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zMzg6c3Vydml2YWwta2l0LXVudHVrLWtvbmRpc2ktZGFydXJhdCZjYXRpZD0xOmxhdGVzdC1uZXdzJkl0ZW1pZD01MA==" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#990000;"&gt;SURVIVAL KIT UNTUK KONDISI DARURAT...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/goldbarter.jpg" border="0" alt="Gold Barter Kit" title="Gold Barter kit" hspace="6" vspace="3" width="240" height="158" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ada bagian menarik dari buku-buku sejarah perang Dunia II yang jarang menjadi perhatian, bagian ini adalah yang membahas perbekalan standar para pilot tempur kala itu yang konon berlanjut sampai sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Bekal apa kiranya yang harus ada&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;pada &lt;em&gt;checklist&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; para pilot tersebut sebelum terbang &lt;em&gt;on mission&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; memasuki wilayah musuh ?, ternyata salah satu bekal wajibnya adalah sejumlah koin emas dan kadang juga dilengkapi cincin emas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Mengapa koin/cincin emas menjadi menu wajib di bekal para pilot ini ?, sederhana alasannya yaitu bila sang pilot tertembak jatuh di wilayah musuh – koin atau cincin emas inilah yang selalu bisa menjadi &lt;em&gt;survival kit&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; yang laku ditukar barang apa saja di wilayah manapun di seluruh dunia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Foto di atas misalnya adalah &lt;em&gt;survival kit&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; yang disebut&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;em&gt;United States Government&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Escape and Evasion Barter Kit&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;. Koin-koin dan cincin emas ini ditaruh dalam kotak kotak karet hitam dan di segel. Diluarnya ditulis ‘&lt;em&gt;If Found Return to ComNavAirLant (CNAL 34) Norfolk, Virginia’&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Para &lt;em&gt;war strategist&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; nampaknya tahu betul bahwa hanya emas yang berlaku universal bahkan di pedalaman wilayah musuh sekalipun. Untuk memudahkan para pilot, bentuk koin dan cincin dipilih karena satuannya yang relatif kecil – namun nilai tukarnya tinggi sehingga cukup untuk bekal hidup para pilot yang jatuh di wilayah musuh sampai mereka bisa diselamatkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/dinarkit.png" border="0" alt="Dinar Survival Kit" title="Dinar Survival Kit" hspace="6" vspace="3" width="215" height="209" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Kita memang bukan pilot tempur dan kita juga tidak lagi berperang, namun&lt;em&gt;survival kit&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; tersebut juga kita perlukan untuk mengantisipasi kondisi-kondisi krisis yang tidak kita harapkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Krisis ini bisa bersifat umum seperti krisis moneter – yang kita alami tahun 1997/1998 dan krisis hiper inflasi yang kita alami di tahun 1965; bisa pula bersifat pribadi seperti krisis kehilangan pekerjaan, anak sakit dlsb.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Bentuk krisis atau kondisi daurat-nya bisa berbeda, namun&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;koin emas tetap dapat menjadi bagian dari &lt;em&gt;survival kit&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; yang sangat berguna pada saat diperlukan. Dengan daya belinya yang terjaga sepanjang waktu, koin emas seperti Dinar insyallah bisa mendampingi Anda melalui masa krisis yang tidak Anda harapkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Jadi bukan hanya kotak PPPK yang seharusnya ada di setiap rumah; &lt;em&gt;survival kit&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; berisi beberapa koin emas bisa sangat membantu di masa sulit&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;– Insyallah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-1756331040898478592?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/1756331040898478592/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/survival-kit-untuk-kondisi-darurat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/1756331040898478592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/1756331040898478592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/survival-kit-untuk-kondisi-darurat.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-1428169102270435488</id><published>2010-01-14T07:12:00.001+07:00</published><updated>2010-01-14T07:14:44.299+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=336%3Aselagi-rupiah-perkasa-dinar-sangat-murah&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=336%3Aselagi-rupiah-perkasa-dinar-sangat-murah&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zMzY6c2VsYWdpLXJ1cGlhaC1wZXJrYXNhLWRpbmFyLXNhbmdhdC1tdXJhaCZjYXRpZD0xOmxhdGVzdC1uZXdzJkl0ZW1pZD01MA==" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000099;"&gt;SELAGI RUPIAH PERKASA: DINAR SANGAT MURAH...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" class="createdate" style="height: 20px; vertical-align: top; font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; padding-bottom: 5px; padding-top: 0px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/oneyear.jpg" border="0" alt="One Year" title="One Year" hspace="6" vspace="3" width="300" height="212" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Bagi yang rajin mengamati grafik-grafik kecil di situs ini ,&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;hari-hari ini akan melihat posisi harga Dinar yang tidak biasa di grafik tersebut. Khususnya pada grafik yang menggambarkan trend harga Dinar setahun terakhir.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Trend kenaikan yang biasanya berwarna biru positif, kini berwarna merah negatif. Bahkan angka negatifnya cukup besar, yaitu pagi ini mencapai – 8.84%. Mengapa hal ini bisa terjadi ?,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;keperkasaan Rupiah jawabannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dalam grafik tahunan, 12 bulan terakhir dihitung dari Februari 2009 sampai Januari 2010. Bulan Februari tahun 2009 lalu, emas dunia berada pada kisaran US$ 943/Oz dan Rupiah berada pada kisaran Rp 11,800/US$. Dinar saat itu berada pada kisaran Rp 1,550,000. Jadi dibandingkan dengan harga Dinar Februari 2009, Dinar saat ini tengah mengalami penurunan sekitar 8.84 % tersebut diats. Namun kalau dibandingakan Januari 2009, harga Dinar saat ini masih 7.20 %&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;naik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Bila kita lihat harga emas Dunia Januari tahun lalu yang berada pada angka US$ 858.69; maka harga emas dunia pagi ini US$ 1,130.55 telah mengalami kenaikan 31.65% .&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Artinya apa ini semua ?, harga emas dunia sebenarnya masih berada pada periode mahal; karena keperkasaan Rupiah yang lagi luar biasa-lah yang membuat Dinar nampak murah saat ini. Rupiah yang mengalami penguatan dari Rp 11,800/US$ ke Rp 9,175/US$ atau penguatan sekitar 22% membuat&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;kita bisa menikmati emas atau Dinar yang relatif murah hari-hari ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Bukan hanya Dinar sebenarnya yang lagi murah, seluruh benda riil yang asalnya dari luar negeri yang diimpor dengan nilai US$ - juga menjadi terasa relatif murah saat ini. Waktu yang baik bagi Anda yang hendak mengganti notebook-nya, handphone dlsb.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Hanya saja masa-masa keperkasaan Rupiah seperti saat ini tidak selamanya baik bagi ekonomi negeri ini secara makro. Para eksportir kita akan menurun daya saingnya di pasar internasional bila Rupiah terus menguat. Atas pertimbangan ini pula-lah kemungkinan besarnya para pengambil keputusan negeri ini juga tidak akan membiarkan Rupiah terlalu kuat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Jadi selagi Rupiah perkasa…; proteksi keperkasaan tersebut dengan mengkonversinya ke benda riil yang dapat menyimpan nilai atau daya beli dalam jangka panjang…semoga bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:Helvetica;font-size:100%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-1428169102270435488?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/1428169102270435488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/selagi-rupiah-perkasa-dinar-sangat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/1428169102270435488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/1428169102270435488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/selagi-rupiah-perkasa-dinar-sangat.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-4350041677524759069</id><published>2010-01-14T07:09:00.001+07:00</published><updated>2010-01-14T07:12:20.632+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; border-collapse: collapse; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=335%3Abanjir-dollar-2010--apa-dampaknya-pada-harga-emas-dunia&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=335%3Abanjir-dollar-2010--apa-dampaknya-pada-harga-emas-dunia&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zMzU6YmFuamlyLWRvbGxhci0yMDEwLS1hcGEtZGFtcGFrbnlhLXBhZGEtaGFyZ2EtZW1hcy1kdW5pYSZjYXRpZD0xOmxhdGVzdC1uZXdzJkl0ZW1pZD01MA==" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#990000;"&gt;BANJIR DOLLAR 2010: APA DAMPAKNYA PADA HARGA EMAS DUNIA ...?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" class="createdate" style="height: 20px; vertical-align: top; font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; padding-bottom: 5px; padding-top: 0px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/rumus.jpg" border="0" alt="Equity of Exchange" title="Equity of Exchange" hspace="6" vspace="3" width="240" height="151" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Hari ini ada tulisan menarik di harian Republika (11/01/10) dengan judul&lt;em&gt;Meraba Likuiditas 2010&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Dalam tulisan ini antara lain dikutip pernyataan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani beberapa waktu lalu yang menyatakan bahwa tahun 2010 akan diwarnai ‘banjir’ Dollar AS dalam jumlah yang sangat besar, mencapai US$ 2.4 trilyun !.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Saya berasumsi bahwa sebagai Menteri Keuangan, Ibu Menteri tentu tidak sembarang mengeluarkan pernyataan. Pernyataannya sudah seharusnya didasari oleh pengetahuan yang sangat dalam dan di support oleh team yang juga sangat menguasai bidangnya.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Maka saya dalam tulisan ini menganggap pernyataan tersebut sebagai prediksi yang peluang kebenarannya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan peluang kelirunya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dengan asumsi bahwa benar tahun 2010 Dollar AS akan membanjiri pasar internasional, lantas apa dampak ‘banjir’ Dollar tersebut pada harga emas dunia ?.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Untuk menjawab pertanyaan ini saya menggunakan Teori Kwantitas yang terkenal dengan &lt;em&gt;equation of exchange&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;-nya seperti dalam rumus diatas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;M adalah jumlah uang yang beredar, berdasarkan pernyataan Ibu Menteri tersebut diatas, maka M inilah yang akan melonjak tinggi di tahun ini 2010. V adalah kecepatan uang berputar, para ahli secara umum meragukan akan ada perubahan yang berarti karena ekonomi secara global sesungguhnya belum benar-benar pulih dari krisis sejak tahun lalu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Karena V yang tidak berputar lebih cepat dari sebelumnya, &lt;em&gt;out put&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; sektor riil berupa barang dan jasa (Q) juga tidak akan banyak berubah. Bila dalam satu persamaan, sisi kiri melonjak tajam – maka sisi kanan juga akan mengikuti. Karena satu unsur di sisi kanan akan relatif tetap (Q), maka tinggal satu unsur lagi disisi kanan yang bisa mengimbangi kenaikan M di sisi kiri. Unsur ini adalah P atau tingkat harga barang-barang dan jasa secara umum.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Jadi melonjaknya jumlah Uang US$ di pasar tahun ini, yang kemungkinan besarnya tidak diikuti oleh kenikan &lt;em&gt;out put&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;sektor riil yang sepadan – akan berdampak pada naiknya harga barang dan jasa secara significant – dalam satuan mata uang US$.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Harga emas internasional selama ini masih dibeli (dinilai) dengan US$; maka harga emas dalam US$ juga akan mengalami kenaikan yang siginificant sepanjang tahun ini sejalan dengan kenaikan harga-harga barang dan jasa lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Harga emas pada pembukaan di pasar Sydney pagi ini yang melonjak sampai angka US$ 1,156.90/Oz bisa jadi adalah bagian dari &lt;em&gt;symptoms&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; ‘banjir’ Dollar AS tersebut diatas. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:Helvetica;font-size:100%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-4350041677524759069?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/4350041677524759069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/banjir-dollar-2010-apa-dampaknya-pada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/4350041677524759069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/4350041677524759069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/banjir-dollar-2010-apa-dampaknya-pada.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-344057684216596439</id><published>2010-01-14T07:08:00.000+07:00</published><updated>2010-01-14T07:09:49.590+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=334%3Aentrepreneurship-beranikah-anda-membakar-kapal-anda&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=334%3Aentrepreneurship-beranikah-anda-membakar-kapal-anda&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zMzQ6ZW50cmVwcmVuZXVyc2hpcC1iZXJhbmlrYWgtYW5kYS1tZW1iYWthci1rYXBhbC1hbmRhJmNhdGlkPTE6bGF0ZXN0LW5ld3MmSXRlbWlkPTUw" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#006600;"&gt;ENTREPRENEURSHIP: BERANIKAH ANDA MEMBAKAR KAPAL ANDA...?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" class="createdate" style="height: 20px; vertical-align: top; font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; padding-bottom: 5px; padding-top: 0px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/shipburn.jpg" border="0" alt="Burning The Ship" title="Burning The Ship" hspace="6" vspace="3" width="240" height="221" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dalam sejarah Islam ada panglima perang yang memiliki strategi luar biasa, benar-benar luar biasa karena tidak pernah dilakukan oleh siapapun&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;sebelumnya. Panglima perang tersebut adalah Thariq Bin Ziyad yang pada tahun 97 H (sekitar tahun 710 Masehi) memimpin 7,000 pasukan Islam memasuki Spanyol yang dijaga oleh 25,000 pasukan pimpinan Raja Roderick.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Untuk menyemangati pasukannya agar tidak gentar melawan musuh yang memiliki kekuatan jauh lebih besar, dan agar tidak ada satupun dari pasukaannya yang berpikir untuk ambil langkah mundur&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;- apa yang di lakukan Thariq ?, dia membakar seluruh kapal-kapal yang dipakai pasukannya untuk mencapai pantai tenggara Spanyol. Ketika pasukannya bertanya-tanya tentang apa yang dilakukan sang panglima ini, Thariq menjawabnya dengan pidato yang terkenal sbb :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;“&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); "&gt;&lt;em&gt;Wahai saudara-saudaraku, lautan ada di belakang kalian, musuh ada di depan kalian, ke manakah kalian akan lari?, Demi Allah, yang kalian miliki hanyalah kejujuran dan kesabaran. Ketahuilah bahwa di pulau ini kalian lebih terlantar dari pada anak yatim yang ada di lingkungan orang-orang hina. Musuh kalian telah menyambut dengan pasukan dan senjata mereka. Kekuatan mereka sangat besar, sementara kalian tanpa perlindungan selain pedang-pedang kalian, tanpa kekuatan selain dari barang-barang yang kalian rampas dari tangan musuh kalian. Seandainya pada hari-hari ini kalian masih tetap sengsara seperti ini, tanpa adanya perubahan yang berarti, niscaya nama baik kalian akan hilang, rasa gentar yang ada pada hati musuh akan berganti menjadi berani kepada kalian. Oleh karena itu, pertahankanlah jiwa kalian&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); "&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Helvetica; "&gt;Tekad yang sangat kuat untuk hidup mulia atau mati syahid “&lt;em&gt;Isy Kariman au Mut Syahidan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Helvetica; "&gt;” inilah yang dapat membawa kejayaan Islam dari waktu ke waktu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Helvetica; "&gt;Kita tahu akhirnya dalam sejarah bahwa diawali oleh tekad yang sangat kuat dan kebergantungan kepada Allah semata tersebut, Islam menjangkau wilayah yang paling luas beberapa puluh tahun kemudian setelah strategi ini ditempuh Thariq dan pasukan-pasukannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Helvetica; "&gt;Ketika cerita tentang Thariq ini diajarkan secara turun temurun baik di dunia Islam maupun diluar Islam, maka sekitar 800 tahun kemudian, kurang lebih sepuluh generasi setelah Islam masuk Spanyol – anak keturunan bangsa Spanyol yang bernama Hernando Cortez - pun meniru bulat-bulat strategi Thariq tersebut diatas ketika ia memimpin ekspedisi penaklukan ke Mexico.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Helvetica; "&gt;Hernando Cortez yang memimpin expedisi penaklukan bangsa Aztecs untuk merebut emas dan harta-harta lainnya ini membakar keseluruhan 11 kapal yang digunakan untuk membawa pasukannya mencapai daratan Mexico. Dengan demikian tidak ada pikiran untuk mundur, jalan hanya satu arah yaitu maju kedepan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Helvetica; "&gt;Kita juga tahu hasil dari kebulatan tekat Hernando Cortez ini, sampai sekarang bahasa resmi yang dipakai di Mexico adalah bahasa Spanyol. Ini menunjukkan betapa berhasilnya Hernando Cortez meniru strategi Thariq Bin Ziyad dalam upayanya untuk menaklukkan Mexico yang menjadi jajahan Spanyol sampai beratus tahun kemudian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Helvetica; "&gt;Kalau seorang Hernando Cortez saja bisa belajar dan menikmati ke-sukses-an dari meniru strategi&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Panglima Perang Islam Thariq Bin Ziyad, masa kita umat Islam di masa kini tidak bisa mencapai kesuksesan dengan belajar dari keberhasilan tokoh pejuang sekaliber Thariq ini ?.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Helvetica; "&gt;Kalaulah medan kita bukan atau belum medan perang saat ini, minimal strategi Thariq dengan membakar kapal ini bisa kita terapkan di tekad kita untuk membangun usaha, untuk meninggalkan tempat kerja yang kita ragukan ‘kebersihan’-nya misalnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Helvetica; "&gt;Dari pengalaman saya berinteraksi dengan sekian banyak peserta Pesantren Wirausaha dan juga peserta yang ikut pelatihan CIED (Center for Islamic Entrepreneurship Development) , penghalang terbesar dari setiap peserta yang ingin menjadi entrepreneur adalah keberaniannya untuk benar-benar&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;terjun ke usaha – serta benar-benar meninggalkan pekerjaan sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Helvetica; "&gt;Pengalaman saya sendiri-pun menunjukkan demikian; tidak kurang dari enam kali usaha berwiraswasta yang saya lakukan diluar jam kantor - ketika saya masih aktif sebagai eksekuitif ; tidak satupun yang berhasil. Yang ketujuh, kedelapan dan seterusnya insyaallah berhasil karena kapal saya benar-benar saya bakar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Helvetica; "&gt;Untuk mencapai karir puncak di Industri asuransi &amp;amp; investasi di usia muda,  dengan sangat bersusah payah saya peroleh gelar profesi yang paling tinggi di New Zealand, Australia dan Inggris. Sangat sedikit professional asuransi &amp;amp; investasi Indonesia yang mencapai pengakuan semacam ini. Namun sejak lahirnya fatwa MUI bahwa bunga bank haram awal 2004 ( Fatwa No 1 Tahun 2004 Tentang Bunga), tidak ada lagi yang perlu diperdebatkan mengenai keharaman bunga bank dan produk-produk yang terkait dengannya di dunia finansial - maka pekerjaan saya sebelumnya harus saya tinggalkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Helvetica; "&gt;Maka alhamdulillah kapal yang namanya gelar professional dan karir puncak di industri finansial tersebut telah habis saya bakar dua tahun lalu. Sejak saat itu, mirip yang dilakukan oleh Thariq dan juga Cortez, medan ‘pertempuran’ saya menjadi medan ‘pertempuran’ yang sama sekali baru. Tidak mudah, tetapi juga tidak mustahil – hanya pertolongan Allah-lah yang menjadikan yang sukar itu mudah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Helvetica; "&gt;Jadi bagi Anda yang ingin pindah &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;quadrant&lt;/span&gt; dari pegawai/eksekutif ke pengusaha, bila Anda berani membakar kapal Anda,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Insyallah Andapun juga bisa berhasil….!. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-344057684216596439?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/344057684216596439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/entrepreneurship-beranikah-anda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/344057684216596439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/344057684216596439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/entrepreneurship-beranikah-anda.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-1532225012019260967</id><published>2010-01-08T07:27:00.001+07:00</published><updated>2010-01-08T07:30:23.245+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=332%3Aannus-horribilis-untuk-us&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=332%3Aannus-horribilis-untuk-us&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zMzI6YW5udXMtaG9ycmliaWxpcy11bnR1ay11cyZjYXRpZD0xOmxhdGVzdC1uZXdzJkl0ZW1pZD01MA==" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#009900;"&gt;ANNUS HORRIBILIS UNTUK US$...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" class="createdate" style="height: 20px; vertical-align: top; font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; padding-bottom: 5px; padding-top: 0px; "&gt;Wednesday, 06 January 2010 08:05&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/usvalue.jpg" border="0" alt="US$ Value" title="US$ Value" hspace="6" vspace="3" width="300" height="205" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;em&gt;Annus Horribilis&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; diambil dari bahasa latin yang berarti &lt;em&gt;horrible year&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; atau tahun yang sangat buruk. Istilah ini dipopulerkan oleh ratu Elizabeth II dari Inggris pada akhir tahun 1992, untuk menggambarkan betapa buruknya tahun itu. Pada tahun tersebutlah dua anaknya bercerai dari istri-istrinya; Pangeran Andrew bercerai dengan Sarah (Maret 1992) dan Pangeran Charles bercerai dengan Lady Di (Desember, 1992).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Istilah ini belakangan banyak digunakan lagi, bukan untuk menggambarkan kondisi keluarga kerajaan – tetapi untuk menggambarkan kondisi ekonomi di berbagai negara. Dunia yang dilanda krisis sejak tahun sebelumnya (2008), belum sepenuhnya bisa pulih di tahun 2009. Bahkan di bulan Desember 2009, sinyal-sinyal krisis masih nampak jelas dengan munculnya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=314:pelajaran-dari-krisis-dubai-a-century&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;krisis di Dubai&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Bagi para pelaku pasar, khususnya pasar emas Dunia – gejala krisis juga jelas terbaca dari kinerja harga emas dunia yang dinilai dalam US$. Akhir tahun 2009, harga emas dunia ditutup pada harga US$ 1,097.25/Oz atau mengalami kenaikan 26% dari akhir tahun sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Mengapa harga emas yang terus menjulang dalam US$ ini pertanda buruk bagi US$ ?. Sederhana jawabannya, emas merepresentasikan benda riil yang memiliki daya beli tetap sepanjang zaman. Satu kambing di zaman Nabi SAW seharga 1 Dinar (4.25 gram emas), satu Dinar tetap dapat untuk membeli kambing pula sekarang. Mobil keluarga &lt;em&gt;entry level&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; dapat dibeli seharga 110 Dinar (15 Oz) pada tahun 1935; dengan uang Dinar yang sama saat ini kita juga tetap dapat membeli mobil keluarga kelas &lt;em&gt;entry level&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; – baru !.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Artinya bahwa bila dibandingkan dengan emas, US$ terus mengalami penurunan daya beli yang sangat significant. Masyalahnya adalah penurunan ini belum nampak akan berhenti, jadi sampai berapa rendah nantinya daya beli US$ ini ? hanya Allah-lah yang tahu. Yang jelas berdasarkan statistik harga emas dunia&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;sejak awal milenium baru Januari 2000, nilai US$ kini tinggal 25% saja dibandingkan dengan daya belinya di awal milenium tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Ibarat naik pesawat yang terus menukik kebawah dan si kapten tidak nampak bisa menguasai kendali, apakah kita akan tetap menunggu sampai pesawat menyentuh tanah dan hancur berkeping-keping ?. Saya tentu akan pilih tidak menunggu, saya akan pilih melompat selagi parasut itu ada.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Parasut ini bisa berupa emas/Dinar; sawah –ladang, ternak, property produktif, barang dagangan yang mudah dijual dlsb.dlsb. Parasut ini bukan mata uang kertas lain, karena kalau terjadi sesuatu dengan US$ - mata uang kertas lain akan tersedot ke pusaran krisisnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Anda-pun bisa memilih parasut Anda sesuai dengan minat dan kemampuan Anda untuk mengelolanya. Insyaallah kita bisa selamat dari US$ &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;crash&lt;/span&gt;&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;yang kita tidak tahu kapan tetapi arahnya sudah sangat jelas…Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:Helvetica;font-size:100%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-1532225012019260967?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/1532225012019260967/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/annus-horribilis-untuk-us.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/1532225012019260967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/1532225012019260967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/annus-horribilis-untuk-us.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-5707944517129897280</id><published>2010-01-08T07:25:00.000+07:00</published><updated>2010-01-08T07:27:20.259+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=331%3Ajaga-mudamu-sebelum-pensiunmu&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=331%3Ajaga-mudamu-sebelum-pensiunmu&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zMzE6amFnYS1tdWRhbXUtc2ViZWx1bS1wZW5zaXVubXUmY2F0aWQ9MTpsYXRlc3QtbmV3cyZJdGVtaWQ9NTA=" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#009900;"&gt;JAGA MUDAMU SEBELUM PENSIUNMU...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/pension.jpg" border="0" alt="Pension Fund" title="Pension Fund" hspace="6" vspace="3" width="300" height="289" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Di awal tahun 50-an ada ekonom kondang Ludwig Von Mises yang menggambarkan kondisi para pensiunan di Amerika Serikat sebagai orang-orang yang di-&lt;em&gt;authanasia&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;-kan oleh pemerintahnya (seperti orang sakit keras yang dibiarkan meninggal tanpa pertolongan ). Tulisannya yang berjudul&lt;em&gt;Authanasia of the Pension Funds&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; intinya menguraikan bagaimana para pensiunan menderita dengan daya beli yang terus menurun karena faktor inflasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;60 tahun kemudian sampai hari ini,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;para pensiunan di Amerika dan juga para pensiunan di seluruh dunia yang mengikuti system ekonomi ribawi-nya – tetap saja secara umum menderita secara finansial dan seolah masih juga di –&lt;em&gt;authanasia&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;-kan oleh pemerintahnya masing-masing yang tidak mampu mengendalikan inflasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Bila inflasi menyengsarakan para pensiunan, apakah lantas kondisi sebaliknya bila terjadi deflasi akan memakmurkan mereka ?. Ternyata tidak juga. Di negeri yang sama Amerika Serikat, yang saat ini tingkat suku bunganya mendekati nol persen – ternyata para pensiunan juga malah terancam kelangsungan penerimaan dana pensiunannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Mengapa demikian ?, karena selama ini para pengelola dana pensiun mengandalkan instrumen finansial seperti deposito, government bond dan sejenisnya sebagai unggulan investasinya. Ketika deposito dan bond memberikan hasil yang sangat rendah, maka putaran dana mereka tidak memadai lagi untuk menopang program santunan yang berkelanjutan kepada para pensiunan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Contoh yang konkrit juga terjadi di Jepang yang sudah sejak lama menganut rezim suku bunga rendah. Pengelola dana pensiun dari maskapai penerbangan terbesar negeri itu sampai harus menegosiasikan ulang dengan para pensiunannya untuk menurunkan penerimaan mereka. Pilihan yang sangat berat karena kalau penerimaan pensiunan diturunkan akan lebih menyengsarakan mereka, sementara bila dilanjutkan seperti semula perusahaannya yang tidak akan &lt;em&gt;survive&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Jadi buah simalakamanya inflasi dan deflasi bagi pensiunan adalah begini : Bila inflasi tinggi, para pensiunan berkemungkinan untuk terus dapat menerima pensiunnya – tetapi dengan daya beli yang terus menyusut. Sebaliknya bila terjadi deflasi, kemampuan para perusahaan/pengelola dana pensiun untuk secara berkelanjutan mampu membayarkan uang pensiun kepada yang berhak menerimanya yang terancam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Ketika Von Mises menulis artikel tersebut diatas 60 tahun lalu dicuekin oleh masyarakatnya, apa dampaknya ? ya itu tadi sampai kini para pensiunan di Amerika Serikat tetap menderita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Nah bagaimana sekarang kita, agar sekian puluh tahun dari sekarang ketika kita pensiun tidak menghadapi simalakama inflasi dan deflasi ini?. Berikut adalah beberapa poin yang bisa dilakukan :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;1). Mulai secara bertahap lindungi hasil jerih payah Anda dari risiko finansial inflasi dalam bentuk benda riil yang daya belinya bertahan.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Emas/Dinar; sawah, pohon, ternak dlsb. adalah beberapa diantaranya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;2) Meskipun di tempat kerja Anda dapat jatah pensiun yang dikelola perusahaan/pengelola dana pensiun. Jangan terlalu mengandalkan dana pensiun ini – kemungkinan besarnya tidak akan cukup untuk menopang hari tua Anda. Menabung benda riil tetap Anda perlukan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;3) Bila perusahaan/pengelola dana pensiun Anda mempunyai program yang mengijinkan Anda mengelola dana pensiun Anda sendiri – ambil program ini dan kelola sendiri di sektor riil. Bila belum mampu mengelola sendiri, cari mitra yang bisa mengelolanya sambil Anda belajar sektor-sektor usaha yang menjadi minat Anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;4) Banyak-banyak investasi pada diri Anda sendiri sedari muda. Ikut pelatihan-pelatihan bidang usaha yang menjadi minat Anda, banyak-banyak belajar berusaha.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Mencoba dan gagal di usia muda – masih lebih baik dibandingkan mencoba dan gagal di usia tua ketika sumber daya dan dana kita sudah tidak ada lagi. Tidak semua eksperimen usaha ini membutuhkan biaya; di &lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=331:jaga-mudamu-sebelum-pensiunmu&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50#mce_temp_url#" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;Pesantren Wirausaha&lt;/a&gt;  Anda bisa belajar berusaha tanpa harus mengeluarkan satu sen-pun biaya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;5) Banyak-banyak investasi pada orang-orang di sekitar kita; mendidik mereka dan membimbingnya. Mereka inilah yang akan menjalankan dan meneruskan usaha kita setelah kita lanjut dimakan usia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; color: rgb(51, 51, 51); "&gt;“&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Allhummaj’al khaira ‘umry aakhirahu wa khaira ‘amaly  khawaatimahu wa khaira ayyaami yauma alqooka fiih&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; color: rgb(51, 51, 51); "&gt;”, “&lt;em&gt;Ya Allah jadikanlah yang terbaik dari umurku adalah akhirnya, dan yang terbaik dari amal perbuatanku adalah penutupnya, dan  yang terbaik dari hariku  adalah hari ketika aku bertemu denganMu&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; color: rgb(51, 51, 51); "&gt;.”  Amin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"    style="font-family:Helvetica;font-size:100%;color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-5707944517129897280?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/5707944517129897280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/jaga-mudamu-sebelum-pensiunmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/5707944517129897280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/5707944517129897280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/jaga-mudamu-sebelum-pensiunmu.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-54470184958011850</id><published>2010-01-08T07:23:00.001+07:00</published><updated>2010-01-08T07:25:13.856+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; border-collapse: collapse; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=330%3Areview-2009-kinerja-rupiah-dollar-a-dinar&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=330%3Areview-2009-kinerja-rupiah-dollar-a-dinar&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zMzA6cmV2aWV3LTIwMDkta2luZXJqYS1ydXBpYWgtZG9sbGFyLWEtZGluYXImY2F0aWQ9MTpsYXRlc3QtbmV3cyZJdGVtaWQ9NTA=" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#009900;"&gt;REVIEW 2009: KINERJA RUPIAH, DOLLAR, DAN DINAR...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/images/rixchange1.jpg" title="RIX Change" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/rixchange1.jpg" border="0" alt="RIX Change" title="RIX Change" hspace="6" vspace="3" width="300" height="218" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Sepanjang tahun 2009 kemarin, Rupiah nampak berpenampilan tidak seperti biasanya. Tidak hanya diukur terhadap US$ , tetapi terhadap sekelompok mata uang kuat dunia lainnya yang saya sebut sebagai &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=320:rupiah-index-rix-mengukur-kekuatan-rupiah-kita&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;Rupiah Index (RIX).&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Rupiah mengalami kenaikan sampai 4 basis point dalam RIX, hal ini diluar kebiasaannya karena dari tahun ketahun Rupiah Index ini statistiknya menunjukkan penurunan terus menerus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dibandingkang dengan Januari 2000 pada angka 100; angka akhir tahun 2009 di posisi 58 atau mengalami penurunan 42 poin . Memang tidak terlalu menggembirakan untuk jangka panjang, namun pergerakan positif sepanjang tahun lalu dapat memberi harapan bahwa uang kertas kita tidak selalu buruk-buruk amat dibandingkan mata uang kuat lainnya – meskipun ini baru bersifat jangka pendek.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Sebaliknya terjadi pada uang kertas US$; sepanjang tahun lalu mengalami penurunan 6 basis poin dari angka tahun sebelumnya di 84 ke angka 78 pada akhir 2009. Penurunan ini jauh diatas rata-rata penurunan tahunan US$ Index 2.4 pertahun selama sepuluh tahun terakhir. Sejak Januari 2000 sampai akhir 2009 lalu, US$ Index menunjukkan kumulatif penurunan 24 basis poin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Meskipun fluktuasi jangka pendeknya Rupiah dan US$ yang diukur dengan sekelompok mata uang lainnya (bukan diukur satu sama lain) bisa berbeda atau bahkan berlawanan arah, dalam jangka panjang keduanya mengalami penurunan yang sangat significant. Sekali lagi ini menunjukkan bahwa uang kertas baik Rupiah, US$ maupun mata uang lainnya tidak bisa dipakai sebagai simpanan jangka panjang – karena ketidak mampuannya dalam&lt;span&gt; &lt;/span&gt;mempertahankan daya beli.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/images/goldperf1.jpg" title="Gold Performance" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/goldperf1.jpg" border="0" alt="Gold Performance" title="Gold Performance" hspace="3" vspace="3" width="300" height="251" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Ketidak mampuan dalam mempertahankan daya beli ini menjadi semakin nyata bila dibandingkan dengan harga emas atau Dinar. Memang dalam setahun terakhir harga emas atau Dinar hanya mengalami kenaikan 8 % dalam Rupiah, namun dalam 10 tahun kenaikan ini telah mencapai angka diatas 400%. Kenaikan Dinar dalam Rupiah yang ‘hanya’ 8 % setahun terakhir tidak terlepas dari penguatan Rupiah yang mencapai 4 basis poin di RIX. Sebaliknya kenaikan Dinar atau emas yang mencapai lebih dar1 400% dalam sepuluh tahun terakhir, juga tidak terlepas dari pelemehan 42 poin di RIX tersebut diatas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dalam US$, harga emas dunia mengalami kenaikan yang sangat significant sepanjang tahun 2009. Bila diawal tahun harga emas ini baru berada pada angka US$ 858/Oz; akhir tahun 2009 lalu harga emas ini sudah&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;berada pada angka US$ 1097/Oz atau mengalami kenaikan 28%.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Dalam sepuluh tahun terakhir harga emas dunia dalam US$ telah mengalami kenaikan 286%.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dari penurunan nilai Rupiah maupun US$ yang masing-masing tercermin dari penurunan index-nya, dan kenaikan harga emas atau Dinar dalam mata uang Rupiah maupun US$ tersebut – semakin&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;jelas bagi kita sesungguhnya mana yang seharusnya kita gunakan untuk keperluan investasi , proteksi nilai dan sekaligus uang kita dalam jangka panjang. Wa Allahu A’lam&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-54470184958011850?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/54470184958011850/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/review-2009-kinerja-rupiah-dollar-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/54470184958011850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/54470184958011850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2010/01/review-2009-kinerja-rupiah-dollar-dan.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-760528772311872419</id><published>2009-12-29T08:57:00.001+07:00</published><updated>2009-12-29T08:58:21.635+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; border-collapse: collapse; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=328%3Ainflasi-siapa-takut&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=328%3Ainflasi-siapa-takut&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zMjg6aW5mbGFzaS1zaWFwYS10YWt1dCZjYXRpZD0xOmxhdGVzdC1uZXdzJkl0ZW1pZD01MA==" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#009900;"&gt;INFLASI?, SIAPA TAKUT...?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;p align="justify" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/images/hsldinar.jpg" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/hsldinar.jpg" border="0" alt="Hasil Dinar vs Inflasi" hspace="6" vspace="3" width="300" height="150" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;Salah satu momok perekonomian yang menyengsarakan rakyat adalah inflasi, bahkan salah satu unsur di &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=324:modified-misery-index-kesengsaraan-rakyat-karena-riba-dan-inflasi&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#800080;"&gt;Index Kesengsaraan (Misery Index)&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; yang saya tulis pekan lalu juga masalah inflasi ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Betapa tidak menyengsarakan;&lt;em&gt;lha wong &lt;/em&gt;momok inflasi ini menyerang ke siapa saja tanpa terkecuali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Si embok&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;di desa karena kemiskinannya hanya mampu membeli beras paling murah seharga Rp 2,500/kg tahun 2003 ; beras yang sama kini baru bisa dibeli dengan harga Rp 4,025/kg.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Pasangan muda yang lima tahun lalu melahirkan anak pertamanya dengan biaya Rp 5 juta; anak ketiganya yang lahir tahun ini, di rumah sakit yang sama dengan layanan yang sama harus dibayarnya dengan biaya lebih dari Rp 8 juta.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Kenaikan harga-harga secara umum ini dapat Anda hitung sendiri&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;perkiraan kasarnya dengan menggunakan Index Harga Konsumen, yang antara lain datanya bisa kita peroleh dari situs resminya Bank Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Dengan cara yang sama inflasi yang tercermin dari Index Harga Konsumen ini bukan hanya menyengsarakan kita semua saat ini, tetapi juga bisa menyengsarakan kita di masa-masa mendatang bila tidak kita pahami dan atasi dari sekarang. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Mengapa demikian ?, &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Bila selama ini tabungan kita memberikan hasil 6 % misalnya di bank, bertambahkah uang kita setelah lima tahun misalnya ?. Angkanya memang bertambah, tetapi karena Indek Harga Konsumen mengalamai kenaikan rata-rata 8.75% per tahun selama 5 tahun terakhir – maka sejatinya daya beli tabungan kita tersebut bukannya bertambah – malah berkurang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Demikian-pula berbagi bentuk investasi kita lainnya; kalau selama ini angkanya kelihatan besar – coba Anda kurangkan dengan kenaikan Index Harga Konsumen; masihkah angkanya positif ?; kalau masih positif, masihkan angkanya cukup menarik untuk Perencanaan Keuangan Anda jangka panjang ?.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Namun sebenarnya inflasi ini bisa dengan relatif mudah kita lawan, yaitu bila tabungan kita berupa benda riil yang apresiasi nilainya melebihi inflasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Dinar adalah salah satu contoh saja dari benda riil yang bisa mengalahkan inflasi ini; dari grafik dan data tersebut diatas, kita tahu lima tahun terakhir Dinar mengalami apresiasi nilai ratra-rata 20.32% sedangkan Inflasi rata-rata ‘hanya’ 8.75%.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Dinar memberikan hasil investasi yang jelas lebih dari cukup untuk mengimbangi melonjaknya harga-harga barang dan jasa karena inflasi seperti dalam beberapa contoh kasus tersebut diatas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Georgia; "&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Jadi, &lt;em&gt;tools&lt;/em&gt; untuk melawan inflasi ini sungguh ada…tinggal kita mau gunakan atau tidak, ini sepenuhnya terserah kita …, Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-760528772311872419?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/760528772311872419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/inflasi-siapa-takut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/760528772311872419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/760528772311872419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/inflasi-siapa-takut.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-2550840997828186495</id><published>2009-12-29T08:54:00.001+07:00</published><updated>2009-12-29T08:55:51.236+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; border-collapse: collapse; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=326%3Aharga-emas-dunia-akan-terus-turun-&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=326%3Aharga-emas-dunia-akan-terus-turun-&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zMjY6aGFyZ2EtZW1hcy1kdW5pYS1ha2FuLXRlcnVzLXR1cnVuLSZjYXRpZD0xOmxhdGVzdC1uZXdzJkl0ZW1pZD01MA==" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#990000;"&gt;HARGA EMAS DUNIA AKAN TERUS TURUN...?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/realrategd.jpg" border="0" alt="Real Interest Rate" title="Real Interest Rate" hspace="6" vspace="3" width="300" height="222" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica; font-size: 12px; "&gt;Sudah hampir tiga pekan ini harga emas dunia terus mengalami penurunan.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Setelah mengalami puncak tanggal 2 Desember lalu pada angka US$ 1,212.50/ Oz (sumber : Kitco),&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;pada saat artikel ini saya tulis (23/12/09 pagi) harga emas dunia hanya diperdagangkan pada harga US$ 1,086.10 /Oz- atau telah mengalami penurunan lebih dari 10 % dari pencapaian tertingginya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Akankah penurunan ini terus berlanjut ?; tidak ada yang tahu masalah ini – bahkan analis pasar terbaik sekalipun tidak akan pernah bisa 100% benar dalam memprediksi kondisi pasar masa depan. Demikian pula saya, yang bisa saya sampaikan adalah hanya kajian statistik untuk berusaha memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi dan kemungkinan pengaruhnya kedepan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Berdasarkan analisa statistik inilah jawaban saya yang saya berikan pada para penanya akan masalah trend harga emas kedepan ini kurang lebih sebagai berikut : “ &lt;em&gt;dalam jangka pendek bisa saja penurunan ini berlanjut, tetapi jangka panjangnya - setahun atau lebih – perkiraan terbaik saya (best estimate) adalah dorongan naik insyaallah akan lebih besar ketimbang dorongan turunnya&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dasar teknis dari perkiraan saya ini menggunakan statistik harga emas dunia dibandingkan dengan apa yang disebut&lt;em&gt;Real Interest Rate&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;. Karena harga emas dunia masih dinilai dalam US$, maka yang saya gunakan adalah &lt;em&gt;US $ Real Interest Rate&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/realrate.jpg" border="0" alt="Real Interest Rate" title="Real Interest Rate" hspace="6" vspace="3" width="300" height="198" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;em&gt;US$ Real Interest Rate&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; ini adalah tingkat suku bunga simpanan, yang untuk keperluan analisa ini digunakan &lt;em&gt;3 Month US-T – Bill&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;, dikurangi dengan tingkat inflasi. Statistik menunjukan bahwa apabila &lt;em&gt;US$ Real Interest Rate&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; ini negatif, maka harga emas dalam US$ akan naik. Perhatikan grafik disamping yang saya ambilkan dari &lt;em&gt;MClellan Financial Publication&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; yang menjelaskan fenomena melonjaknya harga emas dunia pada akhir tahun 70-an.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Penjelasannya demikian : pada saat simpanan masyarakat di bank atau obligasi pemerintah memberikan hasil yang lebih rendah dari inflasi, maka masyarakat akan mencari bentuk simpanan yang lain yang memberikan hasil lebih. Salah satu yang memberikan hasil lebih ini adalah emas, maka masyarakat berbondong-bondong membeli emas – dan harga emas akan terus terdorong naik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Sayangnya sumber yang saya petik grafiknya tersebut diatas tidak memberikan data terkini dari &lt;em&gt;US$ Real Interest Rate&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;; maka saya ‘lanjutkan’ grafik tersebut untuk situasi terkini berdasarkan data-data yang saya kumpulkan dari &lt;em&gt;US Department of Labor; the Federal Reserve&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; dan juga dari &lt;em&gt;Kitco&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; untuk harga emas terakhir. Hasilnya dapat dilihat pada grafik diatas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Jadi sejak tahun lalu sampai sekarang, &lt;em&gt;US$ Real Interest Rate&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; masih negatif.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Bahkan the Fed belum akan bisa menaikkan suku bunga karena krisis financial negeri itu belum sepenuhnya pulih. Kalau toh akan dinaikkan kemungkinan besarnya hanya akan berada pada kisaran 0.25% – 0.5% yang belum akan mengubah posisi negatif&lt;em&gt;Real Interest Rate&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Maka menurut saya sendiri,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;penurunan harga emas dalam tiga minggu ini, &lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=317:noise-dan-signal-dalam-pasar-emas&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;masih berupa Noise dan bukan merupakan Signal&lt;/a&gt; yang sesungguhnya dari harga emas dunia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Pada waktu seperti ini, saya sendiri akan membeli banyak-banyak emas (kalau punya uang) untuk &lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=311:waktunya-dinar-mendorong-investasi-sektor-riil-yang-adil&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;dicetak menjadi Dinar kemudian diputar sebagai permodalan sector riil&lt;/a&gt; yang lebih bisa diandalkan; namun bagi yang ingin berspekulasi dengan emas untuk memperoleh keuntungan jangka pendek – saya tidak menganjurkannya sama sekali !. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-2550840997828186495?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/2550840997828186495/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/harga-emas-dunia-akan-terus-turun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/2550840997828186495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/2550840997828186495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/harga-emas-dunia-akan-terus-turun.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-5256880382975138306</id><published>2009-12-29T08:48:00.001+07:00</published><updated>2009-12-29T08:51:27.747+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; border-collapse: collapse; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=324%3Amodified-misery-index-kesengsaraan-rakyat-karena-riba-dan-inflasi&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=324%3Amodified-misery-index-kesengsaraan-rakyat-karena-riba-dan-inflasi&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zMjQ6bW9kaWZpZWQtbWlzZXJ5LWluZGV4LWtlc2VuZ3NhcmFhbi1yYWt5YXQta2FyZW5hLXJpYmEtZGFuLWluZmxhc2kmY2F0aWQ9MTpsYXRlc3QtbmV3cyZJdGVtaWQ9NTA=" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#009900;"&gt;MODIFIED MISERY INDEX: KESENGSARAAN RAKYAT KARENA RIBA DAN INFLASI...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/images/misery.jpg" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/misery.jpg" border="0" alt="Indonesia Misery" title="Indonesia Misery" hspace="6" vspace="3" width="300" height="203" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;em&gt;Misery Index&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; (Index Kesengsaraan) adalah indikator ekonomi yang diperkenalkan oleh Professor Arthur Melvin Okun ekonom dari Yale University. Index ini awalnya sederhana saja yaitu menjumlahkan antara tingkat&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;inflasi dan tingkat pengangguran di suatu negara – dua hal yang mencerminkan biaya ekonomi dan sosial suatu negara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Index ini kemudian diubah oleh Professor Robert Joseph Barro dari Harvard University dengan menambahkan unsur tingkat bunga bank dan &lt;em&gt;Gross Domestic Product&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; (GDP) untuk melihat dinamika kesengsaraan masyarakat dari waktu ke waktu. Index yang sudah diubah ini kemudian disebut&lt;em&gt;Modified Misery Index&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Di Amerika, Index ini dengan mudah dipakai untuk menilai secara kwantitatif apakah seorang presiden bisa memakmurkan rakyat selama pemerintahannya atau sebaliknya. Ronald Reagan pada masa pemerintahannya yang pertama misalnya tercatat sebagai presiden yang paling bisa memakmurkan rakyatnya (Index =  – 4.90), sedangkan Jimmy Carter tercatat sebagai presiden yang paling menyengsarakan rakyatnya (index  = + 9.40).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Untuk Indonesia, ekonom dunia yang secara khusus nampak punya ‘kepentingan’ di Indonesia adalah Prof . Steve H. Hank yang di akhir masa pemerintahan Orde Baru 1998 dulu berbicara intensif dengan presiden Indonesia waktu itu dengan ide &lt;em&gt;Currency Board System&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;-nya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/images/usmisery.jpg" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/usmisery.jpg" border="0" alt="US Misery" title="US Misery" hspace="6" vspace="3" width="300" height="211" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dalam pengamatan dan data dua dasa warsa yang dikumpulkan oleh&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;ekonom yang satu ini, rakyat Indonesia sampai sekarang masih sama sengsaranya dengan kondisi tahun 80-an dan 90-an. Memang kita pulih dari puncak krisis moneter yang terkenal dengan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Krismon&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;tahun 1998; tetapi kepulihan ini tidak membuat Indonesia lebih baik dari sebelum Krismon.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Grafik diatas yang merepresentasikan penjumlahan tingkat suku bunga, tingkat inflasi, dan tingkat pengangguran kemudian dikurangi perubahan GDP &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;year on year &lt;/span&gt;– menggambarkan tingkat kesengsaraan rakyat Indonesia dari waktu ke waktu. Semakin tinggi Index, semakin sengsara rakyat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Teori &lt;em&gt;Modified Misery Index&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; ini sesungguhnya juga menggambarkan bahwa semakin tinggi tingkat bunga (riba) dan inflasi yang berlaku dalam suatu negara, semakin sengsara rakyat di negara tersebut. Sebaliknya semakin rendah tingkat suku bunga (riba) dan semakin rendah inflasi – maka akan semakin makmur rakyat di negara tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Jadi jelas bukan ?, bahwa untuk memakmurkan rakyat tingkat suku bunga (riba) harus ditekan serendah mungkin – dan ini hanya bisa dilakukan bila suatu negeri meninggalkan riba.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Demikian pula halnya bahwa inflasi juga harus ditekan serendah mungkin, dan ini hanya bisa terjadi bila uang di suatu negara tidak mudah dicetak begitu saja – karena inflasi terjadi oleh sebab uang yang dicetak terus menerus tidak sepadan dengan transaksi riil yang memerlukan keberadaan uang tersebut. Hanya uang emas (Dinar) dan perak (Dirham) yang telah terbukti &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; "&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/2008/11/saatnya-membeli-kambing.php" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;selama ribuan tahun tidak mengalami inflasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;, karena Dinar maupun Dirham adalah uang dari benda riil – harus benar-benar ada emas untuk mencetak Dinar dan ada perak untuk mencetak Dirham.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Bila dua dari empat unsur dalam &lt;em&gt;Modified Misery Index&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; yaitu tingkat bunga dan inflasi sudah teratasi dengan ditinggalkannya riba dan digunakannya Dinar dan Dirham; maka tugas pemerintah tinggal dua saja untuk meciptakan kemakmuran – yaitu menciptakan lapangan kerja dan fokus pada pertumbuhan ekonomi (GDP).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Jadi diuji dari teori ekonomi manapun, system Islam yang lahir dari petunjuk Yang Maha Tahu – terbukti paling sesuai dan mudah untuk menciptakan kemakmuran bagi&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;umat sepanjang zaman. Masihkah kita meragukannya ?. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-5256880382975138306?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/5256880382975138306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/modified-misery-index-kesengsaraan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/5256880382975138306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/5256880382975138306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/modified-misery-index-kesengsaraan.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-2428076669322614413</id><published>2009-12-15T06:49:00.001+07:00</published><updated>2009-12-15T06:51:44.045+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; border-collapse: collapse; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=320%3Arupiah-index-rix-mengukur-kekuatan-rupiah-kita&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=320%3Arupiah-index-rix-mengukur-kekuatan-rupiah-kita&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zMjA6cnVwaWFoLWluZGV4LXJpeC1tZW5ndWt1ci1rZWt1YXRhbi1ydXBpYWgta2l0YSZjYXRpZD0xOmxhdGVzdC1uZXdzJkl0ZW1pZD01MA==" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#009900;"&gt;RUPIAH INDEX (RIX): MENGUKUR KEKUATAN RUPIAH KITA...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/balance.jpg" border="0" alt="Rupiah Index" title="Rupiah Index  " hspace="6" vspace="3" width="240" height="182" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dunia finansial selama ini sudah sangat familiar dalam menggunakan nilai tukar mata uang satu terhadap yang lain sebagai tolok ukur untuk menilai kekuatan mata uang tertentu. Rupiah misalnya, hampir selalu disandingkan dengan Dollar Amerika untuk menilai apakah Rupiah sedang menguat atau sedang melemah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Ketika tahun lalu nilai tukar US$ 1 sempat mendekati Rp 12,000,- orang mengatakan bahwa Rupiah sedang terpuruk, nilai Rupiah anjlog dan lain sebagainya. Ketika akhir-akhir ini Rupiah kembali mendekati Rp 9,300/US$ orang mengatakan bahwa Rupiah sedang menguat dst.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Yang jadi masalah adalah tolok ukur yang digunakan dalam menilai kekuatan Rupiah yaitu dalam contoh tersebut diatas US$ - nilainya sendiri terus bergerak. Dapatkah benda bergerak yang satu untuk mengukur benda bergerak lainnya ?; ini pelajaran waktu kita SMP. Kecepatan mutlak mobil yang sedang melaju, tidak bisa diukur dengan kecepatan mobil lainnya yang juga sedang melaju – hasilnya akan relatif.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Demikian pula mata uang yang satu terhadap mata uang lainnya; kekuatannya hanya akan bersifat relatif satu sama lain. Kekuatan yang mutlak hanya bisa dibandingkan terhadap barang-barang yang bernilai stabil – atau memiliki daya beli tetap sepanjang zaman, yaitu emas (Dinar) dan perak (Dirham).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Sebagai gambaran emas 1 oz (setara +/- 31.10 gr) tahun 1935 cukup untuk membeli setelan jas kwalitas tinggi, sekarang-pun demikian. 15 oz tahun tersebut cukup untuk membeli mobil keluarga kwalitas sedang – sekarang-pun demikian. 150 oz cukup untuk membeli Rumah bagus – sekarang-pun tetap demikian. Juga contoh legendaries, 1 Dinar (4.25 gram) cukup untuk membeli kambing lebih dari 1400 tahun lalu – sekarang-pun tetap cukup untuk membeli kambing kelas A. Jadi seharusnya tolok ukur itu adalah emas (Dinar) atau perak (Dirham).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Namun sejak tahun 1971 ketika penggunaan emas sebagai standar atau tolok ukur ditinggalkan rame-rame oleh seluruh negara di dunia, maka dunia finansial tidak lagi memiliki tolok ukur yang baku tersebut. Problem ini sebenarnya sudah mulai dirasakan oleh sebagaian orang, maka sejak tahun 1973 – diperkenalkanlah apa yang disebut sebagai &lt;em&gt;US$ Index&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; misalnya untuk melihat kekuatan Dollar terhadap sekelompok mata uang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;US$ Index ini tetap dipakai sampai sekarang untuk menilai kekuatan US$ secara relatif terhadap sejumlah mata uang kuat dunia. Sejak digunakannya Euro tahun 1999, mata uang yang digunakan sebagai pembanding ini adalah Euro, Yen, Poundsterling, Dollar Canada, Krona Swedia dan Francs Swiss. Ketika mulai digunakan Maret 1973, US$ Index ini di &lt;em&gt;set&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; pada nilai 100. Dalam perjalanannya selama 38 tahun ini, US$ Index pernah mencapai angka tertinggi di kisaran 160, tetapi juga pernah terpuruk hingga 70 ; saat ini angkanya berada di kisaran 76.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Ok, masyarakat dunia sekarang sudah biasa menggunakan US$ Index ini untuk menilai kekuatan US$ secara relatif lebih baik – meskipun tidak seakurat bila diukur dengan nilai emas. Bagaimana dengan Rupiah ?; kalau saya sendiri tentu tetap&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;em&gt;prefer&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; menggunakan Dinar atau emas untuk menilai kekuatan uang kita ini – karena Dinar atau emas inilah yang terbukti berdaya beli stabil sepanjang masa seperti contoh-contoh tersebut diatas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Hanya kalau kita perlu melihat kekuatan relatif-nya terhadap mata uang kertas&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;lainnya, maka pendekatan Index seperti yang digunakan untuk US$ dapat pula digunakan untuk Rupiah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Namun karena saya belum temukan ada yang membuat Rupiah Index ini secara &lt;em&gt;real-time&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;; maka di GeraiDinar saya gunakan Rupiah Index yang programnya saya &lt;em&gt;develop&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; sendiri. Formulanya mengikuti&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;formula yang sama yang digunakan di US$ - hanya saya ubah &lt;em&gt;starting date&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;-nya bukan maret 1973 melainkan Januari 2000. Pada bulan Januari 2000, Rupiah Index yang saya singkat RIX ini saya &lt;em&gt;set&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; berada pada angka 100; ketika artikel ini saya tulis hasil perhitungan RIX menunjukkan angka 56.28; pada saat Anda baca RIX yang saya taruh di &lt;em&gt;sidebar&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; kiri dari GeraiDinar.Com kemungkinan besarnya akan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;menunjukkan angka yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Secara &lt;em&gt;real time&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; formula yang saya buat tersebut akan mencari nilai tukar terkini dari sejumlah mata uang kuat yang saya sebutkan diatas, kemudian menghitungnya secara rata-rata tertimbang geometris (geometric weighted average); kemudian hasilnya disajikan dalam bentuk Rupiah Index atau RIX ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dengan menggunakan Rupiah Index ini – meskipun tidak sempurna – tetapi insyallah kita bisa melihat kekuatan mata uang kita secara relatif lebih baik. Berguna bagi saya untuk mengambil keputusan-keputusan investasi, insyallah juga berguna bagi Anda. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-2428076669322614413?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/2428076669322614413/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/rupiah-index-rix-mengukur-kekuatan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/2428076669322614413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/2428076669322614413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/rupiah-index-rix-mengukur-kekuatan.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-215562440915528119</id><published>2009-12-10T06:59:00.000+07:00</published><updated>2009-12-10T07:01:26.371+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=318%3Apsikologi-pasar-seperti-pelari-marathon&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=318%3Apsikologi-pasar-seperti-pelari-marathon&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zMTg6cHNpa29sb2dpLXBhc2FyLXNlcGVydGktcGVsYXJpLW1hcmF0aG9uJmNhdGlkPTE6bGF0ZXN0LW5ld3MmSXRlbWlkPTUw" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#009900;"&gt;PSIKOLOGI PASAR: SEPERTI PELARI MARATHON...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/marathon.jpg" border="0" alt="Marathon Run" title="Marathon Run" hspace="6" vspace="3" width="240" height="177" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Beberapa hari sejak akhir pekan lalu harga emas dunia terus mengalami penurunan. Setelah mencapai titik tertinggi diatas angka US$ 1,200 pekan lalu , pagi ini harga emas internasional diperdagangkan di kisaran&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;US$ 1,128 atau mengalami penurunan sekitar 6 % dalam tiga hari perdagangan. Apa yang terjadi sebenarnya ? menurut data di Kitco pagi ini, penyebab mayoritasnya adalah aksi jual – selain juga disebabkan oleh faktor penguatan US Dollar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Lantas bagaimana kita menyikapi pergerakan pasar yang sangat fluktuatif seperti dalam dua pekan terakhir ?; tergantung type investor seperti apa kita ini. Ibarat lomba lari, ada type pelari &lt;em&gt;sprint&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; yang bisa berlari sangat kencang untuk jangka pendek – misalnya 100 m. Record dunia untuk ini dipegang oleh Usain Bolt dari Jamaica dengan waktu 9.58 detik – lebih cepat dari kebanyakan mobil untuk menempuh 0 – 100 m yang pertama !. Kecepatan rata-rata untuk pelari sprint record dunia ini adalah sekitar&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;38 km/jam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Ada pula pelari &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;marathon&lt;/span&gt;, yang jarak standarnya adalah 42.195 km atau 26 mil plus 385 yards. Record dunia untuk ini dipegang oleh pelari Ethiopia Haile Gebrselassie dengan waktu 02:03:59 atau kecepatan rata-rata sekitar 20 km/jam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Pelari &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;sprint&lt;/span&gt; bisa berlari sangat kencang untuk periode yang pendek – tetapi dia belum tentu unggul untuk lari jarak jauh seperti &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;marathon&lt;/span&gt;. Sebaliknya pelari &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;marathon&lt;/span&gt;, piawai dalam mengelola tenaganya – sehingga mampu menjaga kecepatan larinya untuk jarak tempuh yang sangat panjang – meskipun dia kemungkinan besarnya tidak unggul bila diadu lari jarak pendek.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dalam investasi, Anda bisa mengukur diri Anda sendiri dengan melihat dua contoh pelari tersebut. Ingin mendapatkan keuntungan yang besar dalam waktu sesingkat-singkatnya ; atau ingin memenangkan masa depan Anda dan keluarga dengan investasi yang unggul dalam jangka panjang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Bila Anda type investor yang pertama (pelari sprint), maka investasi emas dan investasi sektor riil pada umumnya kurang cocok untuk Anda. Investasi di bursa saham mungkin lebih tepat untuk Anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Bila Anda type investor yang kedua (pelari marathon), maka sector riil yang dikelola dengan baik akan lebih cocok untuk Anda; atau kalau mengembangkan bisnis sector riil ini sulit – maka investasi di emas atau Dinar akan lebih aman bagi Anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Untuk para pelari &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;marathon&lt;/span&gt;, kepada mereka antara lain diajarkan teknik-teknik menghemat energi yaitu sesedikit mungkin melakukan gerakan yang tidak perlu, membiarkan gerakan bagian-bagian tubuh , tangan dan kaki secara bebas, memfokuskan pandangan kearah yang jauh dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Belajar dari teknik berlari marathon tersebut, Anda yang investor jenis ini juga dapat unggul dengan mengelola energi investasi Anda (sumber dana) dan fokus pandangan jangka panjang. Ketika para pelari (baca :investor) lain kelelahan dan mulai melepaskan investasinya seperti yang terjadi tiga hari terakhir di pasar dunia – maka ini waktu menabung yang baik untuk masa depan Anda. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:Helvetica;font-size:100%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-215562440915528119?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/215562440915528119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/psikologi-pasar-seperti-pelari-marathon.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/215562440915528119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/215562440915528119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/psikologi-pasar-seperti-pelari-marathon.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-2775061036898299292</id><published>2009-12-07T07:42:00.001+07:00</published><updated>2009-12-07T07:44:45.321+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=317%3Anoise-dan-signal-dalam-pasar-emas&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=317%3Anoise-dan-signal-dalam-pasar-emas&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zMTc6bm9pc2UtZGFuLXNpZ25hbC1kYWxhbS1wYXNhci1lbWFzJmNhdGlkPTE6bGF0ZXN0LW5ld3MmSXRlbWlkPTUw" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#009900;"&gt;NOISE DAN SIGNAL DALAM PASAR EMAS...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" class="createdate" style="height: 20px; vertical-align: top; font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; padding-bottom: 5px; padding-top: 0px; "&gt;Sunday, 06 December 2009 06:24&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/signal.jpg" border="0" alt="Noise and Signal" title="Noise and Signal" hspace="6" vspace="3" width="300" height="221" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Saya sering mendapat pertanyaan terutama dari klien-klien yang baru atau calon klien tentang naik turunnya harga emas dunia; pertanyaan ini lebih sering muncul pada saat terjadi perubahan drastik – baik itu harga naik ataupun harga turun. Mudah-mudahan tulisan ini dapat menjawab secara umum – mayoritas dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dalam pasar mata uang, pasar modal, komoditi dan tak terkecuali pasar emas ada istilah &lt;em&gt;Noise And Signal&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; yang berperan dalam pergerakan harga. Seperti ketika Anda mencari gelombang radio, ketika gelombang yang Anda putar tidak terlalu pas, stasiun terlalu lemah atau terlalu jauh – ada suara &lt;em&gt;kresek-kresek &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;yang tidak jelas – itulah &lt;em&gt;Noise&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;. Sementara bila Anda bisa menangkap suara yang sangat jelas, maka itulah &lt;em&gt;Signal&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; yang sesungguhnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Di pasar emas (juga pasar modal, pasar uang dlsb); &lt;em&gt;Noise&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; adalah issue-issue sesaat yang berpengaruh pada fluktuasi harga emas. Namanya juga issue – bisa benar, bisa juga salah – bahkan bisa juga di rekayasa oleh pihak tertentu. Sifat pengaruhnya jangka pendek, setelah issue atau penyebab jangka pendek&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;tersebut mereda – maka harga emas akan kembali ke trend yang semula.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Contoh issue sesaat yang menjadi &lt;em&gt;Noise&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; di pasar emas secara berulang-ulang adalah (rencana) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; "&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/2008/05/hikayat-imf-dan-rencana-penjualan.php" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;pelepasan emas IMF&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; yang saya tulis di blog saya satu setengah tahun lalu (7 Mei 2008). Contoh lain adalah jatuhnya harga emas dunia akhir pekan ini setelah Amerika mengeluarkan data pengangguran yang ternyata tidak seburuk yang disangkakan oleh pasar – meskipun data ini juga diragukan oleh banyak pihak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Bila &lt;em&gt;Noise&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; bisa disebabkan oleh issue sesaat yang tidak harus benar; tidak demikian halnya dengan &lt;em&gt;Signal&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;. &lt;em&gt;Signal&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;disebabkan oleh alasan yang bersifat fundamental dan biasanya berdampak dan teruji dalam jangka panjang. Dalam harga emas dunia yang dihitung dengan uang US$ misalnya; alasan fundamental yang mempengaruhi harga emas dunia antara lain ya nilai uang US$ itu sendiri. Uang US$ sangat dipengaruhi oleh fundamental ekonomi Amerika, maka harga emas dunia dalam US$ sangat dipengaruhi oleh ekonomi Amerika.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Di negara seperti Indonesia harga emas dalam Rupiah; &lt;em&gt;Signal&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; naik turunnya dalam jangka panjang selain tergantung ekonomi Amerika (karena harga emas internasionalnya tetap dalam US$) juga tentu saja&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;sangat tergantung dengan ekonomi Indonesia sendiri , untuk ini lihat tulisan saya tentang &lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=70:quadrant&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;Mengenal Gold Dinar Quadrant&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Grafik diatas adalah contoh &lt;em&gt;Noise&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; dan &lt;em&gt;Signal &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;ini; contoh &lt;em&gt;Noise&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; besar saya ambilkan periode antara Maret 2008 s/d November 2008 dimana pada periode tersebut harga emas dunia turun sampai 21 %-nya. Penyebabnya adalah issue-issue penyelamatan krisis ekonomi yang tidak jelas selama periode tersebut disamping juga &lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=166:musim-membeli-emasdinar&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;faktor musiman&lt;/a&gt;. Bila Anda investor emas atau Dinar yang baru dan hanya menangkap &lt;em&gt;Noise&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;, maka pastilah Anda pada periode tersebut kecewa dengan penurunan ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Untuk contoh Signal yang sangat jelas saya ambilkan harga emas dunia dari rentang waktu Januari 2000 sampai awal Desember 2009 ini atau rentang waktu 10 tahun terakhir, dimana harga emas dunia dalam US$ naik menjadi lebih dari 3 kali lipatnya (323 %); maka bila Anda investor emas atau Dinar yang berorientasi jangka panjang – kemungkinan besar Anda telah menangkap dan memanfaatkan Signal yang sangat jelas ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Karena saya tidak pernah menganjurkan Anda untuk berspekulasi dengan harga emas jangka pendek; maka memahami Signal yang mempengaruhi atau menggerakkan harga emas jangka panjang adalah tema sentral dari tulisan-tulisan saya di situs ini. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-2775061036898299292?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/2775061036898299292/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/noise-dan-signal-dalam-pasar-emas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/2775061036898299292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/2775061036898299292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/noise-dan-signal-dalam-pasar-emas.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-6393599034159896860</id><published>2009-12-07T07:35:00.001+07:00</published><updated>2009-12-07T07:39:48.953+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=316%3Agreenspan-guidotti-rule-harga-emas-dunia-a-peluang-meraih-kemerdekaan-kita&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=316%3Agreenspan-guidotti-rule-harga-emas-dunia-a-peluang-meraih-kemerdekaan-kita&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zMTY6Z3JlZW5zcGFuLWd1aWRvdHRpLXJ1bGUtaGFyZ2EtZW1hcy1kdW5pYS1hLXBlbHVhbmctbWVyYWloLWtlbWVyZGVrYWFuLWtpdGEmY2F0aWQ9MTpsYXRlc3QtbmV3cyZJdGVtaWQ9NTA=" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#006600;"&gt;GREENSPAN GUIDOTI RULE: HARGA EMAS DUNIA DAN PELUANG MERAIH KEMERDEKAAN KITA...&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/bill.jpg" border="0" alt="Bill for American" title="Bill for American" hspace="6" vspace="3" width="300" height="247" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Ketika saya mulai menyempatkan diri untuk menulis di blog dua tahun lalu, ada tulisan awal saya bertanggal 30 Desember 2007 yang berjudul &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; "&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/2007/12/kehancuran-uang-kertas-mengikuti-deret.html" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;Kehancuran Uang Kertas Mengikuti Deret Fibonacci&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Karena pembaca saya saat itu belum sebanyak sekarang, dan orang belum melihat buktinya – maka tentu lebih banyak yang tidak percaya – daripada yang percaya – saya tentu memaklumi hal ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Kini hampir dua tahun kemudian coba kita tengok kembali kebelakang. Ketika tulisan tersebut saya buat, harga Dinar masih Rp 1,096,900 dan harga emas dunia berada pada angka US$ 833.75; Menjelang dua tahun harga Dinar kini sudah mencapai Rp 1,588,590,- dan harga emas dunia sudah berada pada angka US$ 1,215.70. Deret Fibonacci saya belum terbukti 100% memang, tetapi sudah sangat dekat – tinggal sejengkal langkah lagi - untuk terbukti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Ini mengerikan saya sendiri yang menulisnya karena berarti kehancuran uang kertas itu begitu dekatnya. Kalau uang kertas merepresentasikan peradaban jaman ini, mungkin ini salah satu tafsir di surat Al Ma’aarij&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;5 – 7 berikut : “&lt;em&gt;Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik. Sesungguhnya mereka memandang siksaan itu jauh (mustahil). Sedangkan kami memandangnya dekat (pasti terjadi)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Karena penasaran saya, kemudian saya berusaha mencari bukti ilmiah lain yang bisa menjelaskan ke masyarakat zaman ini tentang fenomena kehancuran uang kertas ini. Maka saya ambillah teori dari dedengkotnya uang kertas abad ini yaitu Alan Greenspan (dahulunya The Federal Reserve Chairman ) dan Pablo Guidotti (dahulunya&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Deputi Minister of Finance – Argentina).&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Kedua orang ini kemudian menghasilkan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;apa yang disebut &lt;em&gt;Greenspan-Guidotti Rule&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;, saya singkat saja menjadi GGR untuk kemudahan penulisan berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Inti dari GGR ini sebenarnya sangat sederhana yaitu : “ &lt;em&gt;Suatu negara harus memiliki cadangan yang minimal setara dengan hutang external jangka pendek (jatuh tempo setahun atau kurang)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;”.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Dengan kata lain rasio antara &lt;em&gt;reserve&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; dan hutang jangka pendek minimal 1 ; bila kurang dari ini maka negara dalam bahaya kebangkrutan ekonomi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Untuk contoh, lagi-lagi saya nggak mau menggunakan negeri sendiri takut ada yang marah. Maka saya ambillah contoh negara yang sering secara &lt;em&gt;misleading&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; disebut sebagai&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;adi kuasa atau &lt;em&gt;super power&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; – Amerika Serikat. Alasan lain saya pilih negara ini karena uangnya US$ selama ini dipakai untuk mengukur harga emas internasional.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Bila GGR mensyaratkan rasio minimal 1 agar negara bebas dari ancaman kebangkrutan, maka seperti apa peluang AS untuk bangkrut dalam jangka pendek ?, marilah kita lihat cadangan dan hutang jangka pendeknya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Untuk cadangan, saat ini AS memiliki 8,133.5 ton emas senilai sekitar US$ 300 Milyar;&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;cadangan strategis berupa minyak 725 juta barrel senilai sekitar US$ 58 Milyar; dan menurt data IMF Amerika juga memiliki cadangan dalam mata uang asing sebesar US$ 136 Milyar. Kalau di total dari tiga cadangan utama ini hanya US$ 494 milyar, katakanlah ditambah lain-lain kita bulatkan saja jadi US$ 500 Milyar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Mari sekarang kita lihat hutang jangka pendeknya. Menurut US Treasury, Amerika saat ini harus me-&lt;em&gt;refinance&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;- sekitar US$ 2 trilyun hutang jangka pendek; ini diluar defisit anggaran belanjanya yang mencapai US$ 1.5 trilyun, atau Amerika membutuhkan US$ 3.5 trilyun dalam 12 bulan kedepan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Ambil yang US$ 2 trilyun hutang jangka pendeknya dahulu; kemudian kita lihat kemana mereka berhutang. Ternyata sejak tahun 1985 Amerika sudah menjadi negara yang&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;hutangnya lebih besar ketimbang piutangnya ke negara lain (net debtor). Sekarang sekitar 44% dari US$ 2 trilyun hutang tersebut adalah hutang terhadap pihak luar. Artinya hutang Amerika jangka pendek yang harus segera dilunasi ke pihak di luar Amerika saja telah mencapai US$ 880 milyar, yang jauh lebih besar dari cadangan mereka yang hanya US$ 500 Milyar tersebut diatas. Dari sini saja jelas Amerika akan segera menjadi negara yang gagal berdasarkan &lt;em&gt;Greenspan-Guidotti Rule&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Mungkin Anda akan berpikir bahwa sebagai negara besar, Amerika pasti bisa mengatasi masalah ini. Tetapi nanti dulu, perlu diingat bahwa bukan hanya terhadap hutang jangka pendek terhadap pihak luar yang Amerika akan gagal – untuk membiayai total hutang yang US$ 2 trilyun dan defisit belanja yang US$ 1.5 trilyun&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;atau total US$ 3.5 trilyun – sampai saat ini para ahli negeri itu juga belum ketemu solusi yang bisa &lt;em&gt;sustainable&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; atau solusi yang berkelanjutan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Saving bangsa Amerika saat ini hanya di kisaran US$ 600 Milyar pertahun; jadi kalau seluruh saving ini untuk membiayai hutang dan kebutuhan jangka pendek-pun tidak akan memadai. Mereka masih kekurangan dana sekitar US$ 3 Trilyun atau sekitar 40 % dari GDP mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;em&gt;Well&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;, tentu mereka akhirnya punya solusi untuk ini – meskipun bukan solusi yang &lt;em&gt;sustainable&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;. Apa solusi itu ?; mencetak uang dari awang-awang – atau dalam bahasa awam mereka &lt;em&gt;printing money out of thin air&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;. Bahasa teknisnya bisa keren-keren seperti &lt;em&gt;quantitative easing, debt monetizing&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; dlsb. Tetapi pertanyaannya sampai kapan mereka dapat melakukan ini ?, kalau ada orang berhutang kepada Anda, setiap kali ditagih terus menunda atau malah minta hutangan baru – apakah akan Anda terus berikan ?. Inilah nampaknya yang mulai dilakukan China dan India dengan mengurangi ketergantungannya pada US$ dan mulai secara serius meningkatkan cadangan emasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Lantas apa hubungan ini semua dengan harga emas dunia ?; sederhana saja, kalau harga emas sekarang senilai US$ 1,215.70 ; apa jadinya kalau US$ tidak lagi dipercaya orang dan nilainya terus menurun, tinggal separuh, tinggal seperempat (seperti yang kita alami tahun 97/98) dan seterusnya ?. Maka harga emas dunia bisa berlipat ganda melebihi kelipatan yang sebelumnya saya perhitungkan dalam&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;deret Fibonacci tersebut diatas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Fibonacci bisa keliru, demikian pula dengan Greenspan dan Guidotti. Tetapi kehancuran system ribawi sudah dipastikan di Al-Qur’an (QS 2 : 276) jadi 100% saya percayai kebenarannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Lantas apa solusinya bagi kita sebagai bangsa dan pribadi ?. Lagi-lagi balik ke Al-Qur’an yang kebenarannya pasti :&lt;em&gt;“….Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) secara sungguh-sungguh; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan…”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; Ini cara Qur’ani untuk mempersiapkan diri menghadapi paceklik panjang dimulai dari gempa financial dahsyat yang epicentrum-nya US$ tersebut diatas. .&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dalam skala bangsa, kita punya seluruh sumber alam yang kita butuhkan berupa laut, hutan, tambang, lahan-lahan yang subur…maka tidak cukupkah waktu tujuh tahun kedepan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;untuk mengolahnya secara sungguh-sungguh dan mengelola penggunaannya secara efisien ?. Kalau ini dapat kita lakukan, maka insyallah negeri ini akan dapat bener-bener merdeka – mumpung system yang penjajah kita akan segera kalah perang (ekonomi) – ingat tahun 45 kita diberi rakhmat Allah berupa kemerdekaan (baru kemerdekaan fisik, belum kemerdekaan ekonomi, pemikiran dlsb.) melalui kekalahan perang negeri penjajah kita waktu itu !.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Ok, bicara negara dan bangsa mungkin terlalu luas; bagaimana kalau kita mulai dari diri kita sendiri ; bagaimana kalau kita berusaha secara maksimal untuk bisa memakmurkan bumi tempat kita berpijak – sehingga dalam tujuh tahun kedepan kita bisa benar-benar merdeka dari segala bentuk ketergantungan terhadap sesama manusia – menjadi semata-mata hanya mengabdi, menyembah dan bergantung hanya kepadaNya, “&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu&lt;/span&gt;.” (QS 112 :2). Insya Allah Bisa !.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Bagi yang ingin membuat langkah konkrit dalam hal ini, dapat bergabung dengan para peserta &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; "&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=264:pesantren-wirausaha-training-coaching-a-mentoring-untuk-menghasilkan-qowiyyun-amin&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;Pesantren Wirausaha&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; – yang saat ini tengah mulai berjibaku untuk bisa belajar memakmurkan sejengkal bumi Allah yang diamanahkan ke kita di Jonggol-Bogor. Semoga Allah permudah kita dengan amal yang diridloiNya, Amin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:Helvetica;font-size:100%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-6393599034159896860?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/6393599034159896860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/greenspan-guidoti-rule-harga-emas-dunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/6393599034159896860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/6393599034159896860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/greenspan-guidoti-rule-harga-emas-dunia.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-7692655283946977943</id><published>2009-12-07T07:29:00.002+07:00</published><updated>2009-12-07T07:35:37.130+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=315%3Asanering-uang-kertas-lho-kok-masih-ada&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=315%3Asanering-uang-kertas-lho-kok-masih-ada&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zMTU6c2FuZXJpbmctdWFuZy1rZXJ0YXMtbGhvLWtvay1tYXNpaC1hZGEmY2F0aWQ9MTpsYXRlc3QtbmV3cyZJdGVtaWQ9NTA=" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#990000;"&gt;&lt;b&gt;SANERING UANG KERTAS, LHO KOK MASIH ADA...?&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Written by Muhaimin Iqba&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/won.jpg" border="0" alt="Won" title="Won" hspace="6" vspace="3" width="240" height="159" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Waktu saya balita, ada dua peristiwa menggegerkan yang terkait satu sama lain yaitu Gestapu 1965 dibidang politik dan sanering Rupiah. Untuk urusan politik, biarlah situs-situs politik yang mengulasnya.&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Saya hanya tertarik mengulas yang terkait dengan sektor finansial.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Waktu itu uang kertas Indonesia-Rupiah lagi mengalami nasib yang tragis setelah dalam periode lima tahun antara tahun 1960 -1965&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Verdana; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;mencapai 650 % dan indeks biaya mencapai angka 438. Index harga beras mencapai 824, tekstil 717, dan harga Rupiah anjlok tinggal 1/75 (seper tujuh puluh lima) dari angka Rp 160/US$ menjadi Rp 120,000 /US$.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Karena Rupiah yang sudah tidak tertolong lagi ini, pemerintah waktu itu terpaksa mengeluarkan kebijakan yang disebut Sanering Rupiah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Verdana; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;yaitu memotong tiga angka nol terakhir dari Rupiah lama menjadi Rupiah baru. Kebijakan ini dituangkan dalam Penetapan Presiden atau Penpres No 27/1965 yang menjadikan Rp 1,000 (uang lama) = Rp 1,- (uang baru).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Isu Sanering Rupiah juga sempat mencuat dipuncak krisis politik bebarengan dengan krisis moneter Indonesia 32 tahun kemudian yaitu antara tahun 1997-1998. Meskipun akhirnya Sanering Rupiah tidak dilakukan, seandainya hal itu dilakukan pada tahun tersebut – ini juga bukan hal yang mengejutkan – karena tiga angka nol yang pernah dihilangkan pada tahun 1965 – ternyata balik kembali dalam waktu hanya 32 tahun tersebut.&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Masih kuat diingatan kita ketika kita kecil membawa uang Rp 1,- cukup untuk bekal sekolah, saat ini anak kecil mana yang cukup berbekal Rp 1,000 untuk ke sekolah ?. Sanering Rupiah memang bukanlah kebijakan yang populer untuk menjaga nilai Rupiah, disisi lain membiarkan Rupiah pada angka ribuan atau bahkan puluhan ribu seperti sekarang juga bukan hal yang praktis sebenarnya. Bisa dibayangkan betapa seluruh sistem komputer keuangan Dunia harus mengakomodasi empat digit tambahan karena ada mata uang yang memerlukan empat digit memory lebih banyak dibandingkan dengan mata uang lain di dunia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Bila sanering tidak ada dalam kamus moneter kita dewasa ini, tidak demikian halnya dengan Korea Utara. Negeri yang diisolir oleh negara-negara lain gara-gara bermain-main dengan nuklir tersebut, awal pekan ini men-sanering uang Won-nya dengan menghapus dua digit dalam uang Won – Korea Utara. Uang 100 Won menjadi 1 Won; 1,000 Won menjadi 10 Won dst.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Yang lebih mengerikan adalah tidak semua uang Won lama bisa ditukar dengan Won baru; Per orang hanya boleh menukarkan maksimum 100,000 Won. Bagi rakyat yang memiliki uang lebih dari 100,000 Won ; maka kelebihan uang diatas 100,000 menjadi kertas sampah – yang tidak bisa ditukar lagi menjadi uang. Inilah perampasan kekayaan rakyat secara besar-besaran yang dilakukan oleh rejim pemerintah komunis negeri itu.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Memang akhirnya batasan tersebut dinaikkan menjadi 150,000 Won untuk tunai dan 300,000 Won untuk rekening di bank; tetap saja perampasan besar-besaran terjadi melalui mekanisme ’penghilangan’ nilai uang kertas ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Memang ini terjadi di Korea Utara, negeri yang kacau balau dalam segala hal. Tetapi sesungguhnya sistem uang kertas mereka tidak jauh berbeda dengan sistem uang kertas lain yang dipakai di seluruh dunia saat ini. Nilai tukar Won sebenarnya juga tidak buruk-buruk amat, nilai resminya sebelum sanering adalah 1 US$ sekitar 135 Won – hanya nilai realistisnya kira-kira seperduapuluh dari nilai resminya – karena di pasar gelap orang menukar&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;2,000 Won s/d 3,000 Won untuk memperoleh 1 Dollar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Katakanlah nilai realistik tersebut yang valid 2,000 Won s/d 3,000 Won per US$ ; ini masih tiga sampai empat kali lebih tinggi nilainya dibandingkan dengan uang negeri lain yang kadang perlu angka 10,000 untuk mendapatkan 1 Dollar-nya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Dengan membuat perbandingan ini, tentu saya tidak berharap sama sekali akan adanya sanering di negeri ini seperti yang terjadi di tahun 1965 tersebut diatas – karena kalau hal ini terjadi – pastilah &lt;em&gt;chaos&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; yang akan timbul.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Yang perlu kita sadari dan dilakukan oleh masing-masing kita adalah mempertahankan – syukur-syukur bisa meningkatkan daya beli – bukan mempertahankan atau meningkatkan angka-angka. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk ini, seperti mempertahankan asset terbesar Anda dalam bentuk stok atau komoditi– bila Anda pandai berdagang; menanam pohon, pelihara kambing dan sejenisnya bila Anda petani/peternak dst. Hanya bila Anda belum ketemu sektor riil yang pas yang bisa Anda tekuni dengan baik, mempertahankan dalam bentuk Dinar/emas adalah salah satu pilihannya yang mudah. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:Helvetica;font-size:100%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-7692655283946977943?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/7692655283946977943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/sanering-uang-kertas-lho-kok-masih-ada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/7692655283946977943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/7692655283946977943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/sanering-uang-kertas-lho-kok-masih-ada.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-1305272582769974939</id><published>2009-12-07T07:24:00.000+07:00</published><updated>2009-12-07T07:26:35.537+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; border-collapse: collapse; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=314%3Apelajaran-dari-krisis-dubai-a-century&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=314%3Apelajaran-dari-krisis-dubai-a-century&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zMTQ6cGVsYWphcmFuLWRhcmkta3Jpc2lzLWR1YmFpLWEtY2VudHVyeSZjYXRpZD0xOmxhdGVzdC1uZXdzJkl0ZW1pZD01MA==" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#006600;"&gt;&lt;b&gt;PELAJARAN DARI KRISIS DUBAI DAN CENTURY..&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/dubai1.jpg" border="0" alt="Dubai" title="Dubai" hspace="6" vspace="3" width="240" height="155" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Akhir pekan lalu bersamaan dengan umat Islam di seluruh dunia merayakan &lt;em&gt;Iedhul Adha&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; dan masyarakat Amerika merayakan&lt;em&gt;Thanksgiving Day&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; – masyarakat financial diresahkan oleh kabar&lt;em&gt;Technical Defaul&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;t-nya Dubai World semacam BUMN-nya Dubai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Mengapa kegagalan sebuah ‘BUMN’ investasi semacam Dubai World (tidak ada hubungannya dengan Dinar World yang kita miliki !) bisa membuat pasar seluruh dunia panik&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;?, &lt;em&gt;size &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;atau ukuran yang jadi masalah. Dubai World memiliki potensi gagal bayar terhadap hutang yang nilainya mencapai US$ 60 Milyar – atau hampir sama besar dengan cadangan devisa negara kita !.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Bayangkan bila Dubai World benar-benar tidak bisa membayar hutangnya pada bank-bank besar dunia ? seluruh perbankan dunia bisa jadi kena getahnya – karena system financial dunia yang terkait satu sama lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Mirip dengan kisruh bank Century di Indonesia – yang dengan alasan Dampak Sistemik-nya ; bank sentral United Arab Emirates di hari Ahad kemarin memutuskan untuk menolong Dubai World dengan fasilitas darurat khusus sehingga ketika semua pasar modal dan pasar uang seluruh dunia buka hari Senin kemarin – krisis Dubai World nampak sudah terselesaikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari sini ?; bayangkan kalau Anda seorang penabung di sebuah bank besar di Amerika (atau dimanapun di dunia), tiba-tiba ada sebuah perusahaan raksasa di negeri nun jauh di Arab yang gagal bayar hutangnya&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;terhadap bank Anda – maka ada kemungkinan bank Anda akan terseret pada rantai kebangkrutan yang sama. Dan apa yang terjadi terhadap uang Anda ?.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;&lt;em&gt;Well,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; mungkin Anda berpendapat kan ada Penjamin Simpanan ?.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Betul, ini cukup menenangkan. Namun saya sebagai orang awam juga berfikir, kalau sistem penjamin simpanan berjalan dengan baik…bukankah seharusnya tidak ada sejumlah besar nasabah bank Century yang sampai harus berdemo dari waktu ke waktu untuk menuntut uangnya balik ?. Bukankah hak angket DPR untuk kasus Bank Century tidak juga perlu kalau lagi-lagi Penjamin Simpanan ini memang berjalan baik…?.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Jadi untuk amannya memang dalam berinvestasi kita tidak disarankan untuk menaruh seluruh telur pada keranjang yang sama; tidak masalah kalau sebagian uang kita berada di dunia perbankan –karena kemudahannya untuk transaksi kita akui belum tertandingi oleh system yang lain. Namun menaruh&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;semua asset kita di dunia perbankan juga kurang bijaksana – karena potensi masalah – yang oleh orang pemerintah sendiri dperkenalkan ke publik sebagai&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;– Dampak Sistemik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Tentu kita tidak ingin kalau hasil jerih payah kita bertahun-tahun ludes oleh hantu baru bernama – Dampak Sistemik – yang konon bisa terjadi kalau bank kecil saja (sekelas Century) dibiarkan ambruk.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Kasus Century memang bak buah simalakama di negeri ini sekarang; kalau upaya penyelamatannya sudah dilakukan dengan kajian yang paripurna dan demi kepentingan penyelamatan sektor keuangan Indonesia semata karena Dampak Sistemik tersebut benar-benar ada&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;- maka orang awam seperti kita jadi paham – betapa rawannya system perbankan ini. Diantara puluhan bank yang perkasa, satu bank lemah bisa menghancurkan seluruhnya karena hantu Dampak Sistemik ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Sebaliknya, bila sebenarnya perbankan cukup aman dan hantu Dampak Sistemik tersebut tidak pernah ada – maka harus ada yang bertanggung jawab atas kebohongan besar di negeri ini yang menyita begitu banyak waktu, tenaga dan pikiran bangsa ini. Semoga Allah menujukkan yang hak-itu hak sehingga kita bisa mengikutinya; dan yang batil itu batil agar kita bisa menjauhinya. Amin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:Helvetica;font-size:100%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-1305272582769974939?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/1305272582769974939/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/pelajaran-dari-krisis-dubai-dan-century.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/1305272582769974939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/1305272582769974939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/pelajaran-dari-krisis-dubai-dan-century.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-4098843381017753218</id><published>2009-12-01T06:49:00.001+07:00</published><updated>2009-12-01T07:09:52.587+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 15px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.4em; font-weight: normal; vertical-align: bottom; color: rgb(51, 51, 51); text-align: left; width: 595px; "&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=313%3Aberapa-tinggi-harga-emas-akhir-tahun-ini-a-tahun-depan&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=313%3Aberapa-tinggi-harga-emas-akhir-tahun-ini-a-tahun-depan&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="100%" class="buttonheading"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0zMTM6YmVyYXBhLXRpbmdnaS1oYXJnYS1lbWFzLWFraGlyLXRhaHVuLWluaS1hLXRhaHVuLWRlcGFuJmNhdGlkPTE6bGF0ZXN0LW5ld3MmSXRlbWlkPTUw" title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; width: auto; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small" style="font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; text-align: left; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#009900;"&gt;BERAPA TINGGI HARGA EMAS AKHIR TAHUN INI &amp;amp; TAHUN DEPAN...?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" class="createdate" style="height: 20px; vertical-align: top; font-size: 0.9em; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: normal; padding-bottom: 5px; padding-top: 0px; "&gt;Monday, 30 November 2009 08:02&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img src="http://www.geraidinar.com/images/gold2010.jpg" border="0" alt="Gold 2010" title="Gold 2010" hspace="6" vspace="3" width="240" height="175" align="left" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ini pertanyaan yang paling sering sampai ke saya yang ditanyakan oleh para pembaca situs ini. Jawaban saya selalu sama, bahwa saya tidak tahu – hanya Allah-lah yang tahu ilmu masa depan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Meskipun demikian, para praktisi pasar biasa menggunakan statistik dan analisanya untuk berusaha memahami apa yang sedang terjadi dan melihat kemungkinannya apa yang akan terjadi kedepan. Para pelaku yang competent dibidangnya tersebut – tidak selalu benar – tetapi biasanya cukup akurat analisanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Untuk menjawab pertanyaan pertama tersebut, saya ambilkan pediksi dari &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; "&gt;&lt;a href="http://www.fgmr.com/gold-november-25-2009-usd1200-usd1400-yearend-forecast.html" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; "&gt;James Turk – konsultant emas dari Gold Anti Trust Action Committee (GATA)&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;, dimana dia menguatkan prediksi dia sebelumnya bahwa harga emas dunia akan berkisar antara US$ 1,200 – US$ 1,400 sampai akhir tahun ini. Dengan asumsi Rupiah berada pada tingkat Rp 9,500/US$ ; maka kisaran harga emas di Indonesia akhir tahun akan berada antara Rp 366,500 s/d Rp 427,500 atau dalam Dinar antara Rp 1.56 juta s/d Rp 1.82 juta. Karena rentang prediksi yang panjang ini, hitungan saya sendiri juga berada di rentang yang kurang lebih sama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Untuk pertanyaan kedua tentang prediksi tahun depan, saya ambilkan prediksi dari orang yang sangat competent di perdagangan emas dunia karena dia adalah ketua Dewan Emas Dunia – Word Gold Council – Ian Telfer yang saat ini juga chairman dari Goldcorp. Dalam interviewnya dengan TV Fox Business News akhir pekan lalu dengan mantap dia memprediksi &lt;span&gt;  &lt;/span&gt;harga emas tahun depan akan mencapai US$ 2,000/oz (dia menggunakan kata it certainly could get !). Dengan asumsi nilai Rupiah yang sama, maka ini berarti harga emas di Indonesia tahun depan akan berada di kisaran harga Rp 600 ribu-an dan Dinar berada di kisaran harga Rp 2.6 juta-an !. Ndak percaya ?...silahkan tonton interview Ian tersebut &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=Bmi4PD97Ito" style="text-decoration: none; font-weight: normal; color: rgb(75, 161, 35); "&gt;dengan klik link ini&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-bottom: 5px; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica; "&gt;Namun perlu diingat bahwa kalau toh seandainya prediksi tersebut benar, terjadinya tidak akan secara langsung. Harga emas kemungkinan besar akan berfluktuasi dahulu sebelum mencapai angka tersebut. Jadi sangat tidak dianjurkan untuk berspekulasi dengan harga emas ini bila fokus investasi Anda untuk meraih keuntungan jangka pendek. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:Helvetica;font-size:100%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7185134306908655391-4098843381017753218?l=mahmuddinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/feeds/4098843381017753218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/berapa-tinggi-harga-emas-akhir-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/4098843381017753218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7185134306908655391/posts/default/4098843381017753218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahmuddinar.blogspot.com/2009/12/berapa-tinggi-harga-emas-akhir-tahun.html' title=''/><author><name>Mahmud Dinar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06236616468311674945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-fP1xdqfpWc0/TdsVltpsujI/AAAAAAAAAA0/iSoYxC_aWH4/s220/abi3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7185134306908655391.post-4904986026211614618</id><published>2009-11-26T09:23:00.002+07:00</published><updated>2009-11-26T09:26:43.756+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Appl
